
matahari pagi, memberi lebih dari sekedar kehangatan
dari pendopo di pos pertama, lima orang anak manusia menatap nanar ke udara. langit tak kunjung bersahabat, hujan deras menyapa sejak senja tiba. terpampang didepan deretan bukit berbatu berdiri angkuh menantang untuk direngkuh. tak ada pilihan lain kecuali beranjak naik walau grimis yang romantis terus berselancar dari angkasa.

mendaki dalam gemericik, dari grimis yang rintik
hujan menemani pendakian, dan airnya menelisik di celah-celah bebatun, menyatukan aliran. rintik hujan bergerak ritmik menjadikan suara gemericik menjadi orkestra indah menemani perjalanan melawan lelah. murninya air yang turun penuh kesegaran dan kesucian tanpa pernah terjamah tang-tangan berlumpur dosa.
angin menjadi sahabat perjalanan dan peristirahatan. hembusannya membuat dahan dan ranting menari, membuat daun-daun kanopi saling berbisik di tengah kesunyian malam. fisiknya tak terlihat tapi hempasannya ke arah wajah, menghilangkan semua kepenatan. terasa memberi energi luar biasa. wanginya menusuk laksana parfum memberi kesegaran tiada tara.

di sela-sela bebatuan, meniti celah kehidupan
jogja terlihat berwarna dari angkasa, kelap-kelip lampu kota seolah berbicara dalam kode-kode rahasia. merah, hijau, kuning dan jingga, adalah bahasa lampu kota kepada mata. kota yang terus bersengketa untuk satu kata bernama “istimewa” tetap terlihat jumawa, memberi pesan dengan kedipan cahaya kepada manusia.
kabut bergerak dari gunung ke arah kota. menghadirkan ilusi lautan di antara ngarai-ngarai di sela perbukitan. menutup pandangan memberi kesunyian. gerakannya yang tak berarah menghiasi kegelapan, fibrasi ilusi membuat cahaya-cahaya terdistorsi membaur dalam celah partikel, memberinya keajaiban malam yang monumental.

kebersamaan selalu diatas segalanya, api unggun saksinya
Tuhan selalu punya rahasia di awal dan menyiapkan keajaiban di akhir.
sekian
wuih..keren adventurenya **sambil mikir kapan saya punya waktu berpetualang lagi??
BalasHapuskapan ya bs ke jogja ?? *mlamun*
BalasHapus@todi: lumayan melelahkan mas....
BalasHapuscari waktu liburan :D
@dhe: kapanpun itu, kabar-kabari ya heeh :d
Kayaknya dingin banget tuh... Hujan-hujan masih nekad mendaki ya? Kan lebih enak dirumah, selimutan sambil makan gorengan :D
BalasHapushmm, maunya ini bisa diikutkan dlm acara giveaway saya.. cerita adventure selalu seru yaa
BalasHapussepertinya seru banget tuh yg di daalem goa,.. ngapain aja kira-kira ya?!?! :p
BalasHapusnglanggeran tuch dimana..om..kayaknya.seru..nih..
BalasHapusseru ini kayanya,tapi letaknya dimana tuh ?
BalasHapusSuka dengan petualangan dan poto pertamanya.
BalasHapusSalam.. .
wow serunya...asik banget T_T
BalasHapusasyik juga bertualang... rumah singgah asyik ya...
BalasHapuswow...boleh jua tuhhh...salam kenal...
BalasHapuswah petualangan yang panjang dan melelahkan nih kayanya... tetep semangat bung
BalasHapuswaaahhh asik banged... bersama teman2!
BalasHapusthe blog is good
BalasHapusgood info and nice photo
BalasHapus