<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543</id><updated>2012-01-25T19:14:30.119+07:00</updated><category term='motivasi dan puisi'/><category term='dunia kampus'/><category term='Lorong Jogja'/><category term='dunia islam'/><category term='petualangan'/><category term='senyum'/><category term='ilmu pengetahuan'/><category term='muhasabah diri'/><category term='dunia saya'/><category term='indonesia kita'/><category term='internasional'/><category term='warung kopi'/><title type='text'>Rumah Singgah Sederhana</title><subtitle type='html'>selamat datang di rumah singgah sederhana ini, tempat orang aneh yang slengean, amburadul dan manusia yang tak bermakna ini menulis tentang kehidupan yang dilihat, didengar dan dirasakan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>68</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-1137791444955022073</id><published>2011-12-28T19:24:00.000+07:00</published><updated>2012-01-18T19:34:18.683+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>selamat ulang tahun wi</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-WVYDxc1Hj3s/Txa5fMgNqMI/AAAAAAAAAd0/8CaCJdQ93bE/s1600/22062010279.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-WVYDxc1Hj3s/Txa5fMgNqMI/AAAAAAAAAd0/8CaCJdQ93bE/s200/22062010279.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;lilin dari jogja, selamat ulang tahun wi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun wi, lama kita tak saling bicara walauitu hanya lewat sepanggal kata di layar. Kita justru terakhir bicara tat kalakau datang mengunjungi &amp;nbsp;jogja. Walau sebenarnyakala itu kau enggan berjumpa. Seperti kawan lama yang datang bersua, sepertiitu rasa mengenang ulang tahunmu. Kita tak pernah merayakannya bersama. Hanya sajaucapa selamat ulang tahun untuk seorang kawan wajib rasanya untuk disampaikanwalau dengan cara sederhana. Tak ada kado atau hadiah sebagai bentuk ucapansambung rasa. Hanya sebaris doa terlantun untunk engkau kawan. tak banyak sebaris saja, tak juga rumit begitu sederhana. tentang pertemanan kita yang berawal dari dunia maya. ah apa kabarmu kini wi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenang kembali awal perkenalan kita saat berdebat tentangarti&amp;nbsp; dan makna nama kita, atau saat kitabersepakat untuk saling memanggil dengan nama belakang, tiwi begitu akumemanggilmu. Apa kabar ulang tahunmu kini? Sepertinya ulang tahunmu kini terasalebih ringan dari tahun-tahun sebelumnya, kini rasa hatimu mulai lepas daribeban seseorang yang terus membayangi dan membuatmu merasa bersalah, ulangtahunmu kini tak lagi ditemani tetes air mata dan beban pikiran tentangsyarat-syarat kelulusan dari satuan pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku berharap kau akan mengajaku sekedarmakan-makan di pinggir jalan, ah tak apa itu hanya utopia saja. Akau sadar itutak mungkin terlaksana, yang penting kau bahagia, sudah lebih dari cukupuntukku sebagai kabar berita.&lt;span class="fullpost"&gt; Di tulisan ini tak kusertakan doa untukmu, takjuga kumuat kata-kata indah seperti di kata-kata ucapan selamat ulang tahununtukmu tahun lalu. Di deret tulis ini mewakilkan ucapan yang tak sempattersurat lewat pesan singkat dan pesan dinding, aku harap kau baik-baik saja,sehat dan bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wi, sebagai seorang kawan aku meindukanmu, merindukan renyahtawa, atau duet hancur kita di kala malam. teriring doa tak ada lagi air matakepedihan mengalir dari matamu, kalaupun air mata itu menetes yakinlah adamentari yang akan hadir menjadikan bulir air itu menjadi pelangi. jika kaujatuh dan terpuruk ingatlah aku, mungkin saja aku bisa mengentaskanmu dariketerpurukan itu. saat kau senang lupakanlah aku, bila kau takut aku akanmerusak kebahagiaan yang kau jalani. Sekali lagi selamat ulang tahun kawan...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-1137791444955022073?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/1137791444955022073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/12/selamat-ulang-tahun-wi.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1137791444955022073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1137791444955022073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/12/selamat-ulang-tahun-wi.html' title='selamat ulang tahun wi'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-WVYDxc1Hj3s/Txa5fMgNqMI/AAAAAAAAAd0/8CaCJdQ93bE/s72-c/22062010279.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-128684291886599531</id><published>2011-12-11T20:16:00.001+07:00</published><updated>2011-12-11T21:02:27.601+07:00</updated><title type='text'>(Nominator GVlog) Hikayat Odha di Pulau Dewata</title><content type='html'>Sebuah Bus berwarna putih kertas meluncur pelan,&amp;nbsp; ikut merayap dalam keramaian lalu lintasDenpasar. Di sekitar jalan Tukad Buaji yang sempit, tak jauh dari belokanterakhir sang sopir mengejak pedal rem. Rombongan AusAID turun dari kendaraan,mereka adalah 10 blogger, 3 orang dari AusAID, 1 orang HCPI, 1 orang dariyayasan Spiritia, dan tentu saja 2 orang dari vivanews. Bang Dani berjalandidepan, berperan sebagai penunjuk jalan, melangkahkan kaki menyusuri gangLotus. Langkah kaki terhenti di sebuah rumah sederhana bernomer 30, dengansebuah papan kecil di atas jendela bertuliskan “Yayasan Spirit Paramacita”. Sesampai&amp;nbsp;di beranda rombongan disambut oleh paraanggota dan pengurus yayasan yang dulu bernama “Bali Plus” ini, tak butuh waktulama untuk &amp;nbsp;membuat suasana menjadi cairdan bersahabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“selamat datang di pulau bali, dan selamat datang di baliplus” ucap perempuan cantik dengan pakaian batik menyambut kedatangan rombonganAusAID&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya Yayasan Spirit Paramacita bernama Bali+ (baliplus), plus berarti positif dan diartikan dalam dua makna , Poritif HIV dantetap memiliki pandangan positif untuk masa depan. Yayasan ini diinisiasi oleh6 orang ODHA pada tahun 2001, tujuannya untuk saling memberi motivasi danberbagi antar sesama ODHA yang terkadang dijauhi oleh beberapa komunitasmasyarakat akibat stigma yang melekat pada orang dengan HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“beban terberat ODHA adalah tekanan sosial, yang berakibatpada tekanan psikologis, ini yang sangat memberatkan ODHA, bukan sekedar fisik,karena kalau fisik ODHA tidak ada bedanya dengan yang lain” jelas Putu Utamisalah satu dari kelompok penggagas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibilang Yayasan Spirit Paramacita adalah salah satukelompok yang berhasil menggalang dukungan, bantuan serta berbagi motivasi,bahkan juga edukasi, baik tentang perlawanan terhadap bahaya HIV dan dukunganterhadap orang dengan HIV.Dibawah kelompok penggagas ini, terdapat kelompok-kelompok sebaya, seperti HOMBOYS dan WARCAN, kelompok-kelompok in berperan dalam pengorganisasian komunitas, dengan adanya kelompok sebaya maka memudahkan penjangkauan kampanya sampai akar rumput pada populasi kunci. Yang dimaksud populasi kunci yaitu komunitas dan kelompok masyarakat yang rawan tertular HIV, seperti PS (pekerja seks), waria, pelanggan, Penasun (Pengguna Narkoba Suntik), dan lain sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-wiPkfNsq4yQ/TuSuO5vO0BI/AAAAAAAAAdc/7FTix96Tixo/s1600/KPAP.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://3.bp.blogspot.com/-wiPkfNsq4yQ/TuSuO5vO0BI/AAAAAAAAAdc/7FTix96Tixo/s320/KPAP.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;di KPAP Bali (foto @Eko Nugroho)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bali+ tidak hanya bergerak pada kelompok sebaya dalamkomunitas-komunitas, tapi juga berperan dalam kelompok sebaya di tingkat daerahseperti kabupaten. Dari sembilan kabupaten di sudah terdapat kelompok sebaya dienam kabupaten, beberapa diantaranya berhasil menjadi contoh bagus. Seperti di Singarajayang dimotori oleh orangtua ODHA, Jembrana yang digawangi para kader Desa, dan salahsatu yang mendapat raport bagus di mata Bali+ ada di kabupaten Tabanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan-keberhasilan yang dicapai Yayasan SpiritParamacita, tidaklah berjalan mulus. Dilapangan masih saja banyakhambatan-hambatan yang muncul. Beberapa diantaranya seperti stigma burukterhadap ODHA yang masih belum sepenuhnya dihilangkan. &amp;nbsp;Seperti yang terjadi di Gianyar ada tigajenazah yang mengalami kesuliatn dalam prosesi pemandian, dikarenakan wargasetempat masih takut akibat stigma yang melekat pada ODHA. Selain itukesulitan-kesulitan lain seperti susahnya akses dokter anak seperti di utarakanPutu Utami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun susahnya dokter anak ini disanggah oleh Dr. Kt.Subrata dari dinas kesehatan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sekarang pemerintah mengaktifkan PMTCT (Prevention ofMother to Child Transmision) di rumah sakit seperti di sanglah, ini memudahkanakses dokter-dokter anak” ujar dokter ketut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi data mencengangkan berbicara soal penanganan HIV padaanak-anak. Data ini disampaikan oleh Drh. Made Suprapta dari KPA (KomisiPenanggulangan Aids) Bali per september 2011. Ada 83 anak usia 1-4 tahun, 10anak 5-14 tahun, dan sebanyak 44 anak dibawah 1 tahun.&amp;nbsp; Ada sekitar 137 anak terinveksi virus HIV. Melihatjalur-jalur penularan HIV yang didominasi oleh hubungan seks dan Narkoba jarumsunitik, jelas bahwa anak-anak tidak tertular lewat jalur ini. kemungkinanbesar adalah lewat jalur Perinatal (Ibu ke janin). Artinya adalah masih kurangnyaedukasi pada ODHA yang berniat memiliki anak, supaya anak-anaknya tidak menjadiODHA. Danny Yatim dari HCPI (HIV Coorporation Program for Indonesia)menjelaskantingginya presentase jalur Perinatal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada 33% penularan HIV lewat interaksi ibu ke janin, initinggi akibat rendahnya eduksi padaODHA itu sendiri”&amp;nbsp; ujar Danny tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya edukasi tetap memegang peranan penting dalammemutus mata rantai penularan virus HIV. Tidak hanya dari ibu ke janin, tapijuga pada jalur-jalur lain seperti, IDU atau Penasun, hubungan seks lawan jenisataupun sejenis seperti MSM (gay).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam program kunjungan rombongan AusAID tidak hanya bertemudengan &lt;i&gt;stakeholder &lt;/i&gt;yang ada sepertiKPA (komisi Penanggulangan AIDS) dan Dinas Kesehatan, serta yayasan-yayasanyang peduli HIV/AIDS. Tapi juga mengunjungi tempat-tempat penanganan dankonseling HIV seperi Kisara-PKBI dan puskesmas kuta serta klinik. Bahkan diajaklangsung melihat titik-titik populasi kunci, seperti lokalisasi sekitar Ubungdan kehidupan malam di Seminyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus edukasi tentang HIV memang tetap berpegang pada duahal utama, pencegahan penularan dan menghapus stigma buruk pada ODHA. Dan inibukanlah pekerjaan mudah serta juga bukan tanggungjawab satu fihak. Disini semuaberperan tidak hanya urusan pemerintah lewat dinas hingga program &lt;i&gt;trans-nation&lt;/i&gt; seperti program AusAIDlewat HCPI. Justru dari &amp;nbsp;akar rumputseperti kelompok sebaya, organisas-organisasi, komunitas, bahkan kelompokkepemudaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bali sebenarnya sistem cekal (cegah tangkal) penularanvirus HIV sebetulnya sudah berjalan baik, bahkan mungkin salah satu yangterbaik di Indonesia. Tidak hanya pemerintah saja disini, tapi juga kerjasamaantar pemerintah seperti program AusAID. Ini bukti bahwa HIV bukan sekedarmasalah satu negara saja tapi sudah menjadi masalah global, hingga dalampenanganannya perlu adanya kerjasama antar negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari pencegahan di tingkat akar rumput denganpembagian kondom gratis dan pembagian jarum suntik steril. Dua hal ini bukanlahmelegalkan sex bebas dan penggunaan narkotika, tapi sebagai proses pencegahanawal di titik pertama. Tapi tetap pencegahan utama adalah edukasi untuk tidakmelakukan prilaku beresiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kondom dan jarum suntik steril, dibagikan pada pupulasikunci untuk mengurani prilaku beresiko, ini penting pada pencegahan di awal,dan itu tetap dilakukan walau masih tersendat, seperti jumlah jarum suntik yangdikembalikan masih jauh lebih sedikit dari pada yang disebarkan, selain tentusaja program Methadone” ujar dr. Elly dari puskesmas kuta satu dengan nadaprihatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menembus akar rumput dalam edukasi, jelas pemerintahsusah masuk. Cara terbaik adalah masuk lewat komunitas, disinilahkomunitas-komunitas berperan. Peran komunitas sangatlah penting dalam hal ini,karena terkadang populasi kunci memiliki ikatan khusus dalam komunitasnya. Aryamisalnya dari GAYa Dewata menuturkan, masih ada kesulitan dalam melakukanedukasi pencegahan seperti pemakaian kondom, ini karena hal itu menyentuh &lt;i&gt;privacy&lt;/i&gt; masing-masing. Tapi buat A yangmerupakan aktivis di HOMBOYS dan WARCAN, punya peraturan lain. Ini dikarenakananggota HOMBOYS &amp;nbsp;dan WARCAN berada padapopulasi kunci paling beresiko, karena kebanyakan PS (Pekerja Seks), merekadiwajibkan tindakan “perlindungan diri” bagi anggotanya dan ada sanksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-L6ApVIp5_jE/TuSunxrmwRI/AAAAAAAAAdk/5WxBQxaXvAc/s1600/yayasan+kerti+praja.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://4.bp.blogspot.com/-L6ApVIp5_jE/TuSunxrmwRI/AAAAAAAAAdk/5WxBQxaXvAc/s320/yayasan+kerti+praja.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;yayasan kerti praja (foto @Eko Nugroho)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain peran komunitas di gerbang awal, ada juga perananpemerintah. Di Bali komitmen pemerintah cukup tinggi, ini dilihat dari “KomitmenSanur” tahun 2004. Komitmen ini berisi 9 komitmen pemerintah dan juga 7prioritas rencana 2008-2011, dari mulai pencegahan, perawatan, hingga padakesinambungan penanggulangan dan pada akhirnya berfokus pada satu titikmenghentikan penularan HIV. Untuk itulah pemerintah Bali mempermudah akses VCT (VoluntaryCounseling and Testing- tes dan konseling sukarela). Ini sebagai langkah awal,dan bisa dilakukan dibanyak tempat di Bali terutama Denpasar, dari KlinikKisara-PKBI, Klinik yayasan seperti di Kerti Praja, dan juga puskesmas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya terbukti “reaktif” terduga akan dirujuk sepertike RS. Sanglah untuk melakukan tes CD4 (sel darah putih). Selanjutnya &amp;nbsp;jika melalui tes darah ada bukti terkena HIV,pemerintah Bali memudahkan akses ARV (Anti Retrovial Drugs). ARV sebenarnyagratis, namun terkadang susah di akses, namun di&amp;nbsp; Bali cukup mudah di dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diungkapkan diatas, masalah HIV tidak hanya masalahsebuah negara saja tapi juga menjadi permasalahan dunia. Itulah kenapapemerintah Australia menjali kerjasama dengan Indonesia dalam penanganan HIVmelalui program AusAID, dengan fokus utama di Papua, Papua Barat, dan Bali,selain tentu saja daerah-daerah lain di Indonesia. Dan di Indonesia dalam penangananHIV/AIDS, fihak AusAID mendelegasikannya lewat HCPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Australia memberikan komitmen hingga A$100juta dalamkemitraan Australia untuk HIV 2008-2015, untuk mengurangi penyebaran HIV danpeningkatan kualitas hidup ODHA. Utamanya di bali lewat HCPI AusAID membantuberbagai program seperti yang digalakan di Puskesmas Kuta, yayasan spiritparamacita, yayasan kerti praja, dan berbagai program lain di KPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerjasama ini, berdasarkan pada komitmen jangkapanjang dan sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. Selain itu berjalanpada semua level dari daerah hingga nasionalserta berfokus pada wilayahtertentu yang benar-benar membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukan bahwa teman-teman ODHA tidaklah sendiri,begitu banyak orang yang peduli. Namun terkadang stigma yang ada dimasyarakathingga memunculkan diskriminasi&amp;nbsp; membuatteman-teman ODHA cendrung menutup diri. Itulah kenapa fokus utama dalampenanggulangan HIV/AIDS tidak saja pada pencegahan penularan tapi juga padapenghapusan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Jauhi virus-nya &amp;nbsp;rangkul teman-teman ODHA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-4SkYDr7tV0o/TuS0PMwnnvI/AAAAAAAAAds/sKDWBMojIOo/s1600/vlog2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-4SkYDr7tV0o/TuS0PMwnnvI/AAAAAAAAAds/sKDWBMojIOo/s320/vlog2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-128684291886599531?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/128684291886599531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/12/hikayat-odha-di-pulau-dewata.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/128684291886599531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/128684291886599531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/12/hikayat-odha-di-pulau-dewata.html' title='(Nominator GVlog) Hikayat Odha di Pulau Dewata'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-wiPkfNsq4yQ/TuSuO5vO0BI/AAAAAAAAAdc/7FTix96Tixo/s72-c/KPAP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2174724565819385585</id><published>2011-11-25T15:00:00.001+07:00</published><updated>2011-11-25T20:10:20.707+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>(GoVlog) Odha Sahabat Kita</title><content type='html'>&lt;i&gt;Chanda hanya bisa terdiam membisu disamping ibunya yang terus terisak, tak ada yang bisa dilakukan gadis kecil itu didepan adik kecilnya yang terbaring lemas tanpa nafas. air matanya sudah kering, dan matanya menatap kosong meja logam tempat dimana sang adik terbaring dengan penuh tanya. Namun, Chanda memiliki tanggung jawab terakhir yang istimewa, yaitu mempercantik sang adik di hari terakhirnya di dunia. Ia mencoba tegar dan merias bayi mungil itu dengan seadanya, mendandaninya dengan pakaian terbaik yang tersedia serta ia pula yang meletakannya dalam peti sederhana dari kayu berwarna coklat. gadis 12 tahun ini menunjukan ketangguhan diri dan kedewasaan menghadapi kengerian situasi yang harus dia alami.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lA4RVpC6xyw/Ts-K0qYxphI/AAAAAAAAAcs/xYxtRqFiHlE/s1600/aids.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="281" src="http://1.bp.blogspot.com/-lA4RVpC6xyw/Ts-K0qYxphI/AAAAAAAAAcs/xYxtRqFiHlE/s400/aids.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mari lindungi Odha, dan jadikan mereka juga bagian dari kita, kamu tidak sendiri.&lt;br /&gt;( Foto ilustrasi : copyright shutterstock)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah sepenggal kisah, sebuah cuplikan&lt;i&gt; frame&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dari film berjudul "Life, Above All", film yang didedikasikan untuk anak-anak yatim akibat AIDS dan ber-&lt;i&gt;setting&lt;/i&gt;&amp;nbsp;di Afrika Selatan. Film yang diadaptasi dari novel berjudul "Chanda's Secret" karya penulis asal kanada Allan Stratton. karya dari sutradara Oliver Schmitz dan naskah skenarionya ditulis oleh Dennis Telepon serta Schmitz sendiri. Sebenarnya tidak hanya menyajikan kisah sedih saja, namun justru di dominasi oleh perjuangan dan kisah inspiratif persahabatan Chanda dan Esther. Esther dikisahkan seorang anak yang tinggal sendiri karena semua anggota keluarganya meninggal karena AIDS, dalam ketakutannya itulah Chanda hadir sebagai sahabat yang tetap akan menggenggam erat tangannya walau apapun yang terjadi. sikap Chanda adalah sebuah inspirasi keteguhan dan perjuangan seorang anak berusia 12 tahun melawan stereotip dan prasangka masyarakat, bagaimana dia melindungi sahabat dan keluarganya dari tuduhan-tuduhan menyakitkan. Film ini menceritakan sebuah kisah ketahanan tanpa klise tentang kemenangan semangat manusia atau tanpa janji-janji palsu tentang masa depan yang tak berawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah seorang tokoh "Chanda" sebenarnya tidak hanya hadir dalam film "life, Above All" ataupun novel "Chanda's Secret". Namun, juga hadir dalam diri kebanyakan orang indonesia yang peduli HIV/AIDS. &amp;nbsp;Siti Nurdjana Solatif misalnya, yang sejak tahun 1998 memutuskan menjadi relawan penderita AIDS tidak hanya merawat numun juga memberi motivasi dan perhatian. Siti juga menjadi salah satu inisiasi Jayapura Suport Group (JSG) yang setiap senin sampai minggu&amp;nbsp;meluangkan waktu untuk memberikan perhatian dan cinta kasih pada teman-teman Odha. Karena sebenarnya Odha tidak harus -malahan dengan tegas dikatakan- tidak boleh dikucilkan, mereka sama saja seperti kita-kita, seperti kebanyakan orang hanya saja "ketitipan" suatu penyakit yang cukup berat. teman-teman Odha tidak harus ditinggalkan malah harus didekati, sayang sekali anggapan masyarakat yang menganggap penyakit ini penyakit kotor belum juga bisa di eliminir seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah wacana bahwa istilah kata "Odha" bukan singkatan atau akronim tapi kata yang mengacu kepada Orang dengan HIV/AIDS sehingga tidak semua hurufnya kapital. Istilah ini sendiri dianjurkan oleh Prof Dr Anton M. Moeliono, ketika itu Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Depdikbud, kepada aktivis YPI al. Husein Habsyi dan alm. Suzana Murni (16/11-1995). Menurut Prof Anton pemakaian kata Odha lebih netral dan dinamis daripada menyebut penderita, pengidap, korban, dll. (Syaiful W Harahap/kompasiana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja anggapan bahwa HIV/AIDS sebagai penyakit "menjijikan" masih saja ada di masyarakat, meski dengan kampanye yang dilakukan akhir-akhir ini anggapan tersebut bisa mulai tergerus namun masih belum sepenuhnya terhapus. Kesimpulan pendek tersebut terkadang di ambil dari kisah &amp;nbsp;tertularnya teman-teman Odha yang didominasi sex bebas dan narkoba. Namun sesungguhnya ada juga yang mengidap bukan karena narkoba maupun perilaku sex menyimpang. Seperti yang di tuturkan Nancy, teman saya di relawan kanker anak Rumah Sakit Sardjito, yang juga jadi relawan di SPAY (Solidaritas Peduli HIV/AIDS Yogyakarta). menurut Nancy, ada juga yang mengidap HIV/AIDS saat jadi relawan gempa dan tertular dari korban gempa ketika melakukan penanganan medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan untuk mencegah pandangan buruk masyarakat tentang AIDS bahkan sudah digalakan sejak 80an. sebuah film berjudul "AIDS Phobia" yang diproduksi tahun 1986 dan dibintang Jamal Mirdad serta disutradarai Abenudin SE. film ini mengajak penontonya untuk lebih terbuka dan tidak membeda-bedakan teman-teman Odha. memang belum banyak film yang memuat tentang edukasi tentang AIDS diperfileman nasional saat ini, namun edukasi itu harus tetap kita kumandangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Odha tidak selalu identik dengan lemah dan tak berdaya, tapi justru malah banyak juga Odha yang bisa survive dan bahkan bisa berprestasi. Deradjat Ginandjar misalnya,berhasil membuktikan bahwa dia mampu membawa harum nama bangsa di kancah internasional. Di ajang Homeless World Cup 2011 yang dihelat di Paris, Agustus lalu, Ginan meraih predikat sebagai pemain terbaik. Homeless World Cup 2011 adalah ajang sepak bola jalanan yang diikuti komunitas tunawisma. Pesertanya anggota komunitas yang kurang beruntung yang ada diseluruh dunia.&amp;nbsp;Ginan adalah salah satu contoh Odha yang berprestasi, masih banyak Ginan-Ginan lain di sekitar kita yang mampu survive dan bahkan berprestasi lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun alasannya kita tidak berhak membeda-bedakan bahkan mengucilkan teman-teman Odha, mereka sama seperti kita. Mereka juga punya kesempatan dan kompetensi yang sama. Kita harusnya menjadi sahabat Odha, memberi dorongan dan motivasi. Sekaligus juga memberi edukasi kepada masyarakat, tidak hanya edukasi tentang HIV/AIDS itu sendiri tapi juga edukasi bahwa Odha juga bagian dari masyarakat yang harus kita dekati dan tidak boleh dihindari. Dengan itu kita bisa memberi motivasi kepada teman-teman Odha, bahwa &lt;i&gt;kamu tidak sendiri&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aziz Abdul Ngashim, Yogyakarta&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-LjcQ10U5MpU/Ts-TZ3qIIuI/AAAAAAAAAdI/5CnjsvQVPRw/s1600/aids1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="261" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-LjcQ10U5MpU/Ts-TZ3qIIuI/AAAAAAAAAdI/5CnjsvQVPRw/s400/aids1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-kwNvHqJCrXI/Ts-TgGMwIdI/AAAAAAAAAdU/e_j7YTnh61g/s1600/aids2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="294" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-kwNvHqJCrXI/Ts-TgGMwIdI/AAAAAAAAAdU/e_j7YTnh61g/s400/aids2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;sekian&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2174724565819385585?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2174724565819385585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/11/govlog-odha-sahabat-kita.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2174724565819385585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2174724565819385585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/11/govlog-odha-sahabat-kita.html' title='(GoVlog) Odha Sahabat Kita'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-lA4RVpC6xyw/Ts-K0qYxphI/AAAAAAAAAcs/xYxtRqFiHlE/s72-c/aids.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5458674381272183706</id><published>2011-09-16T15:11:00.003+07:00</published><updated>2011-09-17T07:42:49.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lorong Jogja'/><title type='text'>Catatan Sepi di Titik Nol</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-9YKGIECXATs/TnMESQcCFKI/AAAAAAAAAco/ycNovcesdeI/s1600/bingkai.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://2.bp.blogspot.com/-9YKGIECXATs/TnMESQcCFKI/AAAAAAAAAco/ycNovcesdeI/s320/bingkai.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;ilustrasi saja&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;ini pertengahan bulan september, artinya sudah dua bulan saya membiarkan blog ini teronggok tak terurus, tiba-tiba rasa bersalah itu muncul, saya kehilangan teman berbagi, karena sejak dulu tempat berbagi paling asik dan menyenangkan adalah menulis, dan blog ini menemani tiap jejak tulisan saya sehari-hari, walau sebagain besar tulisan-tulisan di masa lampau saya &lt;i&gt;unpublishd&lt;/i&gt;&amp;nbsp; hanya sekedar untuk menyembunyikan masa lampau yang berbeda kisah. hari-hari terakhir ini saya menghabiskan banyak buku, dari "agama saya jurnalisme" karya andreas harsono, catatan-catatan harian terbitan LP3ES seperti soe hok gie dalam "catatan seorang demonstran" dan kumpulan pemikiran ahmad wahib "pergolakan pemikiran islam" yang banyak menuai kontroversi itu. terakhir saya menyelesaikan buku biografi J. Paul srtre, seorang yang menurut saya luar biasa sebagai seorang penulis. membaca biografi sederhana srtre seperti membawa saya pada fragmen masa lampau, masa dimana saya mengalami masa kecil yang hampir tak jauh berbeda dengan sartre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tengah malam tadi saya menghabiskan sedikit waktu luang saya di titik nol kilometer jogja, hal yang sejak setahun lampau adalah tempat paling mengasikan untuk berbagi tawa. duduk lesehan di trotoar beralas tikar robek di angkringan milik ibu-ibu gendut yang terlihat semakin menua, lesehan ini adalah salah satu tempat paling memorial dalam perjalanan saya sebagai seorang mahasiswa dan blogger, tempat berkumpul dalam kesedrhanaan dan egaliter bersama kawan-kawan blogger jogja saat kopdar. tawa, ceria, keramaian serta kegilaan tertuang menghiasi malam-malam dimala lalu. tawa itu kini mulai tak terdengar lagi, senyum lebar itu kini kian menipis. malam tadi terasa amat sangat sunyi, sunyi bukan saja karena memang itu malam jum'at dan tidak banyak orang di titik nol, tapi juga sunyi dalam arti kegilaan yang meredup hilang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;menyisakan 3 orang 3 teh hangat 5 gorengan 1 sate kerang dan 2 arem-arem. menghiasi sisa obrolan penuh diam semalam. terasa lebih sunyi dari biasanya. sepi atau sendiri sebenarnya adalah bagian dari kehidupan sehari-hari buat saya, tapi saya tidak mengerti kenapa sepi kali ini terasa sangat berbeda. apakah bener kata seorang teman yang sedang berjuang mencari serat centhini itu, bahwa mungkin satu plot cerita dari buku 5cm bisa dimaknai dan diterapkan, ah saya merasa akan sangat rindu atau saya perlu meng-iya-kan argumennya. tapi, lihat saja nanti, waktu memberi jeda untuk sebuah jawaban karena waktu tak pernah memberi jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam tadi tentu bukan malam-malam 1 tahun lalu, sepi kali ini harusnya dirayakan. banyak sudah yang berubah dalam dimensi lembar tikar sobek di atas trotoar depan gedung bank indonesia. banyak kemajuan dan perbuatan yang dicapai, banyak peserta duduk dan peserta tawa yang yang telah membuat dirinya ada di dalam dimensi kemajuan dan saya masih duduk ditempat yang sama tanpa perubahan. entah kenapa malam itu saya merasa tikar yang saya duduki seperti mendaulat orang-orang bersila sebagai para pegiat sosial, atau kini saya justru mencari keriunduan untuk sekedar berbagi tawa, sekeder menggila, berbicara dalam bahasa sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh sepi seperti tak pernah serumit ini, tak sesesak ini, dan tak semistis ini. seorang kawan sambil menyeruput teh hangat berujar, "de javu kah" mungkin iya, tapi saya rasa saat ini bukan setahun lalu, saat ini bukan saat bertemu untuk tertawa dan bergembira. lain kali kita mungkin akan kembali menggila tapi tidak dalam waktu dekat ini, entahlah kapan, mungkin sampai ada satu moment di mana Tuhan akan mengijinkan sebuah pertemuan. ah kini sudah banyak yang jadi orang-orang waras. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5458674381272183706?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5458674381272183706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/09/catatan-sepi-di-titik-nol.html#comment-form' title='29 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5458674381272183706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5458674381272183706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/09/catatan-sepi-di-titik-nol.html' title='Catatan Sepi di Titik Nol'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-9YKGIECXATs/TnMESQcCFKI/AAAAAAAAAco/ycNovcesdeI/s72-c/bingkai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>29</thr:total><georss:featurename>Yogyakarta, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.797224 110.368797</georss:point><georss:box>-7.828688 110.329315 -7.76576 110.40827900000001</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-734136775422330672</id><published>2011-06-15T15:35:00.003+07:00</published><updated>2011-06-15T15:56:52.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='petualangan'/><title type='text'>Keajaiban Ngelanggeran</title><content type='html'>inilah petualangan kecil saya bersama beberapa kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3EuoVZLvjnU/TfhwOYp5KMI/AAAAAAAAAb4/nYh3HuC6-pY/s1600/198075_10150128152914357_746254356_6420481_5811974_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="text-align: left;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px; " src="http://1.bp.blogspot.com/-3EuoVZLvjnU/TfhwOYp5KMI/AAAAAAAAAb4/nYh3HuC6-pY/s400/198075_10150128152914357_746254356_6420481_5811974_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618363927583336642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;matahari pagi, memberi lebih dari sekedar kehangatan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;dari pendopo di pos pertama, lima orang anak manusia menatap nanar ke udara. langit tak kunjung bersahabat, hujan deras menyapa sejak senja tiba. terpampang didepan deretan bukit berbatu berdiri angkuh menantang untuk direngkuh. tak ada pilihan lain kecuali beranjak naik walau grimis yang romantis terus berselancar dari angkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7a7p7s-oGuw/TfhwoFQzCUI/AAAAAAAAAcA/jVbE8FD40Kk/s1600/195918_10150128151524357_746254356_6420452_6833126_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7a7p7s-oGuw/TfhwoFQzCUI/AAAAAAAAAcA/jVbE8FD40Kk/s400/195918_10150128151524357_746254356_6420452_6833126_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618364369054402882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 17px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;mendaki dalam gemericik, dari grimis yang rintik&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;hujan menemani pendakian, dan airnya menelisik di celah-celah bebatun, menyatukan aliran. rintik hujan bergerak ritmik menjadikan suara gemericik menjadi orkestra indah menemani perjalanan melawan lelah. murninya air yang turun penuh kesegaran dan kesucian tanpa pernah terjamah tang-tangan berlumpur dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;angin menjadi sahabat perjalanan dan peristirahatan. hembusannya membuat dahan dan ranting menari, membuat daun-daun kanopi saling berbisik di tengah kesunyian malam. fisiknya tak terlihat tapi hempasannya ke arah wajah, menghilangkan semua kepenatan. terasa memberi energi luar biasa. wanginya menusuk laksana parfum memberi kesegaran tiada tara. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-f0UEFM5mXPY/TfhxPkNuKjI/AAAAAAAAAcI/vvOeX_KPPHg/s1600/198617_10150128151714357_746254356_6420454_4464048_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-f0UEFM5mXPY/TfhxPkNuKjI/AAAAAAAAAcI/vvOeX_KPPHg/s400/198617_10150128151714357_746254356_6420454_4464048_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618365047377898034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;di sela-sela bebatuan, meniti celah kehidupan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;jogja terlihat berwarna dari angkasa, kelap-kelip lampu kota seolah berbicara dalam kode-kode rahasia. merah, hijau, kuning dan jingga, adalah bahasa lampu kota kepada mata. kota yang terus bersengketa untuk satu kata bernama “istimewa” tetap terlihat jumawa, memberi pesan dengan kedipan cahaya kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabut bergerak dari gunung ke arah kota. menghadirkan ilusi lautan di antara ngarai-ngarai di sela perbukitan. menutup pandangan memberi kesunyian. gerakannya yang tak berarah menghiasi kegelapan, fibrasi ilusi membuat cahaya-cahaya terdistorsi membaur dalam celah partikel, memberinya keajaiban malam yang monumental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gn8ACYQ76jk/Tfhxu1vk2gI/AAAAAAAAAcQ/8OJ28VR8wMA/s1600/189060_10150128152359357_746254356_6420469_1603392_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gn8ACYQ76jk/Tfhxu1vk2gI/AAAAAAAAAcQ/8OJ28VR8wMA/s400/189060_10150128152359357_746254356_6420469_1603392_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618365584659241474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 17px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebersamaan selalu diatas segalanya, api unggun saksinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tuhan selalu punya rahasia di awal dan menyiapkan keajaiban di akhir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekian&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-734136775422330672?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/734136775422330672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/06/keajaiban-ngelanggeran.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/734136775422330672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/734136775422330672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/06/keajaiban-ngelanggeran.html' title='Keajaiban Ngelanggeran'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-3EuoVZLvjnU/TfhwOYp5KMI/AAAAAAAAAb4/nYh3HuC6-pY/s72-c/198075_10150128152914357_746254356_6420481_5811974_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6007595377537181166</id><published>2011-05-31T22:19:00.003+07:00</published><updated>2011-11-30T23:05:16.919+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lorong Jogja'/><title type='text'>Erupsi Literasi di Kaki Merapi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-c_0OnW_vVao/TeUHM-jhjDI/AAAAAAAAAak/xT-l1Z_x1j4/s1600/buku.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612900430119013426" src="http://4.bp.blogspot.com/-c_0OnW_vVao/TeUHM-jhjDI/AAAAAAAAAak/xT-l1Z_x1j4/s320/buku.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 216px; margin: 0 10px 10px 0; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;erupsi merapi yang baru saja terjadi beberapa bulan yang lalu masih terasa dampaknya hingga kini. bukan hanya materi vulkanik saat letusan seperti abu dan batu yang masih tersisa tapi juga hantaran lahar dingin yang tak kunjung berhenti hingga kini. matrial-matrial vulkanik masih bisa dilihat dan di saksikan di jogja bahkan hampir di setiap sudut kaki gunung merapi.namun erupsi merapi yang terjadi beberapa waktu lalu sebenarnya sudah di dahului oleh sebuah erupsi dahsyat dari akar rumput, erupsi ini bernama erupsi literasi. sebuah letusan kesadaran masyarakat lapisan bawah yang sadar bahwa pendidikan, kemampuan baca-tulis dalam hal ini adalah modal utama kemajuan individu yang pana pada masa depan menjadi kemajuan sebuah komunitas baik itu lokal maupun nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;letupan-letupan kecil di setiap sudut di wilayah kaki merapi sangat terasa, tak besar memang namun konsisten dan terus-menerus sehingga suatu saat nanti kawasan kaki merapi terutama yogyakarta yang terkenal dengan kota pendidikan bisa menjadi rujukan utama sistem pendidikan. hal ini tentu didasari pada keprihatinan akan kurangnya pendidikan pada anak-anak. hilangnya budaya membaca menjadi budaya menonton sungguh sangat kontradiktif, anak-anak yang hampir setiap hari dipaksa untuk menjadi penonton yang diam dan berjingkrak hingga lupa akan proses pembelajaran pada dirinya. dan tanpa disadari membuat anak-anak menjadi terbengkalai pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hal-hal sederhana semacam inilah yang sepertinya melecut para pemuda-pemuda di kawasan yogyakarta untuk bergerak bagi lingkungannya, dari ruang sempit hingga lembar demi lembar buku untuk mengenalkan budaya literasi pada anak-anak di “pelosok” yang tidak tersentuh kue manis pendidikan yang berbudget 2triliun rupiah di negeri ini. gerakan-gerakan itu terlihat dengan nyata di sudut-sudut yogyakarta. dimana keinginan untuk membantu sesama sangatlah tinggi, erupsi tidak hanya terjadi pada merapi yang memuntahkan matrial vulkanik tapi juga terjadi di hati orang-orang hebat di tanah jogja, erpsi yang diletupkan berupa erupsi literasi, seperti perpustakaan-perpustakaan desa hingga berlanjut menjadi sanggar belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika bertanya, kenapa harus literasi? jawabannya adalah buku dan tulisan adalah jawaban dari setiap persoalan, tempat dimana kembali belajar dan mencari kemudian menuliskannya kembali untuk berbagi dan memberi. ini filosofi sederhana dari lierasi yang banyak di galakan teman-teman di kawasan kaki merapi, yogyakarta. sanggar-sanggar belajar berupa perpustakaan lokal ini mampu menghadirkan secercah harapan bagi masa depan yang lebih baik. lihat saja, contohnya ada “sekolah mbrosot” sebuah perpustakaan dan sanggar belajar di kawasan kulonprogo, ada juga “kolam bebek” sebuah sanggar belajar dengan tempat unik sepertu rumah eskimo, ada juga “rumah bambu” yang termasuk di dalam kota di pinggiran sungai winongo yogyakarta, hingga “studio biru” di kawasan perbukitan prambanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Books are the plane, and the train, and the road. They are the destination, and the journey. They are home&lt;/span&gt;. kata Anna Quindlen dalam bukunya berjudul “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;How Reading Changed My Life&lt;/span&gt;” bagaimana Anna mengungkapkan bahwa buku adalah alat transportasi sekaligus tujuan dimana berlabuh. bukulah yang membuat kita mengerti banyak hal, untuk itulah pemberdayaan literasi secara swadaya menjadi letupan yeng terus bergejolak di tanah sang sultan. merapi boleh erupsi namun ada erupsi lebih besar di kaki merapi yaitu erupsi literasi. erupsi yang akan memunculkan orang-orang tanggu penjaga peradaban, dengan membaca maka akan menulis. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mungkin bisa sependapat dengan Jose Luis Borges yang bermimpi bahwa surga seperti perpustakaan, saya terima atau tidak bahwa jika kita masuk perpustakaan rasanya sulit untuk keluar, kenyamanan serasa berada dalam sebuah ruang penuh harta-karun dan buku seperti cinta mengaduk-aduk emosi manusia. untuk mengaduk emosi perlu menulis dan untuk menjadi penulis harus membaca. dan semuanya tidak harus selalu berasal dari ruang mewah bernama sekolah tapi bisa muncul dari ruang-ruang berdinding bambu namun penuh ke-ikhlas-an dalam berbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai kawasan kaki merapi jogja memang istimewa, tak salah bukan karena daerahnya tapi yang lebih penting karena orang-orangnya, banyak julukan untuk kota ini, dari kota budaya hingga kota pendidikan. saat demonstaru UU keistimewaan tidak ada anrkisme, orang-orang kreatif jogja justru melakukan kirab budaya di sepanjang kraton hingga malioboro, begitu juga di dunia musik seperti jogja hiphop fundation hingga acapela mataraman berkreasi, di dunia maya sindiran-sindiran keras berupa paspor berlambang kraton menohok dengan keras. tak perlu kekerasan tapi hanya butuh sedikit sentuhan kreatifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu juga dengan erupsi literasi yang terjadi di jogjakarta, protes akan mahalnya pendidikan dan susahnya akses, bukan dilawan deng kekerasan tapi dengan berbuat yang nyata dari diri dan lingkungan sendiri. protes atas mahalnya dan susahnya akses pendidikan dilawan dengan membuat tempat-tempat belajar gratis dengan modal “hati” itulah mengapa sudut-sudut literasi sederhana di jogja berkembang pesat, bahkan selain yang disebutkan tadi di atas, ada juga “rumah pelangi” di sudut kaki merapi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;budaya lisan dan tulisan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya literasi (baca-tulis) merupakan hal yang sangat penting untuk dipunyai manusia guna memajukan peradaban hidupnya. Mengakarnya budaya literasi akan membuat masyarakat terbiasa berpikir kritis dan melakukan telaah ulang atas segala hal yang ada di sekitarnya. sehingga dapat mencegah anrkisme berkelanjutan. Kenyataan itu memaparkan bahwa masyarakat kita masih belum terbiasa dengan budaya baca. Budaya lisan yang telah mengakar kuat belum bisa digantikan oleh budaya baca. Malah, kini ada budaya lisan baru bersifat audio visual, yang ditampilkan oleh televisi, yang nyatanya lebih disukai dibanding budaya mengolah informsai dari sumber bacaan tertulis. Ignas Kleden menyebutnya sebagai budaya kelisanan sekunder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita tak perlu menyalahkan siapapun atas “kebodohan kultural” ini, yang harus dilakukan sekarang adlah bergandengan tangan untuk memperbaikinya dai sudut terkecil yang bisa kita lakukan, itulah yang banyak di lakukan oleh para pemuda di kaki merapi. Walter Ong adalah salah satu yang membongkar kelemahan tradisi lisan dalam karyanya yang fenomenal, Literacy and Orality. Setiap peradaban tentu saja mewariskan pengetahuan dan kebijaksanaan. Kita tak perlu meragukan pengetahuan masyarakat Baduy yang tak melek huruf dalam melestarikan lingkungan. Kepakaran, yang dalam tradisi lisan diperoleh dengan mendengar, magang, mengingat simbol dan ilmu dalam bentuk syair, tetap tidak bisa disebut proses pembelajaran kognitif, karena tradisi lisan tak mengenal proses abstraksi, mengklasifikasi, dan menjelaskan fenomena secara deduktif. Karenanya menurut Ong, menulis tak hanya melestarikan jejak sebuah peradaban, tetapi juga upaya untuk menyempurnakan potensi kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya tak berlebihan seandainya Catherine Prendergast menyebutkan bahwa literasi adalah properti, atau milik kelas tertentu. Dalam bukunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Literacy and Racial Justice&lt;/span&gt;, Prendergast menunjukkan bahwa dalam sejarah literasi selalu menjadi alat bagi bangsa-bangsa kolonial untuk mengukuhkan hegemoninya. Literasi tak hanya menjadi hak milik mereka yang dulu tak bisa diakses oleh bangsa yang terjajah, namun juga sesuatu yang kini dibagi-bagikan dengan kemasan ‘kesetaraan, kemajuan, dan modernitas.’ Sepertinya, negara-negara maju tengah mendistribusikan sesuatu milik mereka agar negara berkembang tumbuh bersama-sama. Padahal, yang tercipta adalah suatu bentuk ketergantungan baru. Kita akan terus-menerus mengejar sesuatu itu seperti menggapai fatamorgana, hingga entah kapan. Mungkin sudah saatnya kita bertanya, benarkah literasi menawarkan wacana pembebasan? (sofie dewayani: 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;erupsi hati yang meletup perlahan dari jiwa-jiwa pemuda di kaki merapi terutama sekitar yogyakarta dan sekitarnya menunjukan bahwa Literasi bukanlah sebuah entitas yang netral. Literasi juga bukan sekadar kemampuan baca-tulis. Literasi seharusnya dipahami sebagai proses interaksi antara diri, teks, dan konteks.pemahaman akan diri dan lingkungan kultural. pemahama yang tidak hanya mengantarkan pada kemajuan indovidu tapi pada masanya nanti pada kesejahteraan suatu komunitas hingga bangsa. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6007595377537181166?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6007595377537181166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/05/erupsi-literasi-di-kaki-merapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6007595377537181166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6007595377537181166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/05/erupsi-literasi-di-kaki-merapi.html' title='Erupsi Literasi di Kaki Merapi'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-c_0OnW_vVao/TeUHM-jhjDI/AAAAAAAAAak/xT-l1Z_x1j4/s72-c/buku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2739240864391011149</id><published>2011-05-25T14:09:00.000+07:00</published><updated>2011-05-30T14:14:25.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia kita'/><title type='text'>Wajah Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XgQXfyn8g8E/TeM9goJPjyI/AAAAAAAAAaU/s_Y8-ViX1_Y/s1600/org%2Bind.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 192px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-XgQXfyn8g8E/TeM9goJPjyI/AAAAAAAAAaU/s_Y8-ViX1_Y/s200/org%2Bind.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612397191375064866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;saat saya menyelesaikan setiap lembaran-lembaran perjalanan terakhir saya dari perbatasan, masih ada beberapa penguasa dan pejabat yang bertindak sewenang-wenang. daerah-daerah kaya di indonesia masih di monopoli asing dan jakarta. semakin banyak dukungan untuk aksi terorisme dan anarkisme. mahasiswa berubah dari kaum intelektual menjadi kaum bar-bar yang hobi turun kejalan. sistem agama antara hubungan manusia dan Tuhan di monopoli oleh sekelompok organisasi dan sekte yang merasa ajarannya paling benar. masih ada kota-kota yang hancur lebur di timpa bencana alam, dan nasib ratusan juta rakyat Indonesia hanya terletak di tangan dan omongan segelintir elit di jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada ribuan tahanan di penjara yang tak mendapat keadilan yang sebenranya. hingga koruptor yang bergaya bak pahlawan di depan media. kota-kota besar membangun dengan menggusur sesama anak manusia, dan kota-kota kecil terus kehilangan penduduk produktif yang eksodus atas nama mimpi kemakmuran di kota-kota utama. kelaparan dan kurangnya pendidikanterus terjadi setidaknya di wilayah-wilayah perbatasan. sistem ekonomi yang diagungkan tak pernah mampu mengangkat kesejahteraan dan perusahaan-perusahaan besar berkongsi menguasai tanah negeri. anak-anak di paksa memeras keringat di sudut-sudut pabrik dan persimpangan jalan. puluhan juta rakyat berada di bawah garis “imajiner” kemiskinan. kemajuan teknologi yang dinikmati sebagian orang menjadi palung pemisah yang tak dapat di cegah. penyakit dan serangan alam terus bermunculan padahal yang lama masih belum teratasi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi, apakah ini wajah Indonesia yang saya diami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentu saja tidak. ketika saya menyusuri salah satu sisi perbatasan, ada wajah-wajah yang terus yakin akan kejayaan Indonesia, wajah-wajah yang tak pernah menyerah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2739240864391011149?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2739240864391011149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/05/wajah-indonesia.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2739240864391011149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2739240864391011149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/05/wajah-indonesia.html' title='Wajah Indonesia'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XgQXfyn8g8E/TeM9goJPjyI/AAAAAAAAAaU/s_Y8-ViX1_Y/s72-c/org%2Bind.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3377461491837022989</id><published>2011-05-19T12:16:00.001+07:00</published><updated>2011-05-30T12:42:55.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia kita'/><title type='text'>Menjadi Indonesia Dengan Sederhana</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XY8rEUWOsCw/TeMq4tn_sJI/AAAAAAAAAaE/2XARTG9bcgA/s1600/org%2Bindonesia.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-XY8rEUWOsCw/TeMq4tn_sJI/AAAAAAAAAaE/2XARTG9bcgA/s320/org%2Bindonesia.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612376714442158226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ada satu ungkapan unik tentang negara yang diungkapkan oleh Orson Weles, seorang pengiat seni dari panggung perfilman Amerika, berbeda dari ungkapan kebanyakan yang sering kita dengar yaitu&lt;em&gt; “jangan tanyakan apa yang sudah kau dapatkan dari negara tapi apa yang sudah kau lakukan kepada negara”&lt;/em&gt;, Orson Weles justru membuat sebuah kutipan unik yaitu &lt;em&gt;“Ask not what you can do for your country. Ask what’s for lunch”&lt;/em&gt; jangan tanyakan apa yang dapat kau berikan untuk negara, tanyakan dengan apa anda makan siang” begitu kira-kira terjemahan bebasnya. kutipan unik ini tiba-tiba terngiang dalam telinga saya setelah sore tadi saya bertegur sap seperlunya dengan seorang loper koran di per-empat-an depan gramedia kotabaru yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak banyak yang saya bicarakan dengan loper koran tersebut, tapi ada satu hal yang saya ingat dan berhubungan dengan kata-kata Orson, yaitu saat saya bertanya, &lt;em&gt;“piye, laris ya…” &lt;/em&gt;kemudian dia jawab&lt;em&gt;“wah, ng’go mangan wae esih kurang mas”. &lt;/em&gt;saya yakin loper koran ini tidak pernah berfikir negara atau nasionalisme hingga demokrasi libralisasi, buatnya yang penting jualan korannya bisa cukup untuk makan siang. tak peduli sumbangan terhadap negara yang penting pembeli korannya bayar dengan uang pas. begitula kira-kira wajah orang-orang Indonesia. saya katakan orang-orang Indonesia. bukan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu karena saya agak sependapat dengan apa yang pernah di ungkapkan Pramodya bahwa tidak ada namanya bangsa Indonesia, yang ada adalah kumpulan bangsa-bangsa dari bangsa melayu,batak, minang, dayak, jawa, sunda, bugis, maluku, hingga papua dan ratusan suku-suku lan di kepulauan nusantara. yang saling bersatu membentuk sebuah Negara Kesatuan bernama Republik Indonesia.  negara besar dimana setiap kepulauannya dihubungkan dengan lautan bukan dipisahkan karena suatu saat nanti saya percaya bahwa laut yang membentang bukanlah pemisah tapi sebuah penghubung, Indonesia Negeri kepulauan yang diikat oleh lautan. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali kisah saya di perempatan jalan bersama loper koran tadi, sambil memberi kembalian uang saya, penjaja koran itu &lt;em&gt;nyeletuk  ”mas, kok koran ga ono sing boso jowo yo… padahal kan neng jogja…”&lt;/em&gt;belum sempet saya pertanyaannya karena lampu sudah hijau, dan sekilas saja saya ambil kembalian saya tadi walau belum sempat saya jawab pertanyaannya tadi. sampai rumah terkenang-kenang saya dengan pertanyaan loper koran tadi. namun saya melihat lebih jauh, kenapa Indonesia pake bahasa Indonesia yang dekat dengan Melayu bukan Jawa, padahal komposisi warga penyusun Indonesia kebanykan Jawa. namun saya masih belum menemukan jawabannya, karena saya yakin dengung “Bahasa Indonesia adalah Bahasa Persatuan” seperti yang digema-kan dalam sumpah pemuda tahun 1928 tidak sekedar kebetulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbicara tentang bahasa Indonesia tidak bisa lepas dari bahasa melayu dan ketika berbicara melayu tidak bisa lepar dari sebuh kerajaan bernama Riau dengan ibukota kerajaan Tanjungpinang, kerajaan yang wilayah-wilayahnya pecah menjadi beberapa negara lain diantaranya, malaysia, berunai, singapura dan tentunya Indonesia. dan traktat london -lah yang ditandatangani 17 mei 1824 memecah belah wilayah Riau-Lingga-Johor-Pahang menjadi terpecah belah atas dasar politik kolonial Belanda-Inggris. tapi saya sama seklai tidak akan membicarakan rumitnya sejarah perpecahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melayu yang terpecah belah ini menjadikan sebuah “perpecahan” bahasa dari rumpun kelompok bahasa melayu-polinesia ini dan ang di Indonesia terkenal dengan sebutan “melayu yang lebih luas”. bahasa melayu perlahan menjadi bahasa Indonesia yang tertera dalam UUD 1945 sebagai bahasa resmi. namun pada perkembangannya melayu sebagai bahasa mulai terpengaruh banyak hal, dimana malaysia mulai terkooptasi inggris-me dan di indonesia lebih dicampuri oleh bahasa daerah lain sehingga semakin kaya akan budaya lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbicara bahasa maka berbicara budaya, seorang pemikir kulit hitam bernama Frantz Fanon pernah menulis buku berjudul &lt;em&gt;Black Skin, White Masks . &lt;/em&gt;penulis asal Martinique itu menyindir sikap orang-orang sebangsanya yang kehilangan akar budayanya, budaya dalam hal ini tidak sekedar tari dan musik tapi lebih jauh pada sikat, adat dan etis. lebih jauh Fanon memandang anak-anak kolonial perlahan menjadi corong kolonial itu sendiri maksudnya dalam bahasa sederhan bekas jajahan perlahan menjadi penjajah bagi bangsanya sendiri. simaklah sebuah novel trilogi yang meng-amiin-i buku dari Fanon tersebut, novel trilogi karya penulis nigeria bernama Chinua Achebe yaitu trilogi &lt;em&gt;Faal Apart, No Longer at Ease, Arrow of God. &lt;/em&gt;menggambarkan kepala suku bernama Okonkow yang berusaha keras mempertahankan budaya dan adatnya harus menerima kenyataan bahwa anaknya sendiri diremukan dari marwahnya oleh orang-orang kulir putih. anak Okonkwo memeluk agama kulit putih, belajar ke luar negeri mendapat jabatan bagus dan akhirnya korupsi dan menjadi penjajah negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wajah-wajah itulah yang seperti tergambarkan pada orang-orang indonesia kita kini. wajah-wajah kebanyakan yang sudah mulai kehilangan anggah-ungguh serta etis budaya, mulai melupakan adat-istiadat suku bangsa, menjadi internasional namun mengikis habis budaya lokal, mengejar banyak hal namun menyingkirkan yang lainnya. hal-hal seperti itu tidak hanya terjadi pada saat-saat abad milenium kini saja dimana akses sudah sangat mudah, bahkan pada tahun 1960-70an kebudayaan mengalami pancaroba yang dahsyat, hingga sebuah gerakan-gerakan “nasionalisme” mulai muncul pada tahun 1970an, dari sastra, budaya, animasi hingga arsitektur. di sastra misalnya, selepas gebrakan&lt;em&gt;Pengakuan Pariyem&lt;/em&gt; yang kental budaya jawa dari Linus Suryadi hingga &lt;em&gt;Upacara &lt;/em&gt;dari Korrie Layun Rampan yang kental budaya Kalimantan, kini mulai dariLaskar pelangi ala belitong hingga Negeri 5 Menara dari minang mulai merambah dunia sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perlahan kebenaran dari pemikiran Franz Fanon mulai terabaca Di Indonesia tapi di saat yang sama keyakinan saya bahwa masih banyak sebagian Masyarakat Indonesia yang tetap memegang teguh akar budayanya dan yang sadar akan budayanya juga semakin banyak. dunia ini rimba siapa yang akan bertahan, masih misteri. namun Indonesia tetaplah Indonesia, bangsa yang terbentuk dari ratusan suku bangsa, diikat oleh Bahasa Persatuan bahasa Indonesia, bahasa yang tak hanya sebatas bahasa resmi tapi juga sebuah jembatan komunikasi antar suku yang berbeda makna kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diawal saya menulis agak setuju dengan kata-kata Pramodya tentang bangsa indonesia, artinya ada sebagian yang tidak saya setujui. saat Pramodya mengatakan tidak ada bangsa Indonesia, maka saya bisa katakan bangsa Indonesia itu ada, yaitu Bangsa yang terdiri dari ratusan rumpun suku bangsa. inilah hal yang paling Indonesia dan tidak akan ada dinegara manapun, sebuah negara yang terdiri dari ratusan juta manusia, yang terbagi dalam ratusan rumpun suku adat dan tersebar di ribuan pulau, diikat oleh bahasa, dihubungkan oleh lautan menjadikan negeri ini penuh dengan anugrah Tuhan. mari cintai dan menjadi manusia-manusia Indonesia yang sederhana, tak perlu ikut larut dalam segala pertentangan dan perseteruan elit penguasa, nukamtilah menjadi rakyat menjadi manusia Indonesia, tanpa kekerasa dalam persatuan penuh senyuman.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3377461491837022989?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3377461491837022989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/05/menjadi-indonesia-dengan-sederhana.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3377461491837022989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3377461491837022989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/05/menjadi-indonesia-dengan-sederhana.html' title='Menjadi Indonesia Dengan Sederhana'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XY8rEUWOsCw/TeMq4tn_sJI/AAAAAAAAAaE/2XARTG9bcgA/s72-c/org%2Bindonesia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6036677613990700956</id><published>2011-03-02T07:20:00.006+07:00</published><updated>2011-03-02T08:12:19.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia saya'/><title type='text'>wahai bunga, aku hanya segenggam tanah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-s-vH9NUx-7w/TW2ZVmYtDPI/AAAAAAAAAZU/w_vVWOniTSw/s1600/bunga1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 142px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-s-vH9NUx-7w/TW2ZVmYtDPI/AAAAAAAAAZU/w_vVWOniTSw/s200/bunga1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579284109742378226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;rabu ini tercatat tanggal 2 maret 2011 di kalender baru yang terpampang di dinding kamar, persis di samping sebelah kiri layar monitor. pagi yang diselimuti langit mendung, bahkan sejak ba'da subuh tadi rintik grimis mendayu membawa suasana mistis di bumi jogja. harusnya matahari sudah muncul seperti biasa menyinari kota membakar mimpi-mimpi semalam yang penuh luka. suasana ini menyeret kisah masa lalu ke masa kini, di mana memori yang telah lama usang kembali terkuak penuh brontak.  alunan sel-sel otak bersetubuh dengan ratapan hati, mengingatmu kembali, penuh tanya "dimana engkau kini?", masihkah kau mengingatku seperti aku mengingatmu di kala sendiri. ya aku sendiri hanyalah segenggam tanah dalam gumpalan tak berarti. yang tak memiliki hak apapun atas dirimu, aku hanya memiliki kewajiban menjadi tempatmu tumbuh dari sebiji tak bermakna untuk tumbuh besar, indah dan penuh pesona. karena aku hanya segenggam tanah...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak pernah ingin jadi kumbang atau kupu-kupu yang terus mengelilingi dan memujimu selalu.&lt;br /&gt;aku hanyalah segenggam tanah dimana kau tumbuh dan menancapkan akarmu.&lt;br /&gt;aku hanyalah segenggam tanah yang bergelimang cacing dan akan semakin lacur tat kala air menerpaku. tapi itu semua aku terima untuk menjagamu agar terus tumbuh dan tegak hingga kau menjadi pesona.&lt;br /&gt;aku hanyalah segenggam tanah dimana saat sebagian diriku menyentuhmu, pemujamu akan menyingkirkanku.&lt;br /&gt;aku hanyalah segenggam tanah yang terus menemanimu kala panas dan hujan menerpa.&lt;br /&gt;aku hanyalah segenggam tanah yang menyaksikanmu dirampas paksa.&lt;br /&gt;aku hanyalah segenggam tanah yang tak punya kuasa atas dirimu yang penuh pesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini kau pergi, dengan sisa kelopak layu yang menguning jatuh menerpaku sebagai sebuah tanda perpisahan. namun sepertinya dunia begitu nyata menolak persatuan kita, sisa kelopak layu yang sudah menguning itupun seperti tak rela mengurai bersatu bersamaku karena angin menerbangkannya enta kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini, dimana engkau berada, masihkah kau mengingatku seperti aku mengingatmu kini, wahai bunga, aku masih disini tepat dimana kau tumbuh.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6036677613990700956?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6036677613990700956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/03/wahai-bunga-aku-hanya-segenggam-tanah.html#comment-form' title='42 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6036677613990700956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6036677613990700956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/03/wahai-bunga-aku-hanya-segenggam-tanah.html' title='wahai bunga, aku hanya segenggam tanah'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-s-vH9NUx-7w/TW2ZVmYtDPI/AAAAAAAAAZU/w_vVWOniTSw/s72-c/bunga1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>42</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3348591817984200533</id><published>2011-02-14T09:53:00.006+07:00</published><updated>2011-02-14T11:40:31.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia saya'/><title type='text'>kembali menulis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/--tF_2qzpHz0/TVilGuaHc5I/AAAAAAAAAZE/FIGH3_hPLb4/s1600/foto%2Bnulis.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 230px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--tF_2qzpHz0/TVilGuaHc5I/AAAAAAAAAZE/FIGH3_hPLb4/s320/foto%2Bnulis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573386073826358162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;setelah lama vakum dari dunia tulis menulis, senang rasanya bisa kembali lagi. kembali menjetikian jari di atas papan keyboard yang sudah mulai berdebu ini. menulis buat saya adalah bernafas, tanpa menulis sesak rasanya. menulis adalah teman bicara tanpa suara, mendokumentasikan semua mimpi, cita, suka dan duka. kadang duka menyelimuti setiap sisi mimipi yang mendampingi esensi dari tulisan yang terangkai dari kata demi kata. menulis adalah sebuah ekspresi sebuah karnaval yang menghasilkan sebuah estetika tersendiri. Saya suka menulis, saya suka keramaian dan ayunan kata-kata karena mereka kusut dengan emosi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan adalah sebuah jembatan luas yang menghubungkan cakar mata dan luasnya cakrawala, menggali semua yang ada dan menyebarkannya keseluruh dunia. tulisan adalah sebuah dokumentasi otentik paling estetik,karena tulisan tidak hanya bisa menyatukan dua hati dalam asmara tapi juga menyebabkan perang antar dua negara. dan kembali menulis adalah kembali ke dunia dimana saya merasa saya ada. terkadang itu yang membuat lupa, bahwa menulislah yang membuat saya berada dalam posisi saya sekarang baik dalam kurang dan lebih yang tengah saya alami kini. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menulislah yang membuat saya menjalani perjalanan dan pertemanan dengan orang-orang hebat di seluruh indonesia. menyambut tamu dan bertemu dengan komunitas-komunitas yang luar biasa. menulis membuat saya berada di panggung juara 1 writing contest pesta blogger 2010, menulis yang membuat saya punya sahabat-sahabat yang menjadi sebuah keluarga dalam komunitas kecil. menulis adalah hidup, karena dengan menulis saya ada dan saya bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jean-Baptiste Poquelin atau yang lebih terkenal dengan nama Moliere penulis naskah drama dan theater terkenal dari Prancis pada tahun 1600an pernah berujar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Writing is like prostitution. First you do it for love, and then for a few close friends, and then for money."  &lt;/span&gt; entah benar atau tidak kata-katanya tapi saya masih yakin saya melakukannya untuk tahap yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;video canting jogja (-hanya salah satu-komunitas bloggerdi  jogja)saat jalan-jalan ke Solo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" src="http://www.youtube.com/embed/t7zm1koMRgU" allowfullscreen="" frameborder="0" height="390" width="480"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;video  : Youtube&lt;br /&gt;gambar : shutterstock&lt;br /&gt;@aziz_miring&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3348591817984200533?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3348591817984200533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/02/kembali-menulis.html#comment-form' title='48 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3348591817984200533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3348591817984200533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2011/02/kembali-menulis.html' title='kembali menulis'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--tF_2qzpHz0/TVilGuaHc5I/AAAAAAAAAZE/FIGH3_hPLb4/s72-c/foto%2Bnulis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>48</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-223929896118173740</id><published>2010-10-04T11:23:00.009+07:00</published><updated>2010-10-04T16:11:30.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>Sketsa Keberagaman di Sudut Jogja</title><content type='html'>Ketika saya mengetahui adanya kontes menulis atau dalam bahasa David Beckham disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Writing contest&lt;/span&gt; akan diadakan dalam rangka meramaikan &lt;a href="http://pestablogger.com/"&gt;Pesta Blogger 2010&lt;/a&gt;, saya terkejut dan sibuk sendiri. sibuk bukan sembarang sibuk tapi sibuk karena terkejut bahwa tema yang diusung seperti filosofi kalimat pusaka Indonesia &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;"&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bhineka&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;tunggal&lt;/span&gt; ika"&lt;/span&gt; dan oleh para blogger bahasanya disederhanakan menjadi "&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;meraya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;kan kebera&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;gaman&lt;/span&gt;". secara filosofis kedua frase kata itu memiliki makna yang sama, untuk itulah saya mengobrak-abrik 3 rak buku di kamar saya untuk mencari refrensi makna dari "keberagaman".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya memang menemukan beberapa literatur sebagai refrensi tulisan, seperti tentang kisah Ibnu Rusyd yang pernah berfriksi dengan Imam Al-Ghazali tentang filsafat dan agama sehingga di ujung kisah ,Ibnu Rusyd mendapat gelar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;filusuf peletak tonggak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;perbedaan&lt;/span&gt; atas tiga prinsip dasar yang beliau kemukakan, tiga prinsip dasar itu antara lain, Pertama, keharusan untuk memahami yang lain dalam sistem referensinya sendiri. kedua, adalah prinsip menciptakan kembali hubungan yang subur antara dua kutub dengan mengedepankan hak untuk berbeda. dan yang ketiga, mengembangkan sikap toleransi. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan dalam rangka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pengobrak-abrikan&lt;/span&gt; rak buku saya menemukan dua buku yang mengulas keberagaman satu fiks dani satu lagi nonfiksi. buku fiksi yaitu novel karya Oki Madasari berjudul "Entok". novel yang terbit zaman orde baru ini menceitakan kisah perlawanan melawan anti-keberagaman. sedangkan buku non fiksi yang berhasil saya temukan buku berjudul "Rethinking Multiculutralism, Keberagaman Budaya dan Teori Politik".  tapi semua itu tidak memuaskan dahaga saya untuk memaknai arti dari "&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;meraya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;kan Keber&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;agaman&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.kompasiana.com/files/2010/07/img_7151.jpg"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-200737" src="http://stat.kompasiana.com/files/2010/07/img_7151.jpg" alt="sebagian kwana-kawan yang hadir minus yg telat (canting doc)" width="500" height="375" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;beberapa angota komunitas blogger canting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ditengah keputusasaan minimnya refrensi yang saya coba untuk dapatkan, saya justru mendapat SMS dari seorang kawan blogger &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"inget, ya.... nanti sore jam4 kumpul di TBY, seperti biasa jangan telat dan bawa konsumsi sendiri"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;. ya, itu adalah pesan pendek pemberitahuan untuk kopadar komunitas "canting", komunitas blogger kecil-kecilan di Jogja. tanpa pikir panjang saya balas pesan pendek itu dengan kata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"YA...". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;akhirnya, dalam kata-kata "canting", "blogger", "komunitas", "keberagaman". sebuah garis kata imajiner yang membuat saya bisa menarik benang lurus yang tidak kusut dalam memaknai frasa &lt;/span&gt;"&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;meraya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;kan keber&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;agaman&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;" yang di usung dalam&lt;/span&gt; &lt;a href="http://pestablogger.com/"&gt;pesta blogger 2010&lt;/a&gt;. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;sebuah pesan pendek dari kawan blogger itu menarik memori saya jauh kebelakang, kepada teman-teman yang sering kopdar, tentang para blogger dari berbagai macam suku dan agama serta pemahaman yang berbeda dapat disatukan dalam sebuah komunitas kecil bernama "canting".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;jujur saya menyadari, saya terlalu rumit berfikir tentang keberagaman. saya berfikir dan memaknainya terlalu filosofis dan akademis untuk mencari refrensi yang memuaskan, tapi ternyata saya justru menemukannya di sekeliling saya sendiri. keberagaman dan blogger dua kata yang saya temukan dalam satu kata "canting". sebuah komunitas blogger kecil di jogja yang nomaden tapi memiliki sebuah makna yang mendalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;di "canting" inilah saya menemukan kawan-kawan blogger dalam satu komunitas yang disatukan oleh perbedaan namun mengusung visi yang sama. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;disatukan oleh perbedaan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;disitu kata kuncinya. kami di komunitas canting bersama bukan karena kami sama tapi bersama karena kami berbeda. di komunitas ini budaya&lt;/span&gt; &lt;a href="http://lifestyle.kompasiana.com/group/urban/2010/09/30/budaya-lesehan-tetap-bertahan-walau-di-trotoar/"&gt;egaliter&lt;/a&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;tercermin dari kebiasaan kami saat kopdar yang selalu bergaya lesehan entah itu di&lt;/span&gt; &lt;a href="http://lifestyle.kompasiana.com/group/urban/2010/10/02/sebaris-cerita-sudut-taman-budaya/"&gt;Taman Budaya Yogyakarta&lt;/a&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;maupun di&lt;/span&gt; &lt;a href="http://regional.kompasiana.com/2010/07/21/jogja-21-juli-dari-titik-nol-ke-taman-budaya/"&gt;Trotoar Titik Nol Jogja.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;disini saya bisa bertemu berbagi macam orang dan latar belakang mapun sudut pandang berfikir. saat duduk sebagai blogger tidak pernah ada yang berdiri angkuh memamerkan latar belakang dirinya tapi semua bersatu dalam satu kata yaitu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;blogger&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;, ada fotografer, pengusaha, jurnalis, teknisi, guru, mahasiswa (dari berbagai jurusan), anak SMA, dosen, penulis, editor buku, dan berbagai macam latar belakang. selain latar belakang pendidikan dan profesi komunitas ini berasal dari berbagai macam agama dan suku. ada mas Amrul dan mas Agung yang dari Sulawesi hingga mas Mumu dari lampung dan mas Sigit dari Padang. keberagaman itu semua disatukan dalam dua hal &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;blogger&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jogja. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;jadi keberagaman juga perlu disatukan dalam sebuah bentuk, dan bentuk itu berupa dua kata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;blogger&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jogja&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;perbedaan dan keberagaman inilah yang akhirnya memunculkan ide-ide dan konsep baru dari setiap pertemuan dan diskusi baik di alam maya maupun dunia nyata. hingga muncul ide-ide yang luar biasa yang berhasil disimpulkan dari masukan yang terkumpul. disinilah letak nilai dari keberagaman yang sesungguhnya, dari keberagaman akhirnya dapat membentuk sesuatu yang baru dan lebih baik. semakin beragam semakin bik asal juga diilhami untuk saling memahami dan mengerti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://stat.kompasiana.com/files/2010/07/img_5815.jpg"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-190467" src="http://stat.kompasiana.com/files/2010/07/img_5815.jpg" alt="kebersamaan dan keceriaan serta tawa ini semoga tidak cepat berlalu" width="500" height="375" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;s&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;alah satu aksi sosial di sanggar anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;lalu bagaimana bisa bersama padahal berbeda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;canting memang diusung dari hal yang sederhana, saat beberapa bogger kompasiana mengadakan kopdar, lama berlangsung ada keinginan untuk membentuk sebuah komunitas blogger jogja sebagai wadah untuk saling berinteraksi sesama kompasianer (blogger) di wilayah jogja dan sekitarnya. akhirnya di usung nama canting, sebuah alat untuk membatik dengan filosofi sederhana bahwa anggota canting akan "membatik" blog dan dunia dengan tulisan-tulisan tentang jogja dari berbagai sudut pandang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;di "canting" inilah kami tidak dituntut untuk disatukan dalam satu "ruang" walaupun cikal bakalnya berasal dari blogger kompasiana. kami tetap bebas menulis di blog-blog masing-masing ada yang aktif di kompasiana, di blogspot, di multiply, di wordpress, dan bermaca-macam blog pribadi. namun saat kami kopdar tidak pernah mengusung nama blognya. karena saat kopdar itulah mendapat ilmu selain keakraban. saat bertemu banyak yang dibahas, dari mulai tukar-menukar buku, diskusi film terbaru hingga aksi sosial dari pinggir pantai dengan&lt;/span&gt; &lt;a href="http://sosbud.kompasiana.com/2010/05/10/kiprah-nyata-aktivis-dunia-maya-untuk-menghijaukan-bumi/"&gt;menanam mangrove&lt;/a&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; hingga bantaran kali sebagai &lt;/span&gt;&lt;a href="http://edukasi.kompasiana.com/2010/07/10/menggali-tawa-anak-anak-di-pinggiran-kota-jogja/"&gt;aksi untuk anak-anak kurang mampu&lt;/a&gt;. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;dan kini masih dala persiapan membangun sangar anak untuk korn gempa jogja di wilayah perbukitan perambanan,  sebagai pembuktian bahwa manusia-manusia maya dapat berguna didunia nyata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ada hal kecil disekitar kita sebagai sebuah pembelajaran yang justru sangat luar biasa. saya tidak pernah bisa menarik makna dari keberagaman dalam setiap buku refrensi maupun kisah yang saya dengar, tapi saya justru menemukannya di lingkungan sekitar yang sebelumnya tidak pernah masuk dalam hitungan. saya akhirnya sedikit mengerti tagline yang diusung oleh pesta blogger tentang keberagaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.kompasiana.com/files/2010/07/img_7146.jpg"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-200725" src="http://stat.kompasiana.com/files/2010/07/img_7146.jpg" alt="bersantai di trotoar sambil nungu teman yang lain (canting doc)" width="500" height="375" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;kebiasaan kopdar lesehan di trotoar (egaliter, keberagaman dan kebersamaan)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;I had jumped off the edge, and then, at the very last moment, something  reached out and caught me in midair. That something is what I define as diversty. It is the one thing that can stop a man from falling, powerful  enough to negate the laws of gravity.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; ada sebuah sketsa kecil di sudut jogja tentang sebuah makna dari keberagaman, fragmen-fragmen yang tersaji seperti sebuah mimpi tak terbeli. di sudut inilah dalam sebuah komunitas kecil tersaji sebuah keberagaman yang bukan sebatas ilusi.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;satu kata satu perbuatan. kebersamaan itulah harga paling mahal yang tak  bisa dibayar dengan uang tapi bisa dibeli dengan saling memahami. mari  menerima perbedaan dengan senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan semua hal itu pula, risiko keberagaman yang sepantasnya  dirayakan, tak perlu melahirkan hero baru. Sebagaimana analogi dalam  dunia industri, siapa pun sah menulis apapun dalam blognya asal dibarengi rasa tanggungjawab. Sebagaimana dalam lingkungan petani,  maka menjadi lumrah jika siapa pun yang sanggup menanam dan memelihara padi, ya, tanamlah dan peliharalah padi tersebut. Eghm, kini,  momentum para blogger Indonesia untuk unjuk gigi, mengkarnavalkan dirinya  sudah tiba, karena tuntutan situasi. Di luar tetek-bengek persoalan bangsa saat ini,  sebagai konsekuensi seleksi alam kita tinggal menunggu waktu, apakah blogger-blogger Indonesia akan menjadi pualam, melabu, ataukah malah  bertalu, meraih zaman keemasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah para blogger dalam keberagaman eksperimentasi karnaval estetika.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-223929896118173740?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/223929896118173740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/10/sketsa-keberagaman-di-sudut-jogja.html#comment-form' title='60 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/223929896118173740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/223929896118173740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/10/sketsa-keberagaman-di-sudut-jogja.html' title='Sketsa Keberagaman di Sudut Jogja'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>60</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7322640848055604032</id><published>2010-07-29T08:18:00.009+07:00</published><updated>2010-07-29T08:38:16.148+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lorong Jogja'/><title type='text'>Menelisik Makam Raja Jawa</title><content type='html'>sunyi dan sedikit mistis, itulah perasaan pertama yang saya rasakan ketika melewati jembatan kecil yang menjadi gerbang masuk pertama ke makam Sultan Agung di Imgori yang sangat terkenal. Berada sekitar 20 kilometer di sisi selatan kota Yogyakarta, bukit Imogiri benar-benar menyimpan misteri setelah dijadikan makam raja-raja Mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan bukit-bukit lainnya di bagian selatan Yogyakarta yang kebanyakan sudah gundul, maka karena kesakralan makam itu, pepohonan di Imogiri tumbuh subur. Ada pohon jati yang berusia 300 tahun lebih, ada pula pohon beringin, kepel, pala, bambu, dan pepohonan lain yang tumbuh tak terusik tangan manusia. Kicau burung, angin semilir yang sejuk, merupakan hasil keseimbangan ekosistem yang terjaga lantaran kesakralan itu. senyum ramah terurai dari seorang setengah baya yang bertugas sebagai penjaga parkir. hembusan angin sore menyeruak dari celah-celah daun di sekeliling makam. sebuah sambutan alam yang cukuup untuk membuat pengunjung lebih berhati-hati.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDX-kViKbI/AAAAAAAAAVA/0Io-iH6HJGg/s1600/imogiri1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDX-kViKbI/AAAAAAAAAVA/0Io-iH6HJGg/s400/imogiri1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499132614925232562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gerbang utama ke makam para raja, batas pengunjung biasa (aziz doc)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;belum cukup sampai disitu, karena untuk menuju kompleks makam utama pengunjung harus menempuh anak tangga yang cukup panjang. saya secara pribadi membaginya dalam 3 jenis tangga utama. pertama, tangga awal yang cukup landai tapi panjang tidak terlalu curam tapi cukup panjang dan melelahkan, di sebelah kiri berupa hutan dan ada beberapa makam warga, sedangkan di sebelah kanannya berupa perumahan warga yang beberapa diantaranya berupa ruko. setelah melalui tangga tahap pertama ini pengunjung akan sampai pada pemberhentian pertama di sebuah Masjid dan joglo kecil yang cukup untuk melepas lelah. Masjid itu merupakan masjid tradisional yang di bangun kira-kira pada masa Sultan Agung .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara umum bangunanya masih asli hanya pada bagian serambinya saja yang mengalami perubahan yaitu pada bagian lantainya. Masjidnya beratap sirap , tetapi kini bagian atasnya dilapisi seng. sehingga atap, sirap hanya bisa dilihat dart dalam masjid saja. Unsur kekunoan lain pada masjid ini adalah pawestren dan kolam di halaman depan . Pada serambi masjid terdapat tubuh (Bedeng), besar dengan diameter 99 cm, panjang 146 cm. Menurut juru kunci makam tabuh ini di buat semasa dengan masjid. Unsur asli yang lain adalah saka guru dari kayu jati yang di sangga umpak persegi dari batu kali. Mihrap berupa relung pada dinding barat, dan mimbar berhias ukir-ukiran diantaranya ada yang manyerupai kala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak dinyana dan tak di duga, ternyata kedatangan saya kesana berbarengan dengan adanya pengambilan gambar acara Si Bolang TransTV. lumayan untuk melepas lelah sambil melihat tingkah polah anak-anak lugu di depan kamera. ternyata makam mistis ini menjadi daya tarik tersendiri untuk setting sebuah tayangan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDYldGhYaI/AAAAAAAAAVI/9mdxtWA6lkU/s1600/imogiri2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDYldGhYaI/AAAAAAAAAVI/9mdxtWA6lkU/s400/imogiri2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499133282998116770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;shoting Si Bolang, di sekitar kompleks makam (aziz doc)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;kembali ke makam Sultan Agung dan Raja-raja jawa, terutama  Mataram dan semua keturunannya. Kompleks ini berada di Ginirejo Imogiri. Makam ini didirikan oleh Sultan Agung antara tahun 1632 - 1640M merupakan bangunan milik Mataram dan di jaga oleh dua pendopo dari Yogyakarta yang berada di sebelah kiri dan Surakarta di sebelah kanan gerbang utama makam. tapi sebelum kesana persiapkan fisik dulu untuk mendaki tangga dengan panjang lebih dari 200m dengan kemiringan 45°. jumlah tangganya 4009 anak tangga dengan pembagian masing-masing yang juga memiliki filosofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDZHMukvUI/AAAAAAAAAVQ/srmYGbNCnVs/s1600/imogiri3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDZHMukvUI/AAAAAAAAAVQ/srmYGbNCnVs/s400/imogiri3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499133862718258498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tangga menuju makam. puncak'y belum keliatan tuh :P (aziz doc)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;sebelum masuk kompleks utama makam, pengunjung harus melewati gerbang utama yang berbentuk gapura seperti candi-candi hindu. menurut cerita dari seorang penjaga makam di pendopo penjagaan Yogyakarta yang merupakan abdi dalem kraton bernama mbah Jamidi atau Ngabei Sidohandono (nama yang di dapat dari kraton), dan buku sejarah. berbentuk gapura bentar yaitu gapura yang berbentuk seperti candi terbelah, tanpa atap dan tanpa daun pintu. ukuran panjang 220 cm. lebar 150 cm, dan terbuat dan batu bata . Pada bagian kaki terdapat hiasan giometris. Di sebelah menyebelah kori supit urang ada dua padhasan, dengan lapik berhias tumpal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDZlzexLmI/AAAAAAAAAVY/cs2a07fxKEU/s1600/imogiri4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDZlzexLmI/AAAAAAAAAVY/cs2a07fxKEU/s400/imogiri4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499134388517023330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gapura, gerbang pertama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDZ5ERsumI/AAAAAAAAAVg/2-WWvqngoWA/s1600/imogiri5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDZ5ERsumI/AAAAAAAAAVg/2-WWvqngoWA/s400/imogiri5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499134719443122786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;plakat prasasti penghargaan, pahlawan dari keluarga kraton termasuk sultan Agung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;tepat di depan gerbang uatma di jaga oleh 6 gentong air. atau yang di kenal dengan nama padasan. 2 buah terdapat di luar gerbang supit urang dan 4 buah terdapat dihalaman Kamandhungan dan biasanya disebut enceh atau Kong. Dua buah enceh yang berada di timur tangga regol Sri Manganti 1 dinamai Kyai Mendhung dan Nyai Siyem. Kedua enceh ini merupakan persembahan dari raja Ngerum (Turki) dan Siyem (Thailand). Sedang yang berada, di sebelah barat tangga bernama Kyai Danumaya dan Nyai Danumurti, berasal dari Aceh dan Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah, Makam Imogiri - juga disebut Pajimatan Imogiri - terbagi menjadi tiga bagian. Jika kita datang menghadap ke makam itu, maka pada bagian tengah adalah makam Sultan Agung dan Susuhunan Paku Buwono I. Lalu di sebelah kanan berderet bangunan makam para sultan Kraton Yogyakarta, mulai dari Sultan Hamengku Buwono I, II, III yang disebut Kasuwargan. Disusul di sebelah kanan makam Sultan Hamengku Buwono IV,V, dan VI yang dinamakan Besiaran. Dan paling akhir di sisi paling kanan adalah makam Sultan HB VII, VIII, dan IX yang disebut Saptorenggo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi kiri berturut-turut adalah makam para sunan dari Kraton Surakarta, mulai dari Susuhunan Paku Buwono III (abang Sultan HB I) hingga Susuhunan Paku Buwono XI. Khusus makam Sultan Hamengku Buwono II, jenazahnya dimakamkan di Makam Senopaten di Kotagede, Yogyakarta, di dekat makam raja Mataram I, Panembahan Senopati yang ketika muda bernama Sutawijaya atau Panembahan Loring Pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk masuk makam utama yaitu makam Sultan Agung harus melewati 3 gerbang lagi dan memakai pakaian khusus yang disediakan oleh pihak penjaga makam. selain itu juga terdapat banyak peraturan khusus dari mulai sikap hingga pakaian. selain itu setelah masuk kompleks gerbang pertama tidak boleh menggabil gambar atau foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ingin masuk ke dalam terutama makam raja-raja di perkenankan pada hari senin dan minggu pukul 10-13 WIB dan jum’at 13-16 WIB. pada waktu-waktu itu gerbang utama dibuka dan masyarakat umum boleh masuk dengan menyanggupi semua persyaratan yang diberlakuakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDaTvsP82I/AAAAAAAAAVo/tDu9QurXAko/s1600/imogiri6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDaTvsP82I/AAAAAAAAAVo/tDu9QurXAko/s400/imogiri6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499135177773806434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbah jamidi alias ngabei sidohandoko penjaga di pendopo jogja (aziz doc)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;harap maklum karena masuk makam raja-raja di jawa berbeda dengan berziarah ke pemakaman biasa. dan perlu di ketahui ternyata tanah di bukit merak yang menjadi puncak itu berbau harum, boleh percaya atau tidak. dan satu lagi ternyata jumenengan atau yang telah menjabat sebagai Raja atau Sultan tidak berhak dan tidak boleh untuk menginjakan kaki di kompleks makam. menurut penjaga di situ, peraturan itu sudah menjadi UU tak tertulis yang tak boleh dilanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nyambung dikit : ternyata, gaji penjaga makam di sana hanya Rp. 7050,-dan mereka melakukan profesi (saya menggap sebagai profesi bkn sekedar pekerjaan) itu dengan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masuk ke makam itu tidak di tarik biaya atau tiket, hanya ada uang parkir. tapi di setiap muka tangga atau bangunan ada kotak amal yang sebaiknya di isi se-ikhlas-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segitu dulu ya, kapan-kapan jalan-jalannya di lanjut lagi….&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7322640848055604032?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7322640848055604032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/07/menelisik-makam-raja-jawa.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7322640848055604032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7322640848055604032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/07/menelisik-makam-raja-jawa.html' title='Menelisik Makam Raja Jawa'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TFDX-kViKbI/AAAAAAAAAVA/0Io-iH6HJGg/s72-c/imogiri1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-682172317775455892</id><published>2010-06-08T15:43:00.003+07:00</published><updated>2010-06-08T15:56:30.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>Perubahan Itu</title><content type='html'>apa itu berubah dan apa itu perubahan jawabannya adalah omong kosong jika hanya diam, seharusnya perubahan itu adalah sebuah kebaikan. aha entahlah. yang pasti memang harus ada yang berubah minimal diri sendiri. tapi justru pertanyaan itu dikembalikan dengan kalimat "kenapa harus berubah?" adakah yang salah sehingga harus berubah..... ya mungkin banyak... apa itu dan kenapa itu memang masih harus dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mundur perlahan beberapa langkah, berhenti sejenak, tarik nafas perlahan, yang panjang, tahan sebentar, keluarkan perlahan, pejamkan mata sejenak, buka mata dan tatap kedepan, meloncat sedikit, buat langkah kecil, perlahan, tambah tempo dan kecepatan, berlari, cepat, lebih cepat, siapkan sebuah langkah besar, lebih cepat, bertolak, loncat, lebih tinggi, lebih jauh. bersiaplah karena pada suatu waktu pasti akan turun kembali, dan bersiaplah untuk sebuha pendaratan yang terbaik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TA4EayBUTdI/AAAAAAAAAOw/t-6ZiVxzLoU/s1600/cHipa%27s+4Lbums0246.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TA4EayBUTdI/AAAAAAAAAOw/t-6ZiVxzLoU/s320/cHipa%27s+4Lbums0246.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480322654706879954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bumi terus berputar, dan terus berputar, ditengah putaran itu juga bergerak mengelilingi. itulah hidup begitu juga manusia menjalani setiap detik waktunya, berputar, mengelilingi, dan seolah sama tapi berbeda artinya terjadi perubahan, dan perubahan apa yang diinginkan, baik atau buruk, kitalah manusia yang menentukan. dan Tuhan akan memberi kuasanya. mulai berubah untuk menjadi lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;setiap manusia selalu punya pilihan paling rasional dalam hidupnya, walau orang lain memandangnya sebagai omong kosong&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berubahlah, dan bergeraklah &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-682172317775455892?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/682172317775455892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/06/perubahan-itu.html#comment-form' title='44 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/682172317775455892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/682172317775455892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/06/perubahan-itu.html' title='Perubahan Itu'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TA4EayBUTdI/AAAAAAAAAOw/t-6ZiVxzLoU/s72-c/cHipa%27s+4Lbums0246.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>44</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2027876490945973208</id><published>2010-05-07T11:43:00.001+07:00</published><updated>2010-05-07T11:56:59.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>Mereka, Diakui Dunia Terhina di Negaranya</title><content type='html'>seberapa hebatkah manusia Indonesia ? saya tidak menyebutnya bangsa Indonesia tapi manusia Indonesia, bukan berarti saya makmum dengan pemahaman Pramoedya Ananta Toer yang menyatakan bahwa tidak ada yang namanya bangsa Indonesia tapi yang ada bangsa aceh, bangsa minang, bangsa melayu, bangsa jawa, bangsa dayak, bangsa sunda, bangsa bugis, bangsa papua, bangsa bali, bangsa ambon dll. tapi saya lebih memahami pada kata manusia indonesia sebagai individu bukan sebagai kesatuan manusia yang disebut dengan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika anda mungkin masih penasaran tentang kehebatan manusia Indonesia, silahkan cari dalam 5 tahun terakhir berapa banyak medali kejuaraan Internasional dibidang sains dan sosial termasuk tekhnologi dan budaya yang menghiasi podium kebanggaan. dan bandingkan dengan apa yang dihasilkan oleh tetangga di sekitar ASEAN, maka jikalau semua prestasi itu digabungkan di ASEAN (kecuali Indonesia) dan dibandingkan dengan Indonesia maka Indonesia akan berada pada posisi tak terkalahkan. sayangnya berita kehebatan itu tak pernah termuat dengan baik, mungkin media lebih senang dengan berita negatif. tapi bukan itu yang akan saya tulis sekarang, tapi menulis tentang mereka yang luar biasa tapi dinista.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangga dunia, di nista di Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah lama rasanya saya kehilangan seorang Pramodya yang luar biasa, mengingat kebali Begawan Ekonomi Soemitro dan rindu akan suara Soekarno, dan intelektualitas Habibie serta humor khas Gus Dur. bagi saya nasib mereka tak jauh beda dengan Sri Mulyani, bukannya saya mau latah dengan apa yang terjadi akhir-akhir ini tapi toh saya juga tidak bisa menutup memori saya mengingatkan kembali ketika syahrir diasingkan karena politik busuk. benar bahwa politik memang kejam. mereka yang terbaik bisa disingkirkan dan dihakimi dengan celoteh burung camar politikus. entah senayan entah istana. politik memang kejam. saya ingin menulis banyak tentang beliau-beliau tapi keterbatasan waktu yang membaut saya harus memilih tiga orang sebagai contoh dengan tiga bidang keahlian dan tiga situasi yang berbeda tapi dihadapkan pada satu kondisi dimana mereka “dibunuh oleh politik” dalam negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRAMODYA ANANTA TOER,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang maestro sastra yang belum tertandingi di mata saya, kesalahan beliau mungkin hanya terdampar dalam LEKRA sepulang dari pertukaran budaya di eropa, dan akhirnya harus malang-melintang dalam penjara dari nusakambangan hingga buru. karya-karya yang beliau hasilkan mengantarkannya menjadi salah satu nominasi peraih nobel sastra, tapi negara tidak pernah mendukung prestasinya di tingkat dunia, kealpaan beliau yang pernah bergabung dengan LEKRA selalu diumbar para politikus yang tak mengerti sastra sehingga para juri Nobel terus membuatnya mengambang, negara bukannya mendukung justru malah mengucilkannya di dalam rumah bahkan hingga akhir hanyatnya beliau harus wajib lapor tiap hari kamis ke koramil setempat. akhirnya dalam situsi tak jelas Pram harus bertemu izrail terlebih dahulu dan impian dan harapan Indonesia satu-satunya untuk memiliki seorang peraih Nobel pupus sudah.dia hanya terjebak dalam situasi yang salah serta tempat yang salah dan politk menutup semua prestasinya. politik menghukumnya dengan kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHARUDIN JUSUF HABIBIE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peraih summa cum laude di bidang teknin mesin pesawat terbang ini adalah kebanggan Indonesia di bidang tekhnologi, orang ini pula yang membuka mata manusia di tenggara asia ini berbicara dan menghentak dunia ketika dengan jumawa menerbangkan pesawat terbang buatan sendiri, dan saat itu china dan india hanya bisa terbengong-bengong dengan mulut menganga serta mata melotot. dengan prestasinya beliau menduduki jabatan wakil CEO di sebuah perusahaan konstrusi peswat yang bonafit di dunia. akhirnya politik meruntuhkan kiprahnya, Habibie di suruh pulang oleh preisden saat itu Soeharto dan memberi titah “kau boleh membuat apa saja asala jangan pernah melakukan makar” . Habibie mulai bekerja didirikan PTDI sekaligus membuat BPPT sambil menjabat Menristek. kecerdasannya membuat Habibie menjadi tujuan langakah sebagaimana saya ketika menjalani masa kecil. politik menghentikan langkahnya, PTDI menjadi BUMN dan atas titah sang raja akhirnya Habibie menyerah dan menjadi wapres (kondisi yang sebenarnya tidak jauh beda dengan Boediono saat ini). masa awal pasca reformasi beliau dituduh antek orba, politik menghakimi seorang ilmuan dalam pergulatannya dalam dunia kelam bernama politik, Habibie tentu cerdas tapi politik itu kejam. ia adalah satu-satunya presiden yang dihina di parlemen saat akan membaca pidato pertanggungjawaban. politik merampas semuanya, PTDI, “kecerdasannya”, kebanggaan kita. dia hanya terjebak dalam situasi yang salah serta tempat yang salah dan politk menutup semua prestasinya. politik menghukumnya dengan kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SRI MULYANI INDRAWATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya saya mau menulis tentang begawan ekonomi Soemitro, yang menjadi bagian dari 5 pendekar penjaga ekonomi dunia di PBB pada masa itu. tapi sepertinya menulis seorang Srikandi, sang kartini moderen, seorang Ibu, tentu akan lebih spesial. saya tentu tidak perlu menulis banyak hal tentang beliau, penghargaan dari Times yang memasukannya dalam 100 wanita berpengaruh di dunia dan perstasinya meraih predikat menteri keuangan terbaik asia 3 kali berturut-turut dan predikat mentrei keuangan terbaik dunia versi euromany, akhirnya kini bank dunia memangginya sebagai MD. salah satu alasan diterimanya Indonesia dalam G20 adalah keberadaan Sri Mulyani. akankah Sri Mulyani bernasib sama seperti Pramodya yang dikucilkan karena sebuah keputusan yang diambilnya dalam posisi terjepit dan akhirnya bernasib seperti Habibie yang “dinodai” parlemen. Sri Mulyani berada dalam posisi itu sekarang, dihakimi politikus dengan ilmu politik dan menutup semua prestasi yang beliau hasilkan untuk negeri ini. maka kita yang akan menjawabnya bersama seperti siapa nasib Ibu Sri, Syahrir yang disingkirkan Soekarno, Soekarno yang disingkirkan Soeharto. dan soeharto yang akhirnya menyerah. akankah Sri Mulyani nasibnya seperti Soemitro sebagai sesama ekonom.  dan sejarah serta waktu yang akan menilai jawaban kita, saya, anda, word bank, euromany, times, DPR, Media, Pemerintah, hingga desir angin yang berhembus. seperti apa bangsa ini menilai manusianya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2027876490945973208?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2027876490945973208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/05/mereka-diakui-dunia-terhina-di.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2027876490945973208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2027876490945973208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/05/mereka-diakui-dunia-terhina-di.html' title='Mereka, Diakui Dunia Terhina di Negaranya'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6984955767114824962</id><published>2010-03-05T21:51:00.002+07:00</published><updated>2010-03-05T22:02:31.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>dunia humor kita, kini</title><content type='html'>Jika ada Negara di muka bumi ini yang menjadikan kekerasan dan penderitaan orang lain adalah tontonan mengasikan dan bahkan salah satu sumber kebahagiaan, Indonesia adalah salah satu diantaranya yang berada di barisan paling depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu, bagaimana pilunya arwah Hardjodipoero dan Drs Raden Panji Purnomo Tedjokusumo mereka berdua di jaman Revolusi dulu sering duet di corong RRI sebagai Mang Cepot dan Mang Udel, menyaksikan tontonan humor yang biadab penuh kekerasan (baik fisik maupun verbal), penghinaan, serta pelecehan terhdap profesi dan kondisi fisik adalah suatu hal yang menarik yang dapat membuat kebanyakan orang Indonesia tertawa lepas dan menikmatinya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humor seperti halnya bentuk seni, penerimaan tergantung pada demografi sosial dan berbeda dari orang ke orang. Sepanjang sejarah, komedi telah digunakan sebagai bentuk hiburan di seluruh dunia, baik di pengadilan raja Barat atau desa-desa di Timur Jauh. Kedua etiket sosial dan kecerdasan tertentu dapat ditampilkan melalui bentuk-bentuk kecerdasan dan sarkasme. Abad kedelapan belas penulis Jerman Georg Lichtenberg mengatakan bahwa “semakin banyak yang anda tahu tentang humor, semakin anda menjadi menuntut kebaikan.” Itulah kenapa pelaku humor (bukan sekedar pelawak) banyak dianggap orang cerdas karena mampu menjungkirbalikan logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Sansekerta kuno drama, Bharata Muni’s Natya Shastra didefinisikan humor (hāsyam) sebagai salah satu dari sembilan nava rasas, atau prinsip rasas (respons emosional), yang mendapat inspirasi di antara penonton dengan bhavas, yang imitasi emosi yang dilakukan para aktor. Setiap rasa dikaitkan dengan bhavas tertentu digambarkan di atas panggung. Dalam kasus humor, itu berhubungan dengan kegembiraan (hasya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah “komedi” dan “sindiran” menjadi sinonim setelah puisi Aristoteles diterjemahkan ke dalam bahasa Arab di abad pertengahan dunia Islam, di mana diuraikan di atas oleh penulis Arab dan filsuf Islam seperti Abu Bischr, muridnya Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Averroes . Karena perbedaan budaya, mereka memisahkan diri dari bahasa Yunani, setelah terjemahan Latin abad ke-12, istilah “komedi” memperoleh makna semantik baru dalam literatur Abad Pertengahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Allan Calley pernah mengungkapkan dalam bukunya Humor in The Arts bahwa Perkembangan humor di Inggris sudah terlembaga sejak abad ke-16 Pada masa tersebut, terdapat penulis dan pemain teater humor yang sering disebut pemain komedi. Komedian yang terkenal yaitu Ben Johnson, yang satu karyanya berjudul Man Out of His Humor . karya tersebut memperlihatkan dua bentuk humor yang berbeda dalam kehidupan, yaitu humor dalam kata-kata dan humor dalam tingkah laku. Abad ke-17 merupakan zaman yang sangat pesat bagi perkembangan humor di Inggris, terutama dalam hal teater komedi dan naskah humor. Teater komedi akhirnya menjadi tradisi masa selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan abad ke-18, teater humor bermetamorfosa menjadi satire. Sampai akhir abad ke-18, bentuk teater etrsebut menjadi mode di seluruh daratan Eropa. Abad ke-19, humor di Eropa menentukan bentuk baru dalam wujud komik. Abad itu ditandai dengan munculnya berbagai macam komik humor dari Jerman, yang kemudian menjadi kegemaran seluruh daratan Eropa bahkan sampai ke daratan Amerika dan Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia lawak di Indonesia, boleh dikatakan berdiri otonom dan tidak dipengaruhi oleh unsur impor, dalam tradisi lawak di Indonesia harus dilihat struktur kekuasaan sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam melihat dunia lawak kita. Ada arus utama budaya lokal yang berkembang di Indonesia. Di Indonesia, secara informal, humor juga sudah menjadi bagian dari kesenian rakyat, seperti ludruk, ketoprak, lenong, wayang kulit, wayang golek, dan sebagainya. Unsur humor di dalam kelompok kesenian menjadi unsur penunjang, bahkan menjadi unsur penentu daya tarik. Humor yang dalam istilah lainnya sering disebut dengan lawak, banyolan, dagelan, dan sebagainya, menjadi lebih terlembaga setelah Indonesia merdeka, seperti munculnya grup-grup lawak Atmonadi Cs, Kwartet Jaya, Srimulat, Surya Grup, dan lain-lain Masuknya Bing Slamet kedalam dunia lawak mendorong lahirnya jenis pelawak urban yang populer terutama dari kalangan Taman Siswa seperti : Ateng, Benyamin S, atau Edi Sud Trio EBI (Edi Sud, Bing Slamet dan Iskak), Ateng, Iskak, Bing Slamet dan Edi Sud membentuk Kwartet Jaya yang fenomenal sampai meninggalnya Bing Slamet awal tahun 70-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kemudian muncul para komedian group parodi Pancaran Sinar Petromak (PSP), Sersan Prambors., dan Warkop DKI ternyata hanya warkop yang mampu bertahan walaupun agak sedikit mengikuti selera pasar, itu dikarenakan tindakan repsesif orde baru, itu yang menyebabkan adanya perbedaan isi lawakan warkop di film dan radio, di radio lawakannya cendrung lebih provokatif terhadap orde baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca awal reformasi perkembangan dunia humor Indonesia banyak di dominasi oleh opera komedi yang sebenarnya bukanlah seni melawak yang spontan, karena keterikatannya pada teks yang sedemikian kuat. Dibarengi dengan kemunculan para “pengikut” warkop jebolan Radio SK, ajang pencarian bakat, artis yang “ganti lahan” hingga perkembangan humor dunia politik yang sebenarnya tidak terlalu laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis awal kehancuran dunia lawak Indonesia adalah mulai pudarnya pelawak-pelawak seperti Alm. Bing Slamet, Eddy Sud, S Bagyo, Ateng, Mang Udel, Kang Ibing, Abah Us Us, dan bisa disebut juga Benyamin S, lawakan mereka yang cerdas dan hampir bersih dari “penghinaan dan kekerasan” sungguh berbeda dengan pelawak dan dunia lawak Indonesia kini, gaya melawak sekarang (pelawak yang kini membanjiri layar televisi) sungguh tidak membuat lawakan itu sebagai bahan renungan dan alat kritik yang bisa membuat orang reflektif terhadap kehidupannya, gaya lawakan mereka adalah lawakan yang bercanda, menyakiti (baik hati dan fisik) lawan main, lawakan “kebun binatang” dan kemudian tidak memberikan humor-humor cerdas. Ditambah pengaruh gaya yang di tiap detik kata-katanya adalah menghina orang, merendahkan lawan main, dan menangkis kata-kata dengan mencela fisik. Ini sungguh memprihatinkan. Dan ironisnya gaya lawakan yang tidak sesuai dengan tipe mereka disuruh minggir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara gaya lawakan yang spontan, membuat orang merenung dan menyikapi kondisi sosial dengan gayanya yang cerdas sama, belum muncul. kita ingat bagaimana Krisbiantoro mampu melawak dalam bahasa Perancis, ataupun Ebet Kadarusman yang melawak berjam-jam di radio Australia dengan bahasa Inggris, Sukarno yang membuat orang terpingkal-pingkal di dalam pidatonya, Churchill yang santai dan sempat membuat anekdot sebelum mendeklarasikan perang dengan Jerman ataupun Gus Dur yang mampu menyembunyikan kesulitan-kesulitannya dalam memecahkan problem-problem sosial-keagamaannya dengan melucu, spontanitas yang cerdas, masih menjadi impian dalam dunia lawak kita yang sedang hancur lebur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekarang kita –hanya- bisa saksikan semua kelucuan yang dibuat haruslah menyengsarakan orang, yang lebih menarik ini bukan hanya terjadi di acara yang notabene temanya adalah komedi, baik acara kuis, musik bahkan acara yang menemani kaum muslim sahur dibulan ramadhan harus pakai “properti yang tidak berbahaya” untuk dapat rating tinggi maka sejahteralah komedian kita yang memang spesialis untuk dikerjain bahkan di gebukin. Semoga bangsa kita tidak termasuk bangsa yang baru merasa terhibur jika melihat orang lain menderita, jika penderitaan yang bisa membuat kita bahagia, mungkin bangsa ini akan bahagia sampai penderitaan itu habis di negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6984955767114824962?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6984955767114824962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/03/dunia-humor-kita-kini.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6984955767114824962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6984955767114824962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2010/03/dunia-humor-kita-kini.html' title='dunia humor kita, kini'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8031255945219305168</id><published>2009-12-25T09:04:00.004+07:00</published><updated>2009-12-25T09:14:36.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>Refleksi Akhir Tahun</title><content type='html'>Siapa yang paling senang dengan permainan sederhana tapi tak lekang zaman ;   &lt;br /&gt;“ciluk ba!”?&lt;br /&gt;Tutup wajah dengan kedua tangan, terus buka! Maka tertawalah dia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang dengan ngotot  mempertahankan argumentasi yang di saksikan di kotak ajaib bergambar, film kesatria, power rangers misalnya, itu robot asli padahal bagi yang sudah bangkotan tetep ngotot bilang itu hanya kostum saja, bukan dari besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang berdebar-debar  menyusuri jejak langkah mandor di  hutan pinus ujung desa ? sudah merasa berpetualang dengan gagah berani, yang kalau di tempuh Cuma beberapa menit dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang berlari-lari bahagia dan dengan riangnya serasa sudah terbang hanya karena mengikat ujung sarung dileher sehingga berlagak seperti supermen.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang kalau sedang sakit selalu bangga dikerok punggungnya padahal hanya menggunakan bawang putih! Bebas memilih makanan dari bakar lele hingga makanan-makanan ajaib lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang dengan senjata obor setiap malam saat kemarau dan habis panen pergi kesawah mengikuti warga untuk menangkap belalang dan saat musim hujan menangkap laron kemudian di masak dan menjadi lauk pendamping nasi saat sarapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang ketika bulan purnama sehabis sholat isya menyususri kebun belakang masjid untuk mencari jamur yang bisa bercahaya sambil berlarian menangkap kunang-kunang, dan protes pada orang tua karena jamur dan kunang-kunang tidak bercahaya lagi ketika akan berangkat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang kerjanya membantu memasukan bibit cabe yang sudah dicampur tanah dan kotoran kambing dalam bedeng plastik untuk di tanam,  padahal kebun punya paman, kemudian di sanjung-sanjung karena dianggap bekerja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang ikut membungkus air yang diberi warna kemudian dimasukan kulkas hingga mengeras, terus dijualin di tremos es dan di bawa ketika berangkat sekolah. Dengan harga 100 rupiah tiap batang, tapi selalu merugi karena uang penjualan es di pakai untuk beli jajanan di warung sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang bebas bermain di kebun tetangga ? dan ketika mangga masak, babas untuk mengambilnya tanpa takut diomelin pemilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang baru juara makan krupuk saat perayaan agustusan sudah merasa keren sekali ? dengan ekspresi kayak menangin trophy apa gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang terkagum-lagum ketika mendengar kisah-kisah leluhur desa, kisah nabi dan rosul ? dengerin keajaiban dan mukjizat udah langsung senyum memamerkan gigi yang masih ompong, dan berbinar-binar penuh cahaya tuh mata kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang diajak ibunya pergi ke kota ? di bawa mampir dari pasar tradisional hingga toko swalayan dan dengan bangga membawa oleh-oleh ‘perahu kotok” yang terbuat dari seng dan dijalankan dengan minyak goreng, kemudian berjingkrak kegirangan melihat perahu dari kota berjalan di atas air dan berputar mengelilingi ember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang bangun jam 4 pagi lari ke masjid, kemudian berebut untuk adzan subuh setelah itu pulang kerumah untuk tidur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang olahraganya banyak variasi dari pelataran sawah hingga di tepi sungai, bermain bola, engklek, maen petak umpet, dan bermacam permainan anak desa sambil sesekali menceburkan diri kesungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang kalau lebaran selalu jadi buah bibir di setiap rumah yang dikunjungi ? mendadak jadi seleb yang ditanya-tanyain kegiatannya. Udah kelas berapa ? berapa umurnya ? siapa namanya ? mau ini? Mau itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang sedari kecil sudah belajar jauh dari orang tua dan hidup bersama dua renta kakek dan nenek yang mengajari arti hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang lebih dahulu lancar membaca huruf hijaiyah berharokat daripada abjad A-Z dan lebih dahulu mempelajari kitab kuning gundul daripada memahami tullisan jawa kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang istirahatnyaa sambil mendengarkan kaset cerita drama hikayat petualang, tertawa bahagia menyimak KH. Zainudin MZ, suka-suka saja dengerin kisah surti dan tejo dari jamrud dan berjingkrak mendengar iwan fals dan gombloh bersenandung di radio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang setiap minggu pagi pergi ke sungai mengumpulkan batu untuk ditumpuk di samping sekolah karena sekolah tertua di desa itu semakin tergerus arus sungai hingga hampir ambruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang setiap minggu siang memulai petualangan bersama teman-teman, persiapannya cukup dengan tempat air yang terbuat dari bambu dilengkapi senjata ketapel dan pisau dapur, nyari kayu bakar sambil mancing di kolam ikan entah punya siapa kemudian langsung di bakar tanpa bumbu apapun dan minum dari air kelapa yang juga entah punya siapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang sayang-sayang belanjain duit-duit baru yang diberi sodara saat lebaran padahal hanya lembaran 100 rupiah, kemudian dimasukin celengan hingga busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang setiap memori hidupnya menikmati udara bebas dan segar, merasakan sepoi-sepoinya hembusan daun dan merasakan wanginya padi ketika mulai menguning, menyerap segarnya air sungai yang bebas di minum kapanpun tanpa perlu dimasak, berlari penuh tawa ketika tetes awan yang terkondensasi mulai menjadi bulir hujan sehabis itu merasakan harumnya tanah basah yang menusuk hidung hingga menjalar kejaringan syaraf otak, hingga album memori itu masih tersimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curigalah kalau semua yang diatas itu adalah secuil kenangan memori dari penulis ini. Curiga kalau itu semua cerita tentang kita. Kita yang masih muda beberapa tahun yang lalu. Siapapun yang pernah muda, sangat muda, anak-anak. Beberapa bagian mungkin tidak sama, tapi juga ada yang merangkai irisan kenangan yang telah ada. Yang dulu masa kecilnya di jaman-jaman Sembilan puluhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingatlah ya dengan si komo yang suka membuat macet jalan ? menahan mati bosan kalau sudah ada PON atau event olahraga yang menyerobot tayangan kartun kita. Saat adzan masih berkumandang di senja kala dari setiap stasiun televisi yang tayang mulai berhamburan pergi kemasjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu sekolah masih indah ya? Ringan perasaan tanpa dihantui UN (dulu adanya EBTA &amp; EBTANAS) yang nentuin kelulusan, NEM (Nilai Ebtanas – evluasi belajar tahap akhir nasional, kalo ga salah- Murni) masih berguna buat jadi tiket masuk ketingkat selanjutnya….. ya nggak? Enak masih karena sore hari banyak pilihan buat ngisi waktu, pergi kemasjid, main kelereng, nonton layar tancep kalo malem. Dan sejuta tawa tanpa rumus-rumus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nostalgia emang asik. Banyak hal yang mungkin telah kita temukan. Banyak titik-titik yang ternyata  menjadi garis yang mengantar kita hingga menjadi apa kita sekarang ini. Hati-hati lubang kesedihan menganga di setiap langkah yang telah terjejak, bahkan kegembiraan menjadi suatu hal yang pahit untuk dikenang karena maknanya menjadi berbeda kini. Dia yang dulu mungkin bergembira dengan kita telah tiada, dia yang dulu menjadi kesayangan orang lain, dan betapa singkatnya semua tertutup menjadi kenangan dibungkus waktu dalam kotak ingatan. Kisah yang mungkin jika kita diminta untuk menceritakannya tidak bisa membuat kita bercerita lebih dari 12 jam. Itu pun sudah banyak ‘e’nya. Semua ketakutan akan kesalahan tersimpan rapi untuk ditemui lagi nanti. Keinginan yang diiringi ketidakmampuan untuk kembali ke masa-masa itu. Seringkali mengenang semua ini, dengan prangkat foto-foto, benda &amp; barang yang mulai melapuk atau apapun yang menjadi tiket menuju terminal-terminal ingatan itu, menyita, merantaimu di tempat sekarang. Keinginan untuk melangkah mendadak hilang. Atau mungkin malah membuatmu berlari menuju kejalan kehidupan menduga-duga setiap kejutan keceriaan yang belum pernah kamu temui, karena setiap fase mempunyai momentumnya sendiri. Mempunyai rasanya sendiri, sampai yang terakhir, menutup album kehidupan. Satu cerita pendek berakhir, satu cerita pendek baru lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak dengan segala keliaran fantasinya, kebebasan imajinasinya. Anak-anak dengan semua hal-hal yang baru ditemui dan disukainya. Mendengar hal yang berbeda tanpa prasangka. Anak-anak dengan semua ketidakterkaitannya dengan waktu yang terjadwal. Anak-anak dengan semua daya tangkap dan ingatannya.&lt;br /&gt;Kembali melangkah menuju pemberhentian. Setelah lelah berjalan dan bekal habis, berhentilah dulu, mengisi lagi. Untuk kembali riang menebar senyum disepanjang jalan. Berbagi bekal dengan semua yang menghampiri. Mari kembali merasakan kekosongan bekal kita, kembalilah membaca, melangkah ke tempat pemberhentian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar lagi. Kadang kita terlalu cepat melangkah dengan bekal seadanya, hingga tanpa sadar hanya sedikit yang tersisa padahal perjalanan masih panjang. Kita tidak tahu memang kapan perjalanan ini akan selesai, inilah menariknya jalan kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kembali lagi berdiam, membaca, merenung, mengolah lagi makanan pikiran dan jiwa yang kita baru dapat lagi. Tanpa pembacaan lagi, tanpa menggali sumur lebih dalam dan menemukan mata air tambahan, ilmu yang ada pada kita berputar di tempat dan membosankan bagi yang mendengar, membaca. Padahal ilmu manusia itu setinggi-tingginya tidak akan ada artinya dengan pemilik semua ilmu, Allah azza wa jalla, dan Allah adalah Maha Pemberi, maka mintalah ilmu itu pada tempat yang tepat dengan cara yang tepat pula. Anak-anak dengan perasaan kosong dan haus hal baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali bermimpi seperti anak-anak, dimana tidak ada yang utopis untuk dibayangkan, diperjuangkan. Tapi jangan kembali menjawab cita-citamu dengan lima pilihan, presiden, pilot, supermen, jendral, doraemon ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------++++++++------------------------------------------------&lt;br /&gt;Menggugat dengan sederhana &lt;br /&gt;Dari negeri kata-kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba’da isya&lt;br /&gt;Kotak 3X4 meter yang kumuh&lt;br /&gt;yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8031255945219305168?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8031255945219305168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/12/refleksi-akhir-tahun.html#comment-form' title='65 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8031255945219305168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8031255945219305168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/12/refleksi-akhir-tahun.html' title='Refleksi Akhir Tahun'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>65</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7890344572842711148</id><published>2009-08-20T07:35:00.003+07:00</published><updated>2009-08-20T09:58:53.753+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lorong Jogja'/><title type='text'>"Pasar Kembang" dalam Kontroversi</title><content type='html'>Ada pepatah mengatakan jika ingin membangun mesjid, maka bangunlah toiletnya. jika ingin membangun kota maka bangunlah lokalisasinya (prostitusinya). pepatah yang penuh kontroversial. banyak yang mendukung, tapi tak sedikit dari kita yang menolak, bahkan mengatasnamakan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Surabaya punya Gang Dolly, Bandung punya Saritem, Semarang punya Sunan Kuning, Purwokerto punya Gang Sadar, Cilacap punya Slarang, maka Jogja punya Sarkem. Sebuah kawasan remang-remang yang banyak di datangi oleh siapa saja, terutama lelaki hidung belang, celana dalamnya juga belang-belang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta kok ga dimasukin ? mau tahu penjelasannya ? nih dia : Jakarta itu sendiri gudang prostitusi. nggak hanya satu kawasan tertentu. Tapi  setiap sudut di seluruh jalan dan gang di Jakarta merupakan tempat prostitusi. wakakakakakaka... lebay. Jadi, Jakarta itu tarafnya internasional. sedangkan kita lagi ngobrol yang taraf lokal. Nggak percaya ? baca saja Jakarta Undercover-nya Moamar Emka atau laporan beberapa majalah Jakarta tentang dunia yang kayak begituan.&lt;br /&gt;                 dimanamakah letak lokasinya ?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;                 di alam semesta&lt;br /&gt;                 tata surya&lt;br /&gt;                 bumi&lt;br /&gt;                 asia&lt;br /&gt;                 indonesia&lt;br /&gt;                 jawa&lt;br /&gt;                 DIY&lt;br /&gt;                 jogja&lt;br /&gt;                 sosrowijayan&lt;br /&gt;                 sarkem&lt;br /&gt;Nama sebuah jalan yang merupakan kependekan Pasar Kembang. Tepatnya di sebrang jalan, selatan stasiun Tugu. Dinamakan Pasar Kembang karena banyak kembangnya, janda kembang, kembang gula, kembang melati, dan kembang jantan (itu mah "kambing jantan" yang ada filmnya), he he he....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasinya masuk gang-gang kecil jika dilihat dari pinggir jalan, seperti nggak terjadi apa-apa. tapi setelah masuk kedalam lorong-lorong yang penuh "bidadari" itu maka kita akan disambut bak raja dalam sebuah kerajaan. lokasii ini tepat bagi para lelaki hidung belang. kupu-kupu malam siap melayani pelanggan atau para pendatang denagn berbagai paket hemat yang telah disediakan. mulai dari kelas ciblek (cilik-cilik betah melek) hingga paruh baya. mulai dari kelas gopek hingga ratusan ribu. Mulai dari kelas remaja hingga janda. Semua siap tersaji. kayak menu makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat, sarkem tentu sangat meresahkan banyak orang. Bahkan organisasi keagamaan "garis keras" tak jarang mengkampanyekan untuk menutup dan membakar lokasi itu. Tetapi gladiator-gladiator yang berdiri sebagai pembela keberadaan lokasi ini siap bertempur melawan mereka yang dianggap ingin menghancurkan lokasi ini. Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu sumber pendapatan pemkot berasal dari lokalosasi. Bahkan pernah ada usulan kepada Sri Sultan Hamangkubowono untuk menjadikan sarkem menjadi lokasi wisata resmi, namun di tolak mentah-mentah, walaupun sultan juga tetap "membiarkan' lokasi tersebut beroprasi. Ali Sadikin, Gubernur Jakarta pada era orde Baru, menyatakan akan memberlakukan tempat perjudian dan prostitusi sebagai pendapatan terbesar daerah ibukota DKI Jakarta. "hasilnya untuk membangun daerah perkumuhan di ibukota," kira-kira demikian ungkapan Bang Ali di Majalah Tempo. karena itu tak heran jika sarkem ikut menymbang kekayaan Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendatang yang ingin mencicipi nikmatnya kupu-kupu malam sangat beragam. Ada orang lokal, ada pula turis-turis dari mancanegara. justru salah satu ketertarikan para turis datang ke jogja karena ada pusat jajanan seks ala Asia. Sarkem adalah salah satu daya tarik bagi mereka. Jika anda pernah masuk kedalam lorong-lorong sempit itu maka anda akan mememukan beberapa selogan mirip slogan puitis ala warteg atau RM Padang,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Anda Puas, Saya Lemas&lt;br /&gt;Jika kecewa, kasih tau kami. jika puas beritahu teman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;untuk itulah istilah sarkem yang diambil dari Pasar Kembang banyak berubah makna menjadi "Pasar Kelamin" atau "Saluran Kemaluan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja nggak hanya menyediakan oleh-oleh bakpia, salak pondoh, atau gudeg saja. Tapi menyediakan ceweknya juga, hi hi hi,... Maksudnya kamu bisa berkenalan dengan cewek-cewek jogja, bro. Para lelaki hidung belang pasti sudah tahu lokasi sarkem. Tanya saja sama mereka. kalau belum tahu mereka pasti belum layak mendapat gelar S. HB alias "Sarjana Hidung Belang"". wakakakaka... Buat para lelaki hidung belang, setiap awal tahun ada wisuda S.HB. Daftar saja di sarkem. Pasti dikasih formulir pendaftarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarkem ibarat sebuah tioilet, banyak yang benci, tapi kalo sudah kebelet mereka rela antri, bahkan berani membayarnya. kita tentu sepakat, bahwa tempat pelacuran seperti ini melanggar norma. Tetapi di sisi lain, kita harus melihat bahwa pelacur juga memiliki andil yang cukup penting dalam mengurangi angka pemerkosaan. Coba bayangkan, jika para bujangan atau duda, bahakan lelaki yang sudah beristri, tidak mendapatkan pelampiasan dari pelacur, bisa jadi pemerkosaan membanjiri halaman demi halama surat kabar harian. sekalipun tempat pelacuran sudah banyak, toh pemerkosaan masih saja terjadi. Bagaimana jika tidak ada ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pelacur bernah berujar "sebagai pelacur, kami ibarat toiletnya masyarakat. kami memang kotor, tapi kami harus ada," akunya.&lt;br /&gt;"harus ada ya ?"&lt;br /&gt;"kau bayangkan, deh. sebuah rumah tanpa ruang tamu atau kamar tidur ga terlalu jadi masalah, tapi tanpa toilet sebagai tempat membuang kotoran adalah nggak mungkin."&lt;br /&gt;"kalau pelacur memiliki arti yang sangat penting, aku jadi bingung dengan Tuhan ?"&lt;br /&gt;"bingung kenapa ?"&lt;br /&gt;"kalau pelacuran itu penting sehingga manusia sulit menahannya, mengapa Tuhan melarangnya ?"&lt;br /&gt;"mungkin Tuhan suka pertunjukan drama. perlu ada pelacur sebagai pemeran antagonis."&lt;br /&gt;seperti Firaun pada zaman nabi Musa, Naambrdz zaman nabi Ibrahim, atau Abu jahal paada masa Rasulluloh Muhammad. atau mungkin seperti nasib Noordin M Top di Indonesia pada masa sekarang ini. Pemeran antagonis selalu ada dalam sebuah sistem kehidupan suka atau tidak itulah kenyataan yang kita hadapi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah cerita yang kadang tak masuk akal, lokasi seperti ini akan tetap menjadi situs yang akan selalu dihinggapi kumbang kemanapun perginya. Karena nafsu seks tak pernah mengenal kata "sabar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada beberapa puisi yang saya sadur, puisi dari W.S Rendra (pelacur-pelacur kota jakarta) dan Ridho "bukan" rhoma (duh, sarkem) akan menutup postingan saya kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;W.S Rendra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pelacur-pelacur kota jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saudari-saudariku, bersatulah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ambilah galah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kibarkan kutang-kutangmu di ujungnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;araklah keliling kota&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebagai panji-panji yang telah mereka nodai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kini giliranmu menuntut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;katakanlah kepada mereka :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengusulkan mengganyang pelacuran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanpa menganjurkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengawini para bekas pelacur adalah omong kosong,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pelacur-pelacur kota jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saudari-saudariku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jangan melulu keder pada lelaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan mudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalian bisa telanjangi kaum palsu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;naikan tarifmu dua kali lipat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan mereka akan kelabakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mogoklah satu bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan mereka akan puyeng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lalu mereka akan berzina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan istri saudaramu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ridho "bukan" rhoma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh, sarkem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh sarkem,..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jogja siang kota pelajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;malam kota pelacur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau saksi bisu atas itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lokasi lainnya menjadi bukti penguat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;salon plus-plus, panti pijat esek-esek, telaga biru...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ciblek hingga paruh baya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gopek hingga ratusan ribu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;remaja hingga janda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;semua siap tersaji di sana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh, sarkem...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau dibenci, tapi selalu dicari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau dikucilkan, tapi selalu diinginkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau dihina, tapi diam-diam dipuja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau ingin dihancurkan, tapi tak sedikit yang mempertahankan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau ibalat toilet di pasar umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;banyak orang yang benci baumu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;namun secara sembunya-sembunyi mereka rela antri dan membayarmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;remaja, mahasiswa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jejaka, duda, kakek tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;buruh, bos, pengusaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;semua rindu padamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh, sarkem...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kaulah salah satu pendapatan kota&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengalahkan lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mereka tak sadar itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kupu-kupu lugu itu sungguh kasihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mereka hanya korban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tak jjarang dari mereka yang ingin keluar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tapi mereka selalu dinanti si hidung belang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dari kumpulan kutang yang hilang (wakakakakak, ga nyambung)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh, sarkem...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebegitu nistanya dikau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan di atas banyak disadur dari buku "Jogja edan, bro" dan tidak dimaksudkan untuk mendeskreditkan atau menyerang siapapun, itu hanya sebuah tulisan sedikit dari sebuah realita yang ada di sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7890344572842711148?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7890344572842711148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/08/pasar-kembang-dalam-kontroversi.html#comment-form' title='58 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7890344572842711148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7890344572842711148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/08/pasar-kembang-dalam-kontroversi.html' title='&quot;Pasar Kembang&quot; dalam Kontroversi'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>58</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-4818929076738382952</id><published>2009-07-17T20:38:00.000+07:00</published><updated>2009-07-17T20:41:51.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>ANALISIS BAHAN PELEDAK (BOM) DI JAKARTA</title><content type='html'>Tepat satu bulan menjelang peringatan hari proklamasi, Jum’at, 17 juli 2009 antara pukul 06.45-07.00 terjadi dua ledakan dahsyat yang mengguncang Indonesia terutama Jakarta. Akan banyak dampak buruk yang di hasilkan selama beberapa waktu kedepan. Pertanyaan yang berkecamuk di antara kita, mungkin , kenapa ada orang kejam yang tega meledakan bom ?, siapa pelakunya ?, apa tujuannya ?, setelah itu apa dampaknya ? dan mungkin yang jarang terlintas di fikiran banyak orang apa bahan peledak yang di gunakan ?, nah pertanyaan terakhir inilah yang akan coba saya analisis, sekali lagi saya tegaskan ini hanya anlisis atau perkiraan sementara, karena saya belum mengetahui secara pasti jenis bom tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya masuk dalam analisa saya maka saya akan coba definisikan apa itu bahan peledak, Pengelompokan bahan peledak secara ilmiah berdasarkan komposisi senyawa kimia, Pengelompokkan Bahan peledak menurut kegunaannya, Pengelompokan bahan peledak menurut jenis bahan baku dan/atau bahan setengah jadi berdasarkan sifat “explosive” nya, Pengelompokkan bahan peledak berdasarkan lingkungan penggunaannya, Karena tanpa definisi kita tidak akan bisa menyusun konsep maupun kesimpulan.&lt;span class="fullpost"&gt; "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan peledak adalah suatu bahan atau zat yang berbentuk padat, cair, gas atau campuran yang apabila dikenai suatu aksi berupa panas, benturan atau gesekan akan berubah secara kimiawi menjadi zat-zat lain yang sebagian besar atau seluruhnya berbentuk gas dan perubahan tersebut berlangsung dalam waktu yang sangat singkat, disertai efek panas dan tekanan yang sangat tinggi. Hal inilah yang menyebabkan mengapa sesuatu, baik itu manusia maupun benda akan hancur jika terkena ledakan, karena panas yang tinggi disertai dengan tekanan yang maha dahsyat “bersatu” dan melakukan suatu “aksi” dalam waktu yang sangat cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelompokan bahan peledak secara ilmiah berdasarkan komposisi senyawa kimia dibagi atas bahan peledak senyawa murni (tunggal) dan bahan peledak campuran.&lt;br /&gt;Bahan peledak senyawa murni (tunggal), dikelompokkan atas 2 kelompok yaitu bahan peledak murni (Primary Explosive) dan bahan peledak kuat (High Explosive).&lt;br /&gt;Yang termasuk bahan peledak utama (Primary Explosive). adalah : Mercury fulminat, Timbal azida, Sianurat triazia (CTA). Diazodinitrofenol (DDNP), Tetrasen, Heksametilendiamin peroksida (HMTD).&lt;br /&gt;Yang termasuk bahan peledak kuat (high Explosive) adalah : Nitrometan, Dinitromentan, Trinitrometan atau Nitroform, Tetranitrometan, Nitrobenzen (NB), Dinitrobenzen, Trinitrobenzen, Mononitrotoluen (MNT), Dinitrotoluen (DNT), Trinitrotoulen (TNT), Dinitro-m-Xylen (DNX), Trinito-M-Xylen (TNX), Mononitronaftalen (MNN), Dinitrofenol, Trinitrofenol, Ammonium pitrat, Trinitro-m-kresol, Trinitroanisol (TNA), Trinifenentol (TNP), Trinitroanilin, Tetranitroanilin, heksanitrofenilamin, Heksanitro azobenzen, Heksanitridifenilsulfit, Metil nitrat, Etil nitrat, Etilen glikol mononitrat, Etilen gloikol dinitrat (EGDN), Dietilen glikol dinitrat (DEGN), Propilen-1, Butilen-1, Gliserol mononitrat, Gliserol dinitrat, Gliserol trinitrat, Nitrogliserin (NG). Kloroidrin dinitrat, Digliserol tetranitrat, Ritritol tetraitrat, Pentaeritritol tetranitrat (PETN), Mannitol heksanitrat (HMN), Dipentaeritritol heksanitrat (Dipen), Nitroselulosa (NG), Nitroamilum, Nitroamin, Metil nitramin, Dimetilnitramin, Etildnitramin (EDNA), Nitroguanidin, Nitrodietanolamin dinitrat (DINA), Tetranitro-N-Metilamin (Tetril), Trinitro-1, Tetranitro-1, Ammonium nitrat, Guanidin nitrat, Urea nitrat, ammonium klorat Ammonium perklorat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan peledak campuran. Bahan peledak campuran banyak digunakan karena memiliki keuntungan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan bahan peledak tunggal. Bahan peledak campuran ini dikelompokkan atas bahan peledak kuat (High Explosive) dan bahan peledak lemah (Low Explosive).&lt;br /&gt;Bahan peledak kuat (High Explosive). Bahan peledak kuat berupa campuran ini banyak digunakan baik dalam bidang militer maupun sipil (komersial) dengan tujuan sebagai penghancur. Tergolong bahan peledak kuat disini adalah : Amatol, Ammona, Amonium Nitrat Fuel Oil (ANFO), Siklotol, Dinamit, Oktol, Pentolit, Pikratol, Torpeks, Tritoal, Bom plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan peledak lemah (Low Explosive). Bahan peledak lemah bukan merupakan bahan peledak penghancur, tetapi digunakan sebagai bahan isian pendorong pada amunisi. Bahan pendorong ini dikenal jua dengan nama Propelan. Yang tergolong propelan ini antara lain : Bubuk hitam (black powder), Bubuk tak berasap (smokeless powder), Bahan pendorong roket (rocket propellantas), Bahan pendorong cair (liquid propelant).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelompokkan Bahan peledak menurut kegunaannya ada lima kelas/kategori meliputi :&lt;br /&gt;Bahan peledak “Blasting” dan / atau “Bursting”. Bahan peledak “Blasting” yaitu bahan peledak yang digunakan untuk pertambangan, konstruksi dan sejenisnya. Sedangkan bahan peledak Bursting adalah bahan peledak yang digunakan dalam sistem senjata, seperti bom, granat, kepala ledak dan sejenisnya. Bahan peledak “blasting” dan/atau “Bursting” tersebut terdiri dari 5 (lima) tipe :&lt;br /&gt;Tipe A. Berupa nitrat organic cair (seperti Nitrogliserin) atau campurannya dengan satu atau lebih bahan-bahan sebagai berikut : Nitrocellulose, Ammonium Nitrat anorganik lainnya, derivativ nitroaromatik atau bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti serbuk kayu (“wood meal”) dan serbuk Aluminium.&lt;br /&gt;Tipe B. Terdiri dari dua jenis :&lt;br /&gt;Campuran Ammonium Nitrat atau Nitrat Anorganik dengan TNT dan/tanpa “Ingredient” lain seperti serbuk kayu (“wood meal”) atau serbuk Aluminium, serta tidak me-ngandung Nitrogliserin atau cairan nitrat/klorat organik sejenisnya.&lt;br /&gt;Campuran Ammonium Nitrat atau nitrat anorganik dengan bahan yang mudah terbakar serta tidak mengandung Nitrogliserin atau cairan nitrat/klorat organik sejenisnya.&lt;br /&gt;TipeC. Campuran Kalium/Natrium Klorat atau Kalium/Natrium/Ammonium Perklorat dengan derivativ nitroorganik atau bahan yang mudah terbakar, seperti serbuk kayu (wood meal”), serbuk Aluminium atau Hidrokarbon, serta tidak meng-andung Nitrogliserin atau cairan nitrat organic sejenisnya.&lt;br /&gt;Tipe D. Campuran senyawa nitrat organik dengan bahan yang mudah terbakar, seperti Hidrokarbon dan serbuk Aluminium, serta tidak mengandung Nitrogliserin, cairan nitrat/klorat organik sejenisnya atau Ammonium Nitrat.&lt;br /&gt;Tipe E. Campuran/larutan air (sebagai “ingredient” pokok) dengan sejumlah banyak Ammonium Nitrat atau oksidator lainya seta dapat mengandung derivativ nitro (seperti TNT), Hidrokarbon atau Serbuk Aluminium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan peladak “Catridge” yaitu bahan peledak sejenis bahan peledak “Blasting” atau “Bursting” yang dipergunakan sebagai pembentuk “Metal Projectil” yang berkemampuan tambus/potong.&lt;br /&gt;Bahan peledak “Propellant”, yaitu bahan peledak yang dipergunakan sebagai pembetuk gas pendorong dalam peluru senjata atau motor roket.&lt;br /&gt;Bahan peledak “Fuse”, yaitu bahan peledak yang dipergunakan sebagai “pemula” suatu rangkaian proses peledakan, baik secara penyalaan/deflagrasi maupun secara detonasi.&lt;br /&gt;Bahan peledak “Pyrotechnic”, yaitu bahan peledak yang dipergunakan sebagai pembentuk panas, gas, warna dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelompokan bahan peledak menurut jenis bahan baku dan/atau bahan setengah jadi berdasarkan sifat “explosive” nya, seperti : Blasting Gelatine (Master Mix), Nitro Glycerine (NG), Nitro Glycol (DEGN), Nitro Cellulose (NC) dengan N-content lebih dari 12,6 %, PETN Black Powder, Emulsion Matrix (Emulsion Base), Mercury Fulminate, Lead Azide, DDNP, Lead Styphnate, Tetracece dan sejenisnya.&lt;br /&gt;Pengelompokkan bahan peledak berdasarkan lingkungan penggunaannya yaitu bahan peledak militer dan bahan peledak komersial.&lt;br /&gt;Bahan peledak militer.&lt;br /&gt;Karakteristik/Spesifikasi. Bahan peledak militer harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain :&lt;br /&gt;Harus memiliki daya hancur yang dahsyat (very brissant).&lt;br /&gt;Tidak peka terhadap pukulan atau tumbukan.&lt;br /&gt;Tidak mudah terbakar.&lt;br /&gt;Dapat disimpan dengan stabil.&lt;br /&gt;Tidak menyerap air.&lt;br /&gt;Tidak reaktif terhadap logam.&lt;br /&gt;Dapat dibuat dengan cepat.&lt;br /&gt;Macam bahan peledak militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isian Utama (Main Charges): TNT, RDX, PTEN, TATP/Triacetontriperoksida, Tetryl, Asam Pikrat, Amatol, Tritonal, Pentolite, Tetrytol, Pikratol, Amonal, Ednatol, Explosive D, Composition B, HMK, Haleite, PBX, C-4, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;Isian Pendorong (Propellants)&lt;br /&gt;1. Nitro Glycerine Based, seperti : Single Base Propellants ,Double Base Propellants (Ball Powder), Triple Base Propellants, Extruded Impregnated Propellants (EIP), Composite Modified Cast Double Based (CMCDB), Elastomeric Modified Cast Double Based (EMCDB), Crosslinked Cast Double Based (XLCBD), dan sejenisnya.&lt;br /&gt;2. Composite, seperti : Hydroxyl Terminated Poly Butadieene (HTPB), Carboxyl Terminated Poly Butadiene (CTPB), Glycidyl Azide Polymer (GAP), Poly Urethane, Poly Sulfide dan sejenisnya.&lt;br /&gt;Kegunaan. Untuk latihan dan operasi militer, destruksi / demolition.&lt;br /&gt;Perizinan bahan peledak militer diatur khusus oleh Dephan dan instansi terkait&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan peledak komersial.&lt;br /&gt;Karakteristik/spesifikasi. Bahan peledak komersial harus memiliki beberapa persyaratan antara lain :&lt;br /&gt;Peka terhadap suatu reaksi : panas, getaran, gesekan atau benturan.&lt;br /&gt;Mempunyai kecepatan detonasi teertentu (high dan low explosive).&lt;br /&gt;Memiliki daya tahan air (water resistance) terbatas.&lt;br /&gt;Dapat disimpan dengan stabil.&lt;br /&gt;Menghasilkan gas-gas hasil peledak, yaitu : gas dalam bentuk molekul lebih stabil&lt;br /&gt;Memerlukan stemming/penyumbatan dalam penggunaannya.&lt;br /&gt;Macam bahan peledak komersial, adalah semua jenis :&lt;br /&gt;Dinamit, yang dikenal dengan nama “Nitro Glycerine Based Explosives”, Blasting Agents (ANFO)&lt;br /&gt;“Water Based Explosives” (slurry, Watergel, Emulsion Explosives).&lt;br /&gt;Bahan peledak pembantu “(Blasting Accessories)” seperti Primer (Booster), Detonator, Sumbu Api, Sumbu Peledak, MS Connector (Detonating Relay), Igniter, Igniter Cord, Connector dan sejenisnya.&lt;br /&gt;Shaped Charges seperti RDX, HMX, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaannya:&lt;br /&gt;Pekerjaan tambang yaitu untuk melepaskan batuan dari batuan induknya antara lain : batu bara, emas, tembaga, aspal industri semen, industri batu belah, industri batu kapur, dan sebagainya serta untuk operasi penambangan minyak dan gas bumi.&lt;br /&gt;Pekerjaan umum diantaranya, untuk pembuatan jalan raya, pembuatan jalan kereta api, pembuatan lapangan terbang, pembuatan terowongan, pembuatan waduk dan irigasi, untuk pekerjaan tambang, pembersihan pelabuhan, penghancuran kepal bekas, pengancuran bangunan tua. Pengguanan lain yang berka-itan untuk keperluan peledakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bersama melakukan hipotesis apa jenis bahan dan dari mana pelaku mendapatkan bahan baku bom tersebut.&lt;br /&gt;Hipotesis ini kita mulai dari pertanyaan sederhana, “dari mana pelaku mendapatkan bahan baku membuat bom ?” di Indonesia berdasarkan lingkungan penggunaannya di bagi menjadi dua yaitu militer dan komersil, saya berfikiran positif bahwa pelaku tidak mendapatkan bahan ini dari lingkungan militer, berarti pelaku mendapatkan bahan secara komersial kemungkinan di dapat secara illegal. Salah satu karakteristik/spesifikasi bahan peledak komersial adalah Menghasilkan gas-gas hasil peledak, yaitu : gas dalam bentuk molekul lebih stabil, ini saya lihat dari ledakan dari CCTV yang di siarkan di TVONE, bisa di lihat saat terjadi ledakan gas putih langsung menyembur, memang bisa jadi ini debu tapi jika di perhatikan lebih jauh ledakan ini menghasilkan asap putih (saya perkirakan gas) yang cukup lama membumbung tinggi. Yang kedua ciri yang sering di dapat dari bahan peledak komersil memerlukan stemming/penyumbatan dalam penggunaannya, dan hal inilah yang menyebabkan mengapa banyak bom teror dilakukan dengan cara bunuh diri, dimana dalam melakukan peledakan pemicunya harus diledakan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dari kesimpulan asal bahan maka dapat dipastikan bahan komersial, sehingga identifikasi asal bahan baku ledakan dapat dipersempit. Begitu juga dengan tingkat daya ledaknya bom ini termasuk high explosive, maka kita persempit lagi analisa kita menjadi bahan komersial yang mempunyai daya ledak tinggi dan yang perlu diperhatikan bom ini berbeda dengan JW. Mariott yang pertama yang menyebabkan kebakaran bom ini tidak menimbulkan api dalam ledakannya, sehingga bukan termasuk tipe A, tipe b, dan tipe c, seperti jenis/tipe bom yang saya tulis di atas. jadi hampir tidak mungkin bahan ini berupa black powder karena black powder termasuk low exsplosive dan perkiraan C-4 juga hampir gugur karena setahu saya C-4 hanya di gunakan untuk militer. Jadi hipotesis dan perkiraan saya bahan baku dari bom atau ledakan yang terjadi di Jakarta antara lain, Amonium Nitrat Fuel Oil (ANFO), Bom plastik, Dinamit. Ada juga Bahan peledak pembantu “(Blasting Accessories)” seperti Primer (Booster), Detonator, Sumbu Api, Sumbu Peledak, MS Connector (Detonating Relay), Igniter, Igniter Cord, Connector dan sejenisnya. Shaped Charges seperti RDX, HMX, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;Sekali lagi kesimpulan yang saya buat hanyalah hipotesis awal dari analisa dan informasi yang sangat minim, untuk pastinya tentu kita menunggu hasil identifikasi tim puslabfor polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang ingin saya tekankan dan hampir tidak pernah dibahas di media yaitu penelusuran asal muasal bahan peledak, jadi kita tidak hanya melakukan penangkapan teroris atau pengamanan di sekitar kita tapi yang paling harus di perhatikan sebenarnya peredaran bahan peledak itu sendiri. Bisa di istilahkan tidak hanya koki dan masakan yang harus di perhatikan tapi juga bahan makanan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan peledak merupakan bahan yang sangat berbahaya dan perlu diawasi sejak dari pengadaan, pengangkutan, penyimpanan, penggunaan sampai dengan pemusnahannya. Oleh karena itu, sistem pembinaan dan pengawasannya harus tepat dan ketat, sehingga dapat diperkecil kemungkinan untuk bisa disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sebagai Dual Munition agent, di satu sisi bahan peledak bermanfaat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan nasional, namun akan sangat berbahaya apabila disalahgunakan terutama untuk kepentingan kegiatan terrorism. Sesuai Undang-undang Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan, maka pengawasan dan pengendalian terhadap pengelolaan bahan peledak dilaksanakan secara terko-ordinasi terpadu antar instansi dan dikoordinasikan oleh Dephan. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa kepemilikan secara ilegal bahan peledak oleh non state actor terutama untuk kegiatan terorisme dan separatisme akan berbahaya dan mengancan ke-amanan nasional maka diperlukan suatu pendekatan pengamanan khusus terhadap bahan peledak. Dan kita tidak bisa menutup mata apa yang terjadi sejak bom pertama di halaman parkir BEI sampai terakhir bom yang meledak di mega kuningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita doakan bersama supaya korban meninggal dunia mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan yang Maha Esa, dan bagi korban luka supaya cepat sembuh, dan mari kita berdoa bersama supaya kejadian di Jakarta 17 juli 2009 adalah aksi terorisme terakhir di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : (dengan perubahan)&lt;br /&gt;Bahan Kimia Terpadu, BPPIT Dephan, 1999.&lt;br /&gt;Chemical Explosive, http://newton.dep.anl.gov/askasci/chem99/chem99390.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aziz Abdul Ngashim&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-4818929076738382952?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/4818929076738382952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/07/analisis-bahan-peledak-bom-di-jakarta.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4818929076738382952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4818929076738382952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/07/analisis-bahan-peledak-bom-di-jakarta.html' title='ANALISIS BAHAN PELEDAK (BOM) DI JAKARTA'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2342704063115124530</id><published>2009-04-15T16:54:00.003+07:00</published><updated>2009-04-15T17:12:34.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>salam semua</title><content type='html'>haduh capeknya, seminggu ujian pusing, ga ada yang bisa padahal belum belajar....&lt;br /&gt;belum lagi proyek bikin film buat memperingati hari bumi eh di tambah tugas dari BEM KM buat listing jaringan sama ngurusin web belum beres, dan lain-lain yang bikin ga bsa tidur padahal urusan kampus seperi laporan sama tugas aja masih terbengkalai....hufh..&lt;br /&gt;postingan kali ini ga akan membahas masalah yang rumit atau berbagi ilmu dan esai, tapi karena pingin enjoy,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mengajak teman-teman blogger untuk berdoa demi kedamaian indonesia yang semakin kisruh, dulu para politikus itu rame-rame berbicara atas nama rakyat atau wong cilik atau atas nama bangsa, dan sampai sekarang saya masih bingung rakyat yang mana yang mereka bela tau bangsa siapa yang sedang di bicarakan atau mungkin hak siapa yang sedang mereka bela ? hak rakyat untuk memilih atau hak mereka untuk di pilih ???&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; "&lt;br /&gt;siapa itu wong cilik ?&lt;br /&gt;tukang sapu jalanan, petani, nelayan, tukang tambal ban, buruh, tukang cukur, kuli bangunan atau siapa ?&lt;br /&gt;mereka yang di angga wong cilik bagi saya adalah orang besar yang menjalani hidup dengan penuh ketabahan, mereka lebih berjiwa besar menerima nasib di pilih sebagai kaum marjinal dengan ikhlas daripada orang-orang yang bersuara tentang nama mereka tapi tak pernah ikhlas mengalami kekalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah-wah kq jadi bahas politik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oia, saya lupa beberapa waktu yang lalu banyak teman-teman yang mengajak bertukar link, tapi karena kemarin saya sedang lumayan padat jadwalnya jadi maaf lum sempet merespon,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah itu di bawah gubuk tetangga ada beberapa link teman-teman, jika ada yang merasa linknya belum tercantum silahkan tulis di coment di bawah nanti saya cantumkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oceh.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENTING ada yang tahu cara mengelola web yang menggunakan hosting CPanel versi lama ???&lt;br /&gt;kalo ada yang bisa tolongin yaw.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari menjalin persahabatan&lt;br /&gt;dengan cinta&lt;br /&gt;menggeser tapal batas dunia,&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2342704063115124530?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2342704063115124530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/04/salam-semua.html#comment-form' title='21 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2342704063115124530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2342704063115124530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/04/salam-semua.html' title='salam semua'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3538027134374677892</id><published>2009-03-31T01:25:00.008+07:00</published><updated>2011-06-17T14:05:41.036+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='petualangan'/><title type='text'>pendakian merapi</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319055947396865666" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SdEVM90E3oI/AAAAAAAAAK4/yN4wUppj8hc/s320/DSC06362.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319054017524503410" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SdETcoepk3I/AAAAAAAAAKw/UI8CtbR1_Mo/s320/DSC06353.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319052343759303202" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SdER7NN7ciI/AAAAAAAAAKo/kGUSjHiMqZ8/s320/DSC06273.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319050700731291410" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SdEQbkdhlxI/AAAAAAAAAKg/cIl9dDUYosI/s320/DSC06270.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;div class="pagination"&gt;jump to page:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html"&gt;&amp;lt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/foto-futsal.html"&gt;1&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html"&gt;2&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/pendakian-merapi.html" style="border-color: #c90000; color: #c90000;"&gt;3&lt;/a&gt; &lt;span class="null"&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3538027134374677892?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3538027134374677892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/pendakian-merapi.html#comment-form' title='27 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3538027134374677892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3538027134374677892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/pendakian-merapi.html' title='pendakian merapi'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SdEVM90E3oI/AAAAAAAAAK4/yN4wUppj8hc/s72-c/DSC06362.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2942729098329387118</id><published>2009-03-02T18:47:00.003+07:00</published><updated>2009-03-02T19:14:18.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senyum'/><title type='text'>Menjelaskan Politik pada anak-anak</title><content type='html'>Ada seorang anak SD mendapat tugas dai gurunya, tugsnya adalah "Jelaskan apa itu politik...?" karena bingung dia bertanya pada ayahnya, "Papi, apa itu politik...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat pertanyaan itu, si ayah juga bingung, bagaimana caranya menjelaskan politik pada anak berumur 7 tahun. Akhirnya si ayah mendapat ide, dan dia berkata, "politik itu ibarat rumah tangga, sebagai contoh, rumah kita." melihat anaknya bingung, si ayah mencoba menjelaskannya.&lt;span class="fullpost"&gt; "Ayah, sebagai kepala rumah tangga, memimpin anggota rumah ini, dan bekerja mencari nafkah untuk keluarga, maka bisa disebut sebagai pemimpin pemerintahan. Ibu, sebagai ibu rumah tangga, yang tugasnya mengurus rumah dan mengatur anggaran belanja kita, dan melayani semua kebutuhan kamu, maka di sebut sebagai wakil rakyat. Kamu, kata si ayah pada anaknya, karena semua kebutuhan kamu disediakan oleh ibu maka kamu disebut sebagai rakyat. baby-sister, yang menjaga kamu dan adik kamu, karena dia bekerja pada kita, maka kita sebut sebagai kaum pekerja. Dan adik kamu yang masih bayi itu, kita sebut sebagai masa depan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penjelasan itu, si anak jadi semakin bingung, dan si ayah bisa memahami hal itu, dan berkata, "Begini, sekarang kamu pergi tidur, kamu pikirkan apa yang papi jelaskan tadi sebelum kamu tidur..." dan si anak pun mengikuti permintaan ayahnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah malam si anak terbangun dari tidurnya, karena dia mendengar adiknya menangis, dan dia pergi ke kamar adiknya, lalu menemukan adiknya dengan popok penuh kotoran, kemudian dia pergi ke kamar orang tuanya dan menemukan ibunya sedang tidur lelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak ingin membangunkan ibunya, lalu dia pergi ke kamar baby-sisternya, sebelum dia mengetuk pintu kamar baby-sisternya itu, dia mendengar ada suara-suara. kemudian dia mengintip melalui lubang kunci, ternyata dia melihat ayahnya berada di dalam kamar bersama baby-sisternya, karena dia takut ketahuan ayahnya, diam-diam dia kembali ke kamarnya dan kembali tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keesokan harinya ketika sedang sarapan, si ayah berkata kepada anaknya, "Bagaimana, sudah kau pikirkan apa itu politik ?, sekarang coba kamu jelaskan dengan kalimat kamu sendiri !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan si anak pun dengan bangganya berkata, "POLITIK ITU ADALAH SUATU KEADAAN, DI MANA PEMIMPIN PEMERINTAHAN MEMERAS KAUM PEKERJA, WAKIL RAKYAT TIDAK TAHU, RAKYAT TAK BERDAYA DAN MEMBIARKANNYA, DAN MASA DEPAN PENUH DENGAN KOTORAN."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2942729098329387118?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2942729098329387118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/menjelaskan-politik-pada-anak-anak.html#comment-form' title='74 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2942729098329387118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2942729098329387118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/menjelaskan-politik-pada-anak-anak.html' title='Menjelaskan Politik pada anak-anak'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>74</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5046553419491387141</id><published>2009-02-01T16:00:00.003+07:00</published><updated>2009-02-01T17:21:28.394+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia kampus'/><title type='text'>Makna Sebuah Gelar</title><content type='html'>Di Indonesia makna sebuah gelar seperti menjadi sebuah kewajiban yang harus menempel pada sebuah "do'a" yang telah diberika orang tua ketika anak manusia lahir. Gelar adalah sebuah kewajiban bagi mereka yang memiliki jabatan atau seorang berharta yang ingin kelihatan lebih terhormat, bagi mereka yang tak sempat mempunyai gelar tentu mereka akan membelinya. Gelar adalah label yang tidak boleh tidak harus di sebutkan atau di tuliskan mengikuti nama lahir di setiap situasi dan kondisi, karena itu bisa menunjukan "kasta" seseorang dalam masayarakat dan lingkungannya. Melihat kondisi sekarang ini hampir setiap institusi baik itu pendidikan maupun bukan dengan senang hati akan memberikan gelar kepada seseorang, dan dapat diyakini gelar itu tidaklah "gratis". Kita melihat hampir semua caleg, pejabat dan tokoh masyarakat dipastikan memiliki gelar, dari gelar berbau keagamaan seperti "HAJI" sampai gelar prestisius di bidang pendidikan seperti "PROFESOR".&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetangga saya pernah bilang, bahwa gelar itu mahal dan tak ada gelar yang gratis, dan banyak orang tak rela jika sudah mengeluarkan uang banyak tapi berakhir tanpa gelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa gelar yang begitu laris manis di tanah ibu pertiwi ini yaitu gelar "HAJI", mungkin hampir 97% orang-orang yang pernah naik haji di Indonesia akan menempelkan huruf "H" di depan namanya, dan akan tersinggung jika "label" itu tak di sebutkan ketika menyebutkan nama sang pak haji.&lt;br /&gt;kenapa orang begitu tak rela jika sudah pernah naik haji tapi orang tak menyebutnya pak haji ???&lt;br /&gt;jawabannya sederhana, karena haji itu mahal, ini masuk akal karena biaya berangkat naik haji di indonesia adalah yang PALING MAHAL di dunia. jadi "gelar haji itu mahal". sehingga di pedesaan pak haji bukan hanya seorang yang ilmu agamanya tinggi tapi juga menandakan orang itu termasuk berharta. padahal gelar haji tak pernah mencerminkan tingkat keimanan  seseorang, gelar itu seperti sebuh gelar "pasaran" sehingga seorang bupati, gubernur, bahkan presiden pun, menempelkanhuruf "H" d depan namanya. pertanyaannya adalah, adakah seseorang yang pernah haji tak mau di panggil "pak haji"....???? perlu di catatat gelar ini HANYA ada di indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelar lain yang banyak di sandang di Indonesia adalah gelar dari bidang akademis, seperti prof, DR, SPd, dr, dll.....&lt;br /&gt;dulu sebelum milenium gelar di bidang akademis lebih singkat seperti "Drs" mencerminkan keilmuan teori atau "Ir" yang mencerminkan teknik. Label ini biasanya di letakan di depan nama. Tapi gelar ini banyak di gugat karena tidak mencerminkan kemampuan seseorang di bidangnya. sehingga muncul banyak gelar yang di keluarkan berbagai disiplin ilmu tertentu di kampus, seperti "SH" untuk sarjana hukum, "Ssi" untuk yang berhubungan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;Anehnya dalam masalah gelar inipun salah dalam penulisan, coba lihat kenjangan "Ssi" sarjana science, saya yakin sebodoh-bodohnya orang tau itu gabungan 2 bahasa, kenapa tidak Sip (sarjana ilmu pengetahuan), orang itu ingin kelihatan internasonal, padahal terlihat rancu dari tata bahasa.&lt;br /&gt;sehingga banyak pelesetan untuk gelar gelar akademis seperti Ssi (sarjana sok intelek), Spd (sarjana pak d(g)uru), atau Amd (ahli manipulasi data).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin tinggi gelar maka akan semakin banyak pula label yang menempel di namanya, sehingga terlihat lebih panjang geelar daripada namanya, contohnya rektor tempat saya kuliah itu bernama Prof Ir Sudjarwadi MEng PhD (UGM), atau nama Prof.Dr.Mochtar Kusumaatmadja, S.H.,LL.M. (Emeritus) pengajar di unpad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi biarlah orang bahagia dengan gelar yang di miliki atau yang tengah di kejarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mungkin termasuk anak manusia yang tengah mengejar gelar, sehingga saya kadang lupa apa yang sedang saya cari gelar atau ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang masih membuat saya penasaran, adakah dari para pemilik gelar prestisius itu menghayati falsafah ilmu padi, adakah profesor atau KH, rela di tuliskan namanya tanpa embel-embel gelar ???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5046553419491387141?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5046553419491387141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/02/makna-sebuah-gelar.html#comment-form' title='49 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5046553419491387141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5046553419491387141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/02/makna-sebuah-gelar.html' title='Makna Sebuah Gelar'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>49</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-9410880983783786</id><published>2009-01-09T13:50:00.004+07:00</published><updated>2009-01-09T14:48:01.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>Apakah Tahun Cahaya Itu...?????</title><content type='html'>Tahun cahaya adalah cara mengukur jarak. Sebenarnya devinisi ini aneh karena &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tahun cahaya&lt;/span&gt; memuat kata&lt;span style="font-style: italic;"&gt; tahun&lt;/span&gt; yang biasanya digunakan untuk sataun waktu. Walaupun begitu, tahun cahaya digunakan untuk mengukur jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita biasanya menggunakan ukuran inchi/kaki/mil/atau centimeter/meter/kilometer untuk mengukur jarak. Hali itu tergantung dimanakita bertempat tinggal. Kita tahu panjang satu meter,  satu kilometer,  satu  mil, atau satu inchi, karena kita sudah terbiasa dan sering menggunakannya. Hal ini menarik karena menambah pengetahuan manusia tentang jarak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SWcAHIjwo8I/AAAAAAAAAKA/9tUKrHwFqHI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 141px; height: 102px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SWcAHIjwo8I/AAAAAAAAAKA/9tUKrHwFqHI/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289196409926493122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena para astronom menggunakan teleskop untuk melihat bintang-bintang, persoalan menjadi lain karena jaraknya sangat jauh.  Sebagai contoh bintang trdekat dari bumi (selain matahari kita) kira-kira 24.000.000.000.000mil atau 39.000.000.000.000 km. Bintang ini adalah bintang yang terdekat. Bebearpa bintang yanglain bermiliyar-miliyar kali lebih jauh. Ketika kita mulai berbicara tentang jarak yang jauh,mil atau kilometer bukanmerupakan satuan jarak yang praktis untuk digunakan karena angka-angkanya sangat besar. Tidak seorangpun ingin menulis atu berbicara tentang angka-angka yang terdiri atas 20 angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, untuk mengukur jarak yang sangat jauh, orang menggunakan kesatuan yang disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tahun cahaya&lt;/span&gt;. Cahaya melaju pada kecepatan 186.000 mil per detik atau 300.000 km per detik. Untuk itu satu detik cahaya sama dengan 186.000 mil atau 300.000 km. Tahun cahaya adalah jarak yang di tempuh cahaya dalam satu tahun atau :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;300.000 km/deik X 60 detik/menit X 60menit/jam X 24 jam/hari X 365 hari/tahun = 9.460.800.000.000 km/tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun cahay sama dengan 9.460.800.000.000 km atau 5.865.696.000.000.  Jarak yang sangat jauh ! Menggunakan satu tahun cahaya sebagai pengukur jarak memiliki keuntungan yang lain,  yaitu membantu menentukanusia. Misalnya, satu bintang jaraknya 1 juta tahun cahaya, berarti cahaya dari bintang telah berjalan dengan kecepatan cahaya untuk mencapai kita. Untuk itu, cahaya bintang membutuhkan satu juta tahun untuk sampai ke sini, dan cahaya yang kita lihat adalah cahaya yang diciptakan bintang satu juta tahun yang lalu. Jadi, bintang yang kita lihat pada saat ini adalah bentuk bintang 1 juta tahun yang lalu, bukan bentuk bintang pada saat ini.  Denag cara yang sama,kira-kira matahari 8 menit cahaya jauhnya. Jika matahari tiba-tiba meledak pada saat ini, kita tidak akan mengetahuinya selama 8 menit karena itu adalah waktu yang diperlukan sinar ledakan untik sampai di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nanodetik&lt;/span&gt; cahay adalah jarak yang ditempuh cahaya selama sepermiliyar detik, yaitu kira-kira 30 centimeter. Radar menggunakan cara ini untukmengukur seberapa jauh suatu benda seperti pesawat. Antene radar mengirimkan getaran radio pendek, kemudian menmunggu gema pesawat tersebut atau objek yang lain. Sementara menunggu, radar menghitung jumlah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nanodetik&lt;/span&gt;  yang lewat. Gelombang radio berjalan pada kecepatan cahaya. Jadi, jumlah&lt;span style="font-style: italic;"&gt; nanodetik&lt;/span&gt; yang di bagi 2 memberitahukan unit radar seberapa jauh jarak suatu objek.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-9410880983783786?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/9410880983783786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/01/apakah-tahun-cahaya-itu.html#comment-form' title='40 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/9410880983783786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/9410880983783786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/01/apakah-tahun-cahaya-itu.html' title='Apakah Tahun Cahaya Itu...?????'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SWcAHIjwo8I/AAAAAAAAAKA/9tUKrHwFqHI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>40</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5373472404872216051</id><published>2009-01-02T11:03:00.005+07:00</published><updated>2009-01-09T14:46:12.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>menengok tahun 2008 &amp; 1429, menatap 2009 &amp; 1430</title><content type='html'>melihat kebelakang ternyata begitu menyakitkan, mencoba untuk mengenang masa-masa di mana saya begitu bangga dengan apa yang saya capai. menjadi merasa begitu terhormat ketika memasuki tahun 2008 dengan segudang harapan yang dipikul dan ratusan tujuan hidup yang beredar dalam otak walau sebatas mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mencoba melihat sisi negatif dari sebuah permasalahan selalu menimbulkan keteganagn berlebih, dan ketika menatap sisi positifnya yang di peroleh adalah sebuah rasa acuh dalam sebuah perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2008 seperti sebuah perode terburuk dalam rantai perjalanan hidupku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hampir tak ada suatu perbuatan yang dapat aku banggakan pada siapapun, bahkan aku tidak bisa membanggakan diriku di depan kecoak yang berkelairan di kamarku.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi sebuah kebanggaan yang dapat aku pamerkan di depan keluarga terutama kedua orang tuaku,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku seperti mengkhianati kepercayaan 2 orang yang paling kucintai yaitu ayah dan ibuku, dua orang yang selalu mempercayaiku bahkan ketika beliau berdua tahu semua perbuatanku yang tak patuh, orang tuaku selalu memberi apa yang aku minta tapi aku bahkan tak pernah bisa membuat mereka tersenym bangga padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rentetan hari yang sudah terlalui di tahun yang lampau hanya menyisakan kepediah hati, aku harus membayarnya........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi dengan apa...????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bahkan tak memiliki apapun....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;no one,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku harap aku bisa melupakan kebodohanku di tahun lalu, mencoba untuk lebih baik....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih baik...?!?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apanya yang lebih baik...????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan aku tak tahu apa yang harus di perbaiki,,,,&lt;br /&gt;aku mungkin orang bodoh yang tak tahu dirinya bodoh,....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak memiliki plan yang harus akau kerjakan&lt;br /&gt;tak memiliki visi apa yang akan aku dahulukan&lt;br /&gt;untuk di perbaiki......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia apa aku ini......????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada 2 perbuatan yang sangat aku sesali di tahun lalu&lt;br /&gt;pertama, aku telah berjanji uktuk berubah tapi aku tak  pernah berubah menjadi lebih baik bahkan menjadi semakin memburuk&lt;br /&gt;kedua, aku tahu apa yang aku lakukan salah tapi aku selalu melakukan perbautan tersebut tanpa rasa bersalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak, bu.... maafkan anakmu yang tak pernah bisa membuatmu bangga&lt;br /&gt;adiku.... maafkan kakak yang selalu membuatmu sedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat.... maafkan diriku yang selalu membuat kalian susah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan maafkan hambamu yang tak pernah mengingatmu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat tahun baru,&lt;br /&gt;semoga tahun ini menjadi pondasi hidupku di masa datang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5373472404872216051?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5373472404872216051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/01/menengok-tahun-2008-1429-menatap-2009.html#comment-form' title='40 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5373472404872216051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5373472404872216051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2009/01/menengok-tahun-2008-1429-menatap-2009.html' title='menengok tahun 2008 &amp; 1429, menatap 2009 &amp; 1430'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>40</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6805892983239472703</id><published>2008-12-07T12:54:00.003+07:00</published><updated>2008-12-07T14:01:29.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Qurban Di Kotaku dan Di Kampungku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari terakhir ini ketika saya mau ataupun pulang dari kampus, banyak sepanduk dan selebaran bertuliskan tentang qurban terpampang di jalan-jalan di jogja terutama di wilayah pemukiman dekat kost-kostan saya. Bukan ucapan selamat Idul Ad'ha yang tertulis pada sepanduk tersebut, tapi sepanduk dari penyedia jasa qurban. Isi sepanduk dan selebaran itu beragam, intinya berisi tentang promosi hewan yang dibuat semenarik mungkin -iklannya tidak kalah menarik di banding promosi caleg-. Tapi yang membuat saya heran dan tidak ada di kampung saya adalah adanya beberapa sepanduk yang tidak hanya menawarkan hewan qurban, tapi pihak penyedia jasa hewan qurban bersedia mengambil uang langsung dari konsumen. mudahnya begini, &lt;span class="fullpost"&gt; konsumen tinggal SMS alamat rumahnya, terus sang penyedia hewan kurban siap datang ke rumah konsumen untuk negosiasi. Setelah negosiasi selesai maka orang yang mau berkurban tinggal menyerahkan uang saja, urusan beres. sehingga orang yang akan berkurban tidak tahu atau bahkan mungkin tidak perlu tahu seperti apa hewan kurbannya. Begitu mudahnya urusan Qurban di kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan di kampung saya,&lt;br /&gt;Di kampung saya tidak ada sistem seperti itu (mungkin karena tidak ada signal tel. seluler), orang yang akan berkurban biasanya membeli hewan kurban untuk Idul Ad'ha dari tetangga yang memiliki mungkin kalau kurang cocok biasanya tetangga saya akan mencari hewan ke pasar di kota. pembeli pun bisa leluasa memilih hewan sesuai dengan keinginannya bukan jual beli buta, tanpa barang. Ketika pagi hari Takbir berkumandang menandakan di akan dimulainya sholat Idul Ad'ha orang yang akan berkurban bersama keluarganya berangka kemasjid dengan membawa hewan qurban masing-masing. Tidak ada rasa malu, bahkan mereka bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setali tiga uang dengan mudahnya membeli hewan qurban, pembagian hewan kurban juga tidak terlalu memakan banyak waktu, setelah hewan di sembelih dan di potong tak berapa lama para kaum duafa yang harusnya menerima daging qurban, malahan mengambil. Konotasi menerima dan mengambil jelaslah berbeda. Orang mengambil adalah "datang ke-", sedangkan menerima tetap beriam di tempat menunggu ada yang mengantarkan. kalau tidak percaya liat saja di Masjid Istiqlal, orang sampai harus "bertarung" hanya demi seonggok daging, tengok pula beberapa masjid di Jogja, kaum duafalah yang harus berebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sungguh bertolak belakang dengan sistem pemabagian hewan qurban di tempat saya, di kampung saya hewan qurban setelah di potong akan dibagikan kerumah-rumah warga oleh panitia sukarela (panitia yg penting pulang dapet kepala atau ceker), yang bertugas membagikan dengan berputar-putar kampung adalah para remaja. Biasanya setelah semuanya beres (menjelang dzuhur jg dah slese), para ukarelawan akan makan bersama dengan segala macam isi perut hewan qurban (usus dkk)  yang telah di masak oleh para ibu-ibu. setelah dzuhur mereka mulai membereskan dan membersihkan tempat yang tadi digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kehidupan didesa sangat menyenangkan, apalagi ketika akan bahkan pada saat ada acara besar, baik itu hari raya agama atau hari kemerdekaan, suasana desa saya selalu semarak bukan hanya pada saat kegiatan tapi juga pra kegiatan karena warga bergotong royong secara sukarela. Hal yang tak pernah saya lihat ketika saya menjadi siswa SMA di PWT dan apalagi ketika "jabatan" saya sudah meningkat menjadi mahasiswa di Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah benar, hidup di kota itu sulit, saya pikir mungkin terlalu mudah....&lt;br /&gt;tapi kemudahan itu bagi saya tak memiliki makna.........&lt;br /&gt;atau boleh saya bilang kemudahan yang hampa.......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6805892983239472703?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6805892983239472703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/12/qurban-di-kotaku-dan-di-kampungku.html#comment-form' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6805892983239472703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6805892983239472703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/12/qurban-di-kotaku-dan-di-kampungku.html' title='Qurban Di Kotaku dan Di Kampungku'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-1449730555640821142</id><published>2008-11-28T14:57:00.004+07:00</published><updated>2008-11-28T15:47:16.081+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='internasional'/><title type='text'>Serangan Teroris di Mumbai, India</title><content type='html'>Waktu pertama denger ada serangan terori di india dari TV saya setengah tak percaya, serangan itu seperti Film Hollywod amerika. Sangat rapih dan terencana, menyerang 10 objek vital di mumbai, India. Diantaranya 2 Hotel ternama Taj hotel dan Oberoi, belum lagi serangan di stasiun tersibuk di Mumbai. Ini nyata bukan Filem karya Bollywood.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya kira bukan hanya saya yang terkejut, dunia pun terkejut, seperti waktu mendengar tragedi WTC 9/11, yang masih menjadi misteri hingga sekarang. serangan teror yang sangat di khawatirkan terjadi di Indonesia pasca hukuman mati Amrozi CS, justru terjadi di India. memang negara ini salah satu negara yang rentan konflik sosial keagamaan. kenapa india ? india bukanlah pendukung invasi Amerika dan sekutunya ke Timur Tengah. negara yang terkenal dengan tarian inipun bukanlah negara yang senang dengan militer, bahkan negara terbesar di asia selatan ini lebih senang bicara ekonomi dan industri daripada mengomentari masalah keamanan. Kenapa bukan Amerika atau Inggris bahkan Australia yang di serang ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar dalam serangan yang berhasil menewaskan 125 (catatan terakhir detik.com) ini mencari warga berpaspor Amerika dan Inggris, tapi yang aneh tuntutan mereka justru tak ada hubungannya dengan kedua negara tersebut, yang menjadi tujuan dari teroris yang menamakan dirinya mujaheed decan ini adalah ketidaksukaan mereka akan prilaku militer india terhadap muslim di wilayah khasmir. jadi menurut konfirmasi terkahir yang saya dengar tujuan mereka bersifat lokal, tapi kembali yang menjadi pertanyaan saya kenapa mereka mengejar pemilik paspor Amerika dan Inggris ??? kenapa bukan pejabat pemerintah india ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan yang masuk Teroris ini termasuk sanagt luar biasa dan menakjubkan,bukannya saya memuji apa yang mereka lakukan, justru saya sangat mengecam tindakan para teroris itu. yang menakjubkaan itu maksudnya keberhasilan mereka mengasasai 10 titik vital di mumbai dalam waktu kurang dari 24 jam dan melakukan penyandraan, bukanlah aksi teroris amatir. bahkan dalam berita terakhir yang saya peroleh. Dalam salah satu kontak senjata dengan polisi India mereka berhasil menewaskan 16 polisi india bahkan termasuk kepala khusus divisi anti teror india walalupun pihak teoris harus merelakan 6 anggotanya meregang nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih mencengangkan para teroris itu masih berusia muda sekitar umur 20-30an. Siapa sebenarnya otak dibalik serangan ini ???. India sudah menganggap serangan ini sebagai serangan terhadap negara dan akan memberi balasan setimpal terhadap para teroris. Indeks saham di India turun drastis karena kota pusat perekonomian India tersebut lumpuh total seperti kota mati. tak ada orang berani keluar, semua kegiatan pelayanan umum (kecuali rumah sakit) lumpuh total, kantor pemerintahan tutup, sekolah-sekolah libur. Bahkan tempat lari terakhir yaitu bandara pun lumpuh, tidak ada penerbangan dari dan menuju mumbai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar itu dukungan terhadap Pemerintah India mengalir begitu deras termasuk Presiden RI yang ikut cengecam serangan tersebut, dukungan dari dunia luar juga di barengi kecaman terhadap para teroris. Bahkan pihak maskapai penerbangan Australia siap memberikan tumpangan gratis bagi para korban. beda dengan Australia negara maniak perang, Amerika malah menyiapkan FBI (pernyataan resmi G.W. Bush), untuk membantu India, yang kemudian di tolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga serangan tak berprikemanusiaan itu tidak menjadi inspirasi bagi kelompok lain untuk ikut memperkeruh suasana dunia yang sudah keruh karena badai krisis ekonomi global yang melanda. saya ikut prihatin ata kejadian itu dan semoga parakorban dan keluarga korban di beri ketabahan oleh Yang Maha Kuasa. Amien.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-1449730555640821142?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/1449730555640821142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/serangan-teroris-di-mumbai-india.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1449730555640821142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1449730555640821142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/serangan-teroris-di-mumbai-india.html' title='Serangan Teroris di Mumbai, India'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3135596563037687014</id><published>2008-11-25T19:39:00.002+07:00</published><updated>2008-11-25T19:56:44.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>Cara Membuat Bom</title><content type='html'>pernahkah anda membayangkan membuat bom itu sangat mudah ???&lt;br /&gt;bahkan anda dapat membuatnya lebih dari 10 kali dalam satu hari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses sederahana itu dapat anda lakukan dirumah anda&lt;br /&gt;pertama-tama anda harus menyiapkan bahan-bahan kimia utama seperti oksiogen, yang memiliki kadar nitrogen tinggi, untuk membuatnya lebih canggih andan bisa memperbanyak unsur hidrogen sulfida &amp; merkaptan.Kedua senyawa ini mengandung sulfur belerang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama-tama, kamu makan makanan yang berbau tajam, misal: bangke tikus, ee' kucing (nggak lah!). makan duren, petai, jengkol, dan kawan-kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kedua, setelah kamu makan itu semua, tiriskan beberapa saat (kurang lebih 2jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketiga, setelah 2jam, di dalam perut kamu akan mengeluarkan reaksi asam yang sangat berbahaya... perut kamu akan bergejolak, itu adalah tanda2 BOM siap dilepaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke empat, Pilih sasaran target pengeboman. misal : guru kamu, adek kamu, atau pacar kamu (dosa tanggung sendiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke lima, arahkan meriam kamu ke wajah target pengeboman kamu (angkat bokong kamu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke enam, Tembakkan dengan sekuat tenaga!! caranya, lepaskan tekanan yang maha dasyat dari perut, dan pusatkan kekuatan ke bokong kamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIJAMIN, target pasti langsung tidur selamanya....&lt;br /&gt;ampuh 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-selamat mencoba-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang ini serius,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seperti kita ketahui, proses pencernaan dan penyerapan makanan terjadi dalam usus halus. Makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh akan dibuang ke usus besar (kolon). Sisa-sisa makanan yang ada dalam usus besar ini merupakan makanan bagi bakteri penghuni usus. Di dalam usus besar ini pula terjadi proses fermentasi yang antara lain membentuk sejumlah gas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada proses tersebut, bisa dimaklumi bila jenis makanan yang dikonsumsi menentukan produksi gas dalam usus. Semakin banyak seseorang mengonsumsi jenis makanan yang tidak dapat dicerna, semakin meningkat pula proses fermentasi oleh bakteri. Akibatnya, produksi gas pun mengalami peningkatan. Jenis gas yang diproduksi dalam usus antara lain karbondioksida (CO2), hidrogen (H2) dan metan. Kendati ada pula sumber gas dalam usus yang berasal dari udara luar, seperti nitrogen (N2) dan oksigen (O2). Udara luar ini dapat ikut tertelan akibat aktivitas makan yang tidak benar. Yakni kebiasaan mengunyah permen karet, pemasangan gigi palsu yang kurang tepat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AROMA TAK SEDAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya tidak semua kentut mengeluarkan bau tak sedap. Angin yang satu ini bisa menjadi bau akibat adanya proses pembusukan oleh metabolisme bakteri di usus besar. Bau tak sedap yang mungkin timbul bisa juga berupa bau asam akibat mengonsumsi makanan yang tidak sesuai kemampuan organ pencernaannya. Selain itu, makanan berbau tajam, seperti petai, durian nangka dan cempedak juga dapat menyebabkan kentut berbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kentut yang tidak berbau lazimnya terdiri atas 5 komponen gas, yakni gas nitrogen, oksigen, hidrogen, metan dan karbondioksida. Kelima gas inilah yang merupakan porsi terbesar dalam kentut. Sedangkan kentut yang bau umumnya merupakan campuran gas-gas yang berbau, seperti skatol, indol, hidrogen sulfida, dan asam lemak rantai pendek. Gas-gas ini walaupun terdapat dalam jumlah kecil mampu menimbulkan bau yang menusuk hidung.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3135596563037687014?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3135596563037687014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/cara-membuat-bom.html#comment-form' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3135596563037687014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3135596563037687014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/cara-membuat-bom.html' title='Cara Membuat Bom'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5260995696418192176</id><published>2008-11-18T20:13:00.002+07:00</published><updated>2008-11-18T20:17:45.613+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>Suara Hati Iblis</title><content type='html'>dulu, aku ini makhluk yang paling tinggi derajatnya di sorga. aku lah azazil. aku sangat taat menyembah Tuhan, yang paling taat malah. sampai Tuhan bermaksud menciptakan khalifah di bumi bernama adam. malaekat protes karena katanya makhluk ini hanya akan merusak bumi. apa-apaan malaekat itu, kok berani mempertanyakan keputusan Tuhan. lihatlah aku yang patuh ini, Tuhan itu segalanya... malaekat!&lt;span class="fullpost"&gt; jadilah adam dan aku patuh. Tuhan bertitah lain, sujudlah pada adam!!! apa-apaan ini, kepalaku hanya aku tundukkan pada Tuhan! adam bukan Tuhan, lantas aku menolak. karena itu Tuhan memberi aku julukan, iblis. ga ada masalah kalau itu memang kemauan Tuhan. anehnya malaekat nurut saja sujud pada adam??? mikir dong malaekat, bukankah adam itu khalifah di bumi, dan sekarang ini kita di sorga... malaekat! disini aku lah yang paling tinggi derajatnya. Tuhan kemudian memberi instruksi supaya aku masuk ke neraka, aku patuh. aku teringat bahwa adam salah tempat, adam itu khalifah di bumi kok tinggal di sorga. maka aku dengan sepengetahuan Tuhan membuat adam diturunkan ke muka bumi. berhasil. adam ternyata merengek-rengek menolak instruksi Tuhan, masak makhluk seperti itu pantas aku bersujud kepadanya. tidak, tidak sekali pun aku sudi sujud pada makhluk yang berani menolak keputusan Tuhan. aku lantas diperintah menggoda anak-cucu adam sampai kiamat datang, dan aku selalu patuh. anak-cucu adam yang diperintah menyembah Tuhan malah banyak yang ingkar, kafir. apa-apaan manusia itu. wahai anak-cucu adam, tugasku mengajakmu ke neraka dan tugasmu menolak ajakanku. ikuti jejakku, patuhi Tuhan. jangan kafir! khalifah kok kayak githu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata-kata di atas bukanlah pembelaan terhadap Iblis, melainkan sebuah sindirin kepada manusia itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5260995696418192176?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5260995696418192176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/suara-hati-iblis.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5260995696418192176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5260995696418192176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/suara-hati-iblis.html' title='Suara Hati Iblis'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-9071607840560475770</id><published>2008-11-18T20:01:00.003+07:00</published><updated>2008-11-18T20:05:21.349+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi dan puisi'/><title type='text'>Ibu, Seperti apa Pria Sejati</title><content type='html'>Seorang remaja pria bertanya pada ibunya: Ibu, ceritakan padaku tentang pria sejati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibu tersenyum dan menjawab...&lt;span class="fullpost"&gt; pria Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah...   Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia mengahdapi lika-liku kehidupan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Quran, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....setelah itu, ia kembali bertanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu, Ibu ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibu memberinya buku dan berkata.... "Pelajari tenteng dia..." ia pun mengambil buku itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MUHAMMAD", judul buku yang tertulis di buku itu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-9071607840560475770?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/9071607840560475770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/ibu-seperti-apa-pria-sejati.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/9071607840560475770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/9071607840560475770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/ibu-seperti-apa-pria-sejati.html' title='Ibu, Seperti apa Pria Sejati'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-4048988315063245530</id><published>2008-11-15T11:58:00.003+07:00</published><updated>2008-11-15T12:32:20.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia kampus'/><title type='text'>Pendidikan Moral di Kampus</title><content type='html'>pernahkah anda berfikir, kenapa pendidikan moral di kampus "hanya" diberikan jatah 4 SKS ??? itupun sudah dibagi dalam dua mata kuliah yaitu pancasila dan agama,,,, (untuk jurusan-jurusan yang umum khususnya eksak).....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan matakuliah itupun hanya sebagai mata kuliah tambahan dan/atau pilihan, padahal jika anda bertanya pada semua orang "pendidikan apa yang paling penting saat ini ?" maka sebagian besar penjawab anak menjawab pendidikan moral. kenapa ? saat ini masalah besar yang sedang dihadapi bangsa ini adalah degradasi moral masyarakatnya, sekarang sebagian orang tidak perlu berfikir halal atau haram, boleh atau tidak, sesuai norma atau melanggar, bagi mereka semua itu tidaklah penting. yang penting kenyang atau tidak , mati atau hidup ???&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali pada masalah moral dikampus, bahkan mungkin disemua level satuan pendidikan, pendidikan moral atau keagamaan bahkan kalaupun kesemuanya digabung tidak akan menghasilkan 10% dari jumlah keseluruhan matakuliah atau pelajaran (pengecualian untuk sekolah berbasis agama). ada apa sebenarnya dengan pendidikan kita ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentu kita tidak usah kaget melihat para pejabat korupsi atau bahkan para kiyai dan seleberiti berlomba untuk jadi politisi supaya bisa mendapatkan kursi. karena toh mereka berjalan dalam satuan pendidikan yang membuncitkan pendidikan moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan sederhana&lt;br /&gt;mana yang lebih diperlukan ilmu matematika atau ilmu agama ?&lt;br /&gt;maka kita akan menemukan mayoritas jawaban keduanya sama pentingnya karena saling melengkapi atau mungkin akan menjawab ilmu agama karena akan berguna juga untuk akhirat. okelah kita ambil jawabanyang pertama bahwa keduanya penting, maka akan timbul pertanyaan kedua,"kalau keduanya penting kenapa ilmu agama dan ilmu matematika memiliki kuota yang berbeda dalam pengajarannya ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu pertanyaan yang akan membuat depdiknas dan depag,berada dalam kondisi dilema.&lt;br /&gt;menurut anda apa jawaban kedua depertemen tersebut,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan hal inipun membuat saya bingung sendiri sebagai mahasiswa....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-4048988315063245530?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/4048988315063245530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/pendidikan-moral-di-kampus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4048988315063245530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4048988315063245530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/pendidikan-moral-di-kampus.html' title='Pendidikan Moral di Kampus'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5880785421115178508</id><published>2008-11-14T17:49:00.001+07:00</published><updated>2008-11-14T17:50:53.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>Jujur, bohong atau tolol</title><content type='html'>Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “man kaana yu’minu billahi wal yaumil aakhir, fal yaqul khairan au liyasmut?” (Barang siapa sudah beriman kepada Allah dan ahri akhir, hendaklah berkata yang baik atau setidaknya diam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bicara dan diam ada tempatnya masing-masing. Diam pada saat harus bicara, sama buruknya dengan bicara pada saat harus diam. "&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya kita memang harus tahu kapan kita mesti diam dan kapan mesti bicara. Kalau tidak, salah-salah bisa celaka. Antara lain karena kita diam pada saat harus bicara, maka kemungkaran pun akan terus berlangsung dan menyebabkan kerusakan negeri yang sangat parah. Namun sebaliknya, seringkali diam justru jauh lebih bermanfaat ketimbang bicara. Bahkan tidak jarang justru menimbulkan bencana, tidak hanya bagi orang yang bersangkutan, tapi juga kepada orang-orang lain. Perkelahian, bahkan peperangan bisa terjadi akibat omongan yang salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, di majelis penguasa yang agung, ketika semua orang yang hadir angkat bicara, dan umumnya memuji-muji sang penguasa, seorang arif yang ikut hadir dalam majelis itu hanya diam saja. Sehingga akhirnya sang penguasa pun bertanya,”Mengapa dari tadi kau diam saja, tidak ikut bicara seperti yang lain ?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang arif itu menjawab,”Aku dari tadi diam, karena sedang mempertimbangkan dua hal yang sama-sama berat. Apakah aku akan bicara bohong seperti mereka untuk menyenangkan anda, atau bicara jujur dan membahayakan diri saya sendiri.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak menasehati kita, kalau kita akan bicara sebaiknya difikirkan dulu, agar bicara kita tidak menimbulkan hal-hal yang negatif. Tapi orang tolol biasanya malas berfikir, karena itu lebih dianjurkan untuk diam saja.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5880785421115178508?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5880785421115178508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/jujur-bohong-atau-tolol.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5880785421115178508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5880785421115178508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/jujur-bohong-atau-tolol.html' title='Jujur, bohong atau tolol'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6400003768610525770</id><published>2008-11-14T17:46:00.003+07:00</published><updated>2008-11-15T19:42:25.370+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senyum'/><title type='text'>Ustadz Pimpin Upacara</title><content type='html'>Ada seorang Ustadz yang juga pengurus Syuriyah NU menjadi komandan upacara. upacara kemerdekaan 17 agustus.sebagaimana biasa, setiap awal upacara dilakukan pasti ada prosesi pelaporan kesiapan peserta upacara kepada inspektur upacara.&lt;br /&gt;Dengan lantang sang ustadz yang menjadi komandan upacara melapor."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"lapor,seluruh peleton dan Kompi  siap melaksanakan upacara...!!"lapornya dengan tegas,maklum mantan ketua Ranting Banser di desanya&lt;br /&gt;Laporan itu kontan dijawab inspektur upacara dengan tegas juga&lt;br /&gt;"kerjakan.....!!"&lt;br /&gt;Komandan menyahuti "InsyaAllah...!!"&lt;br /&gt;Inspektur Upacara menyahut "Alhamdulillah"&lt;br /&gt;para peserta upacara dengan kompak menyahuti "Aminnnn.!!"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6400003768610525770?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6400003768610525770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/uatadz-pimpin-upacara.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6400003768610525770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6400003768610525770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/uatadz-pimpin-upacara.html' title='Ustadz Pimpin Upacara'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7576342120865703053</id><published>2008-11-14T17:37:00.003+07:00</published><updated>2008-11-14T17:44:45.175+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Dakwah dengan Amar Ma'ruf perlukah Nahi Munkar ?</title><content type='html'>Mungkin bangsa kita adalah bangsa yang –paling tidak termasuk-- paling suka bikin istilah dan sekaligus mengacaukan istilah-istilah. Ada istilah-istilah yang sudah lazim dikacaukan menjadi tidak lazim dan sebaliknya yang tak lazim dilazim-lazimkan. Dan tidak jarang orang mempergunakan istilah tanpa mengerti maknanya, hanya karena ikut-ikutan sesuatu yang sudah populer sebagai istilah. Latah mungkin memang sudah menjadi salah satu perangai bangsa ini."&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang lucu. Ada tiga orang berdebat mengenai politik; yang satu pengertiannya tentang politik adalah A, yang satu mengartikan politik sebagai B, sementara bagi yang satunya lagi, politik ialah C. Maka perdebatan mereka pun ngalor-ngidul (seperti debat kusir yang juga entah dari mana istilah itu berasal) tidak karuan juntrungnya. Begitu juga halnya dengan istilah-istilah populer yang lain seperti agama, Islam, jihad, pemerintah, negara, nasionalis, Yahudi, zeonis, pruralisme, sekuler, liberal, syareat, ulama, teror, dakwah, amar makruf nahi munkar, dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi hal itu --untuk yang suka bikin istilah-- terjadi karena kebiasaan suka pamer dan bergaya. Sedangkan bagi yang latah, mungkin karena kemalasan orang untuk melakukan tahqieq, menengok definisi, atau sekedar merunut maknanya. (Menganggap hal itu tidak penting; karena sejatinya yang penting hanyalah: kehendak dan pendapatnya sendiri). Dan hal seperti itu terus berlangsung, meskipun orang sudah melihat sendiri akibat buruk dari kerancuan istilah tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ambil contoh dua istilah (saja) yang sudah populer digunakan: dakwah dan amar makruf (wan nahi ‘anil munkar). Kedua istilah ini sama-sama populer dan hampir setiap orang Islam –bahkan juga yang tidak—pernah mengucapkan atau mendengarkannya. Namun umumnya ya hanya mengucapkan dan mendengarkan. Seperti halnya ketika mengucapkan atau mendengarkan istilah politik, misalnya, orang tidak merasa perlu lagi melakukan tahqieq tentang pengertian dakwah dan amar makruf itu. Seolah-olah hal itu sudah ma’lumun fiddiini bidh-dharuurah, sesuatu yang sudah sangat dimengerti maknanya oleh semua orang. Padahal melihat sikap-sikap mereka yang mempergunakan –dan dalam kaitan-- istilah-istilah itu, menunjukkan kepada kita bahwa mereka mempunyai pengertian yang lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda sudi meluangkan waktu, marilah kita coba melakukan tahqieq terhadap kedua istilah itu. Dakwah dan amar makruf itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah, seperti halnya banyak lafal yang berasal dari bahasa Arab, ketika masuk dalam perbendaharaan bahasa kita, mengalami pergeseran-pergeseran makna yang pada gilirannya juga berpengaruh kepada perilaku. Dakwah biasanya diartikan seruan dan propaganda. Dalam bahasa aslinya semula, dakwah mempunyai makna mengajak, memanggil, mengundang, meminta, memohon…Pendek kata makna-makna yang mengandung nuansa ‘halus’ dan ‘santun’. Sebagai istilah, dakwah yang kemudian dianggap sudah jelas maknanya ini, wallahu a’lam bish-shawab, tentunya bermula dari firman Allah seperti dalam Q. 16:125. “Ajaklah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan mau’idzah hasanah (lafal-lafal yang ditulis miring, seperti diketahui, juga sudah menjadi istilah yang populer di kita) dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik…” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah; dalam ayat itu perintah ‘Ud’u, Ajaklah tidak disertai maf’ul bih atau objeknya seperti lazimnya fiil muta’addie. Para mufassir, biasanya ‘mengisi’ objeknya dengan an-naas, manusia (Jadi, “Ajaklah manusia ke jalan Tuhanmu …dst”). Saya sendiri menganggap penambahan tafsir dengan objek berupa an-naas, manusia, itu kok tidak perlu. Sebab kata-kata “ke jalan Tuhanmu” sudah cukup menjelaskan siapa yang disuruh Allah ajak. Logikanya tentu –wallahu a’lam—yang diajak adalah mereka yang belum di “jalan Tuhan”. Karena mengajak orang yang belum di jalan Tuhan, maka –lagi-lagi wallahu a’lam—mesti dilakukan dengan hikmah dan mau’idzah hasanah. Kalau pun harus berbantah, mesti dengan cara yang lebih bagus dari lawan berbantah. Dan perintah ini dilaksanakan dengan sangat sempurna oleh Rasulullah saw. Dengan lembut dan penuh kasih, dengan bijaksana dan nasihat yang baik, Rasulullah mengajak mereka yang belum berada di jalan Allah. Bila perlu berbantahan, Rasulullah saw bersikap sangat santun. Hasilnya, dakwah beliau diterima dan orang-orang yang semula belum di jalan Allah pun berbondong-bondong menuju ke dan berjalan di jalanNya. Perintah ini juga dengan baik dilaksanakan oleh penerusnya; termasuk para wali, Wali Songo. (Bila penduduk negeri ini kemudian mayoritas berjalan di jalanNya, pastilah tidak terlepas dari dakwah mereka yang sesuai dengan arahan Quran itu). Bandingkanlah dengan dakwah masa kini yang nota bene hanya lebih kepada mereka yang sebenarnya sudah berada di jalan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amar makruf, berbeda dengan dakwah, bukan sekedar ajakan, tapi perintah; sebagaimana nahi adalah larangan, bukan sekedar himbauan. Amar makruf nahi munkar, adalah ciri komunitas kaum beriman (Baca misalnya, Q. 3: 110; 9: 71; dlsb). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ciri, ia sama sebanding dengan rahmatan lil ‘aalamien. Artinya –paling tidak menurut pemahaman saya—amar makruf nahi munkar itu tidak lain merupakan manivestasi atau pengejawentahan dari kasih sayang. Mengasihi dan menyayangi maka mengamar-makruf-nahi-munkari. Muslim yang mukmin yang melakukan amar-makruf nahi-munkar, ibarat dokter yang mengobati pasiennya karena ingin menyembuhkan. Dokter yang baik akan berusaha mengenali pasiennya dan mencari cara penyembuhan yang paling meringankan pasiennya. Jika harus memberi obat, sedapat mungkin mencarikan obat yang sesuai dengan pasiennya. Bila si pasien tidak mau disuntik atau tidak harus disuntik, sang dokter akan memberikan obat. Ini pun bila obat itu pahit, dipilihkan yang terbungkus kapsul, agar si pasien tidak merasakan pahitnya. Kalau pun terpaksa harus melakukan operasi, dokter tidak begitu saja membedah pasiennya, namun bermusyawarah dulu dengan keluarga si pasien. Karena dokter mengobati pasien, sebagaimana mukmin yang mengamar-makruf-nahi-munkari saudaranya, didasarkan kepada kasih sayang kemanusiaan. Bukan berdasarkan kebencian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang ber-amar-makruf-nahi(‘anil)munkar oleh dan dengan penuh kebencian, sebagaimana mereka yang berdakwah secara kasar dan provokatif, kiranya perlu meneliti diri mereka lagi. Apakah mereka melakukan itu atas dorongan ghirah keagamaan ataukah atas dorongan nafsu dan kepentingan lain. Atau mereka perlu lebih memperdalam pemahaman terhadap agama mereka, ajaran-ajaran, dan istilah-istilahnya. Jika tidak, disangkanya mendapatkan ridha Allah, alih-alih malah mendapatkan murkaNya. Nau’udzu billah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : gusmus.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7576342120865703053?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7576342120865703053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/dakwah-dengan-amar-maruf-perlukah-nahi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7576342120865703053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7576342120865703053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/dakwah-dengan-amar-maruf-perlukah-nahi.html' title='Dakwah dengan Amar Ma&apos;ruf perlukah Nahi Munkar ?'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7563433403306194907</id><published>2008-11-14T17:19:00.002+07:00</published><updated>2008-11-14T17:32:37.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Berdoa, Ala Indonesia</title><content type='html'>pernahkah anda berdoa ??&lt;br /&gt;saya yakin pertanyaan ini akan dijawab iya oleh hampir seluruh umat beragama termasuk orang indonesia, ya 99 % (tak ada kemungkinan yang 100%) orang akan manjawab "iya". lebih tepatnya "sering", bahkan mungkin bagi sebagian orang ada yang kerjanya hanya berdoa...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa saja yang Anda baca dalam berdo’a? Ataukah permohonan apa sajak yang biasa Anda panjatkan? Mohon selamat? Rezeki? Masuk surga? Dihindari dari api neraka? Bahagia dunia akhirat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biasa atau pernahkah anda berdoa, secara khusus kepada Allah sehubungan dengan kepentingan yang mendesak? Ditagih utang kanan-kiri, misalnya? Bagaimana pengalaman Anda selama ini; berapakah prosentase do’a Anda yang makbul? atau mungkin cari pasangan untuk menikah, atau bagi anak muda berdoa supaya cepat dapat pacar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang selain membaca Al Quran berdoa merupakan salah satu ibadah yang dipujikan (bahkan sholat pun masuk dalam kategori berdoa, toh bacaan sholat juga merupakan doa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdo’a, selain merupakan salah satu ibadat yang dipujikan, adalah sarana kita untuk memohon sesuatu kepada Tuhan Yang Maha Memiliki dan Mahamurah. Allah berfirman dalam kitab sucinya, “Ud’uunil astajib lakum” (Berdo’alah kamu kepada-ku, maka Aku akan mengabulkan untukmu.”) (Q.s. 40: 60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdo’a, secara langsung atau tidak, juga bisa berarti pengakuan hamba akan kelemahannya dihadapan Tuhan Penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dikalangan sufi banyak yang menolak berdo’a – karena bagi mereka, berdo’a sama saja dengan meragukan pengetahuan Tuhan terhadap hajat dan aspirasi hamba-hambaNya – bagi kita berdo’a justru merupakan tradisi misal yang luar biasa. Boleh jadi karena umumnya kita ini banyak mempunyai kepentingan dan keinginan – sedangkan tangan kita untuk meraihnya terbatas – berdo’a lalu menjadi amalan ibadat favorit. Apalagi dijaman yang tidak semakin menjanjikan terpuasinya aspirasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari memohon hujan; memohon selamat dari banjir dan bencana alam; memohon kemenangan tim olah raga yang kurang latihan; memohon agar jagonya jadi lagi; hingga ber-istighatsah memohon agar organisasinya tidak digoyang OTB, organisasi tanpa bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Cara berdo’a pun macam-macam. Do’a yang bersifat instansional biasanya juga dengan gaya bahasa laporan dinas atau laporan komendan kepada inspektur upacara; misalnya begini, “Ya Allah ya Tuhan kami; hari ini kami semua berkumpul di bangunan yang baru saja selesai dengan biaya… untuk melepas kontingen olah raga kami yang akan berjuang membela nama baik tanah air kami ke negeri orang. Ya Tuhan, berilah kemenangan kepada mereka, sehingga mereka dapat meraih medali sebanyak-banyaknya atas ridho-Mu ya Allah…” Atau begini, “Ya Allah ya Tuhan kami; hari ini kami memperingati hari ulang tahun organisasi kami….dan seterusnya.: atau, “Ya Allah ya Tuhan kami dalam pemilu yang akan dating….dan seterusnya.” Atau….).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan penting yang sering mengusik kemudian ialah: kita ini sudah berdo’a sekian lama – minta ini minta itu untuk diri kita sendiri atau untuk kepentingan umum – namun kok sepertinya tak ada tanda-tanda do’a kita dikabulkan-Nya? Bahkan kita sudah berdo’a di saat-saat suci, ketika berpuasa, setelah sholat, bahkan rela bangn tengah malam (hanya pada saat mendesak, karena mungkin kalo lagi suasana hati senang tidak pernah sama sekali) ini dan tampaknya do’a kita hanya seperti angin lalu saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah etika berdo’a kita yang belum benar sehingga Allah belum berkenan mendengarkan do’a kita, atau bagaimana? Atau seperti kata ulama yang cukup menghibur itu: setiap do’a pasti dikabulkan, cuma kapan dan berupa apa hanya Allah sendiri yang menentukan dan mengetahuiNya. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Bashrah (Irak) tempo deoloe pernah mengajukan pertanyaan seperti itu kepada zahid mereka yang terkenal, Ibrahim bin Adham (hidup sekitar abad VIII Masehi) dan apa jawabannya? Tokoh sufi itu menjawab, “Itu disebabkan karena hati kalian mati dalam sepuluh hal: &lt;br /&gt;(1) Kalian mengenal Allah, tapi tidak menunaikan hak-hak-Nya; &lt;br /&gt;(2) Kalian membaca kitab Allah, tapi tidak mengamalkannya; &lt;br /&gt;(3) Kalian mengaku mencintai Rasul Allah saw, tapi tidak mengikuti sunnahnya; &lt;br /&gt;(4) Kalian mengaku membenci setan, tapi selalu menyetujuinya; &lt;br /&gt;(5) Kalian yakin mati itu pasti, tapi tak pernah mempersiapkannya; &lt;br /&gt;(6) Kalian bilang takut neraka, tapi terus membiarkan diri kalian ke sana; &lt;br /&gt;(7) Kalian bilang mendambagan surga, tapi tak pernah beramal untuknya; &lt;br /&gt;(8) Kalian sibuk dengan aib-aib orang lain dan mengabaikan aib-aib kalian sendiri; &lt;br /&gt;(9) Kalian menikmati anugerah-anugerah tuhan, tapi tidak mensyukurinya; &lt;br /&gt;(10) Kalian setiap kali mengubur jenazah-jenazah, tapi tak pernah mengambil pelajaran darinya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apakah jawaban Ibrahim bin Adham ini ada gunanya buat Anda yang suka berdo’a? &lt;br /&gt;Selamat berdo’a!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7563433403306194907?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7563433403306194907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/berdoa-ala-indonesia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7563433403306194907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7563433403306194907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/berdoa-ala-indonesia.html' title='Berdoa, Ala Indonesia'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8819421477873614507</id><published>2008-11-13T10:31:00.001+07:00</published><updated>2008-11-13T10:33:50.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Paradigma Fiqh Sosial</title><content type='html'>Oleh: KH Sahal Mahfudz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariat Islam merupakan pengejawantahan dari Aqidah Islamiyah. Aqidah mengajarkan akan adanya jaminan hidup dan kehidupan termasuk kesejahteraan bagi setiap manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaminan itu pada umumnya mengatur secara rinci cara berikhtiar mengelolanya. Pada prinsipnya tujuan syari'at Islam yang dijabarkan secara rinci oleh para ulama dalam ajaran fiqh ialah penataan hal ihwal manusia dalam kehidupan duniawi dan ukhrawi, kehidupan individual, bermasyarakat dan bernegara.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syari'at Islam mengatur hubungan antara manusia dengan Allah yang dalam fiqh menjadi komponen ibadah, baik sosial maupun individual, muqayyadah (terikat oleh syarat dan rukun) maupun muthloqah (teknik operasionalnya tidak terikat oleh syarat dan rukun tertentu). la juga mengatur hubungan antara sesama manusia dalam bentuk mu'asyarah (pergaulan) maupun mu'amalah (hubungan transaksi untuk memenuhi kebutuhan hidup). Disamping itu ia juga mengatur hubungan dan tata cara keluarga, yang dirumuskan dalam komponen munakahat. Untuk menata pergaulan yang menjamin ketenteraman dan keadilan, ia juga punya aturan yang dijabarkan dalam komponen jinayah, jihad dan qadla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa komponen fiqh di atas merupakan teknis operasional dari lima tujuan syari' at (maqasid al-syari' ah), yaitu memelihara -dalam arti luas-agama, akal, jiwa, nasab (keturunan) dan harta benda. Komponen komponen itu secara bulat dan terpadu menata bidang-bidang pokok dari kehidupan manusia dalam rangka berikhtiar melaksanakan taklif untuk mencapai kesejahteraan duniawi dan ukhrawi (sa' adatud darain) sebagai tujuan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur-unsur kesejahteraan dalam kehidupan duniawi dan ukhrawi, bersifat saling mempengaruhi. Apabila hal itu dikaitkan dengan syari' at Islam yang dijabarkan dalam fiqh dengan bertitik tolak dari lima prinsip dalam maqasid al-syari' ah, maka akan jelas, syari' at Islam mempunyai sasaran yang mendasar yakni kesejahteraan lahir batin bagi setiap manusia, Berarti bahwa manusia merupakan sasaran sekaligus menempati posisi kunci dalam keberhasilan mencapai kesejahteraan yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dijelaskan di atas merupakan kerangka paradigmatik di atas mana fiqh sosial seharusnya dikembangkan. Dengan kata lain, fiqh sosial bertolak dari pandangan bahwa mengatasi masalah sosial yang kompleks dipandang sebagai perhatian utama syari' at Islam. Pemecahan problem sosial berarti merupakan upaya untuk memenuhi tanggung jawab kaum muslimin yang konsekuen atas kewajiban mewujudkan kesejahteraan atau kemaslahatan umum (al-masluzlih ai-' ammah). Dalam hal ini, kemaslahatan umum -kurang lebih adalah kebutuhan nyata masyarakat dalam suatu kawasan tertentu untuk menunjang kesejahteraan lahiriahnya. Baik kebutuhan itu berdimensi dlaruriyah atau kebutuhan dasar (basic need) yang menjadi sarana pokok untuk mencapai keselamatan agama, akal pikiran, jiwa, raga, nasab (keturunan) dan harta benda, maupun kebutuhan hajiah (sekunder) dan kebutuhan yang berdimensi takmiliyah atau pelengkap (suplementer).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi kebutuhan dasar manusia di atas memang berbeda dengan apa yang dirumuskan dalam ilmu ekonomi "sekular" yang memandang kebutuhan primer manusia semata-mata dilihat dari sudut kebutuhan biologis, sehinga kebutuhan terhadap agama tidak termasuk kebutuhan primer. Masuknya unsur agama menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia mencerminkan bahwa dari mulai perumusan paradigmatik, fiqh harus menerima paket ilahiyah. Agama sebagai suatu kebutuhan harus diterima secara apa adanya. Dalam konteks ini fiqh memang bersifat paternaIistik, seolah-olah memandang manusia belum dewasa sepenuhnya sehingga harus dipaksakan untuk menerima agama sebagai kebutuhan, terlepas dari apakah manusia itu benar-benar merasa butuh atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara singkat dapat dirumuskan, paradigma fiqh sosial di dasarkan atas keyakinan bahwa fiqh harus dibaca dalam konteks pemecahan dan pemenuhan tiga jenis kebutuhan manusia yaitu kebutuhan dlaruriyah (primer), kebutuhan hajjiyah (sekunder) dan kebutuhan tahsiniyah (tersier). Fiqh sosial bukan sekedar sebagai alat untuk melihat setiap peristiwa dari kacamata hitam putih sebagaimana cara pandang fiqh yang lazim kita temukan, tetapi fiqh sosial juga menjadikan fiqn sebagai paradigma pemaknaan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti hasil yang telah dirumuskan dari serangkaian halaqah NU bekerja sama dengan RMI dan P3M, fiqh sosial memiliki lima ciri pokok yang menonjoI: Pertama, Interpretasi teks-teks fiqh secara kontekstual; Kedua, Perubahan pola bermadzhab dari bermadzhab secara tekstual (madzhab qauli) ke bermadzhab secara metodologis (madzhab manhaji); Ketiga, Verifikasi mendasar mana ajaran yang pokok (ushul) dan mana yang cabang ifuru'); Keempat, fiqh dihadir kan sebagai etika sosial, bukan hukum positif negara dan Kelima, pengenalan metodologi pemikiran filosofis, terutama dalam masalah budaya dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dicermati lebih jauh, kelima ciri di atas memang didasarkan alas keyakinan bahwa rumusan produk hukum yang tertuang dalam berbagai kitab fiqh banyak yang dapat diterapkan (applicable) untuk memecahkan masalah-masalah sosial kontemporer. Pengembangan fiqh sosial tidak serta merta menghilangkan peran khazanah klasik. Dengan dasar keyakinan ini, kreatifitas dalam pengembangan fiqh sosial diharapkan tidak tercerabut dari akar tradisi orthodoxy. Persoalannya sekarang bagaimanakah khazanah klasik itu disikapi. Untuk tujuan ini maka prinsip "almuhafadhatu 'alal qodim al salih wool akhdzu bil jadid alaslah" akan selalu menjadi panduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontekstualisasi Fiqh dalam Kitab Kuning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan untuk mengkaji kitab kuning tentu saja bukan karena warnanya yang kuning, akan tetapi karena kitab itu memiliki ciri-ciri yang melekat yang untuk memahaminya memerlukan keterampilan tertentu dan tidak cukup hanya dengan menguasai bahasa Arab saja. Sehingga banyak ditemukan orang yang pandai berbahasa Arab namun masih kesulitan menjelaskan kandungan kitab kuning secara persis. Sebaliknya tidak sedikit ulama yang menguasai kitab kuning tetapi tidak bisa berbahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kesulitan memahami kitab kuning yang keseluruhan isinya ditulis dengan bahasa Arab bisa saja dijembatani dengan penterjemahan. Akan tetapi masih banyak kalangan umat Islam di Indonesia merasa keberatan dengan solusi praktis tersebut. Selain mahalnya biaya teknis penterjemahan, bahasa Arab adalah bahasa kebudayaan dan keilmuan Islam. Dimana pun, kebudayaan dan keilmuan tidak pernah dapat dialih-bahasakan secara utuh. Maka muncullah metode utawi iki iku yang ternyata sangat efisien dan efektif untuk penguasaan semantik maupun gramatika bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis mengakui bahwa metode ini pada satu sisi memang telah berhasil dalam mengantarai dan menyelesaikan kesenjangan (gap) bahasa. Sebagaimana kita maklumi, bahasa Arab yang digunakan dalam kitab kuning, kebanyakan tidak menggunakan tanda baca seperti titik, koma, tanda tanya dan tanda baca lainnya. Subyek dan predikat sering dipisahkan dengan jumlah mu' taridlah yang cukup panjang dengan tanda-tanda tertentu. Keadaan ini sudah tentu memerlukan kecermatan dan keterampilan khusus agar pembaca mampu memahami makna yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi pada sisi lain metoda utawi iki iku cenderung memancing para santri (pelajar) untuk memfokuskan diri pada aspek redaksional yang berujung pada terbentuknya pola pikir tekstual dalam memahami kitab kuning. Para santri yang belajar dengan metoda ini cenderung menarik problem nyata disekitarnya untuk disikapi sesuai dengan teks kitab kuning. Padahal, kesenjangan waktu antara penulisan kitab kuning dengan saat ini, sulit untuk bisa diharapkan bahwa setiap kasus dapat ditemukan rumusan persisnya dalam kitab kuning. Seringnya kegagalan merujukkan masalah dengan kitab kuning membuat pesntren memiliki tradisi aneh dalam menjawab permasalahan, yaitu dengan memberikan hukum mauquf.  Secara jujur harus diakui bahwa tradisi ini mencerminkan ketidakmampuan mengambil keputusan final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan perkembangan zaman, bukan mustahil kalau nanti akan terdapat banyak kasus hukum yang tidak bisa diselesaikan jika pemahaman terhadap kitab kuning masih tetap dalam pola-pola tekstual. Jika pola ini tidak segera diimbangi dengan rota-rota pemahaman kontekstual, maka bukan mustahil jika kitab kuning akan menjadi harta pusaka yang hanya bisa dimiliki tetapi tidak banyak memberikan manfaat bagi solusi permasalahan aktual. Akibat yang lebih tragis lagi adalah pemahaman tekstual ini bisa menyeret kaum muslimin memperlakukan fiqh sebagai dogma yang tidak bisa diganggu gugat. Tidak jarang, fiqh - dalam hal ini kitab kuning - dianggap sebagai kitab suci kedua setelah al-Qur' an. Karena itu, penulis menyambut baik gagasan teman-teman yang tergabung dalam Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dan Rabi thah Ma' ahid I slamiyah (RMI) untuk memberi input kepada masyarakat Muslim, khususnya masyarakat pesantren, agar memahami kitab kuning secara kontekstual dan mengurangi interpretasi tekstual yang selama ini cenderung berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan tersebut tidak terlalu berlebihan, mengingat bahwa pemahaman kontekstual bukan berarti meninggaIkan dan menanggaIkan fiqh secara mutlak. Justru dengan pemahaman tersebut, segala aspek perilaku kehidupan akan dapat terjiwai oleh fiqh secara konseptual dan tidak menyimpang dari rel fiqh itu sendiri. Atau minimal, kitab kuning akan digemari tidak saja oleh para santri yang belakangan ini mulai enggan menguaknya, akan tetapi oleh siapa saja yang berniat mengkaji referensi pemikiran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kesempatan, penulis sering melontarkan kritik kepada para santri agar mereka terbangun dari sikap apologis yang sangat berdampak pada stagnasi ilmiyah. Pesantren seharusnya memahami bahwa kitab kuning, dibalik segala nilai historisnya, telah terkikis oleh perkembangan zaman. Namun dengan statemen ini bukan berarti konsistensi terhadap kitab kuning merupakan kesalahan ilmiyah yang mendasar. Meninggalkan kitab kuning akan mengakibatkan terputusnya mata rantai sejarah dan budaya ilmiyah yang telah dibangun berabad-abad. Kitab kuning, meskipun mungkin tidak mampu mengakomodasi kompleksitas permasalahan saat ini -jika tuduhan ini benar- ia tetap merupakan warisan sejarah dari bangunan besar tradisi keilmuan Islam yang harus dipetik manfaatnya. Menutup kitab kuning bererti menutup jalur yang menghubungkan tradisi keilmuan sekarang dengan tradisi keilmuan milik kita pada masa lain. Penciptaan tradisi keilmuan baru bagaimanapun membutuhkan jalan yang sangat panjang, dan tidak seorang pakar pun mampu memberikan jaminan bahwa tradisi barn itu akan sama efisiennya dengan tradisi keilmuan yang dibangun melalui kitab kuning. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pernyataan di atas, persoalan mendasar berkenaan dengan kitab kuning itu terletak pada pensikapan kita daIam memposisikannya. Kitab kuning sering difungsikan sebagai kompendium yurisprudensi yang sangat legalistik. Dalam fungsi ini, kitab kuning sering dianggap sebagai hukum positif yang dapat "menghakimi" segala permasalahan secara rinci dengan latar belakang pertimbangan, argumen, dan keputusan yang sepenuhnya telah dibakukan. Dengan kata lain, kitab kuning telah "disejajarkan" dengan al-Qur' an dan al-Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikatakan di atas, menjadikan kitab kuning sebagai referensi untuk memecahkan permasalahan aktual bukan merupakan kesalahan ilmiyah. Namun demikian ia harus disikapi sebagai suatu garis mendatar hingga dapat memberikan konsep-konsep pendekatan yang memperhatikan akar dan implikasi masalah yang timbul dalam masyarakat, karena sesunggguhnya setiap masalah tidak pernah muncul secara mandiri. Setiap masalah selalu memiliki konteksnya sendiri, yang biasanya justeru jauh lebih kompleks ketimbang masalah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti metode pendidikan kitab kuning harus ditinggalkan. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk membuka diri terhadap berbagai disiplin ilmu (eksak maupun sosial) di luar apa yang selama ini dianggap sebagai "ilmu agama". Hal ini perlu dilakukan agar pemahaman terhadap kitab kuning benar-benar sesuai dengan konteksnya, baik konteks masa lalu saat kitab kuning itu di tulis maupun konteks permasalahan sekarang. Pengintegrasian kitab kuning dengan berbagai referensi dan ilmu-ilmu lainnya, jika dilakukan dengan serius dan tepat, justeru akan menciptakan suatu sinergi ilmiyah yang akan berguna untuk memecahkan permasalahan sosial kontemporer tetapi tetap tidak keluar dari akar sejarah tradisi Islam masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi berikut ini mungkin dapat dijadikan contoh bahwa pemahaman kitab kuning dengan panduan ilmu gizi akan sangat bermakna dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam berbagai kitab fiqh klasik banyak dijumpai pemyataan yang menjelaskan bahwa manusia dalam hidupnya memerlukan makanan pokok yang disebut dengan istilah al-qut almughdzi. Al-mughdzi adalah makanan yang mengandung gizi. Bahkan mungkin sekali kata "gizi" itu sendiri berasal dari kata "ghidza". Dengan bantuan ilmu tentang kesehatan atau lebih khusus lagi ilmu gizi, istilah di atas akan lebih dapat dipahami secara tepat dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melalui kontekstualisasi kitab kuning pengembangan secara qauli bisa dilakukan dengan cara memperluas penggunaan kaidah-kaidah fiqhiyah maupun kaidah UshuIiyah untuk digunakan bukan hanya pada persoalan fiqh individual yang menyangkut halal haram, tetapi juga untuk memecahkan berbagai persoalan yang menyangkut kebijakan publik, baik menyangkut kebijakan politik, ekonomi kesehatan dan lain-lain. Misalnya, Imam al-Suyuthi dalam kitab al-Asybah wan Nadha'ir menyebutkan qaidah fiqhiyah al-daf'u aula min al-rof'i. Dalam Kitab AIashbah wa al-Nadha'ir, al-Suyuthi memberikan contoh aplikasi kaidah ini berkaitan dengan penggunaan air musta'mal. Kaidah ini sebenarnya bisa juga diterapkan pada aspek kesehatan. Melalui kaidah ini dapat difahami bahwa menolak penyakit dengan daya kebal dan daya tangkal yang kuat itu lebih utama, lebih ampuh dan lebih mudah daripada menyembuhkan penyakit yang sudah terlanjur menempel pada badan manusia. Dalam konteks kesehatan ibu dan anak misalnya, imunisasi dan pemberian asi serta makanan bergizi harus mendapatkan perhatian utama dalam upaya menciptakan generasi yang sehat. Dengan demikian, melalui pemahaman kaidah di atas, perintah untuk membangun generasi yang sehat merupakan perintah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, misalnya kaidah idza ta'aradla mafsadatani ru'iya a'dzhomuhuma dlararan bi irtikabi akhaffihima. Dalam konteks Fiqh Sosial, kaidah ini bisa diaplikasikan untuk, misalnya, melihat fenomena lokalisasi Wanita Pekerja Seks. Prostitusi jelas merupakan sesuatu yang dilarang agama. Akan tetapi, sebagai persoalan sosial yang sangat kompleks, prostitusi bukanlah persoalan yang mudah untuk dihilangkan. Dalam kondisi semacam itu kita dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama mafsadat, yaitu membiarkan prostitusi tidak terkontrol di tengah masyarakat atau melokalisir sehingga prostitusi bisa terkontrol. Pilihan terhadap kebijakan lokalisasi prostitusi merupakan pilihan yang didasarkan atas prinsip memilih perbuatan yang dampak buruknya lebih ringan. Dengan demikian, tinjauan Fiqh Sosial membenarkan tindakan lokalisasi terhadap para Wanita Pekerja Seks Komersial. (nu.uk.org)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah Rais Aam PBNU dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: gusmus.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8819421477873614507?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8819421477873614507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/paradigma-fiqh-sosial.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8819421477873614507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8819421477873614507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/paradigma-fiqh-sosial.html' title='Paradigma Fiqh Sosial'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-1994033234197646805</id><published>2008-11-13T10:03:00.005+07:00</published><updated>2008-11-16T09:44:21.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>Hukum Termodinamika, Perpetual motion, dan Entropi</title><content type='html'>Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = 'panas' and dynamic = 'perubahan') adalah fisika energi , panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hukum Awal (Zeroth Law) Termodinamika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Hukum ini menyatakan bahwa dua sistem dalam keadaan setimbang dengan sistem ketiga, maka ketiganya dalam saling setimbang satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hukum Pertama Termodinamika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hukum kedua Termodinamika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hukum ketiga Termodinamika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katanya perepetual montin bertantangan dengan hukum termodinamika, ya...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepertinya prepetual montion ga bisa dijelaskan coz itu karena ditolak oleh hukum termodinamika 1 &amp; 2,,,&lt;br /&gt;prinsip dasar perpetual motion adalah menciptakan kembali energi dengan memanfaatkan energi yang telah terpakai...&lt;br /&gt;sampai situ aja udah dipatahkan oleh hukum ini :&lt;br /&gt;Kutip dari:&lt;br /&gt;the law of conservation of energy states that energy can not be created or destroyed, it can only be changed from one form to another.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya hanya membayangkan seandainya hal itu memungkin kan.. harga BBM ga sampe melangit seperti sekarang kali yah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpetual motion ini maksudnya mesinnya ya? Jadi mungkin ga ada mesin yang bisa bekerja terus menerus, mesin yang menghasilkan energi tanpa menghabiskan energi? Keren ya kalo ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dari termodinamika, jelas perpetual motion ini ga mungkin :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hukum I Termodinamika : hukum kekekalan energi. Total energi dalam suatu sistem adalah konstan.&lt;br /&gt;2. Hukum II Termodinamika : \Delta S \geq 0&lt;br /&gt;    Entropi cenderung positif. Salah satu konsekuensinya kita tau bahwa tidak ada mesin yang dapat bekerja dengan efisiensi absolut atau bekerja dengan efisiensi lebih dari mesin Carnot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum I Newton mengatakan benda akan tetap diam atau bergerak dengan kecepatan konstan. kecuali ada gaya luar.&lt;br /&gt;Perpetual motion ini bisa dipandang sebagai salah satu keadaan di atas (benda bergerak dengan kecepatan konstan). Dari sudut pandang Termodinamika, Perpetual motion juga bisa dipandang sebagai : total energi dalam suatu sistem adalah konstan, kecuali ada energi/kerja luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, di alam semesta ini tidak mungkin tidak ada gangguan dari luar, ga mungkin suatu benda bisa bergerak tanpa mengalami gesekan, tanpa menghasilkan panas. Karena itu, menurut Hukum I Newton perpetual motion (baik keadaan maupun mesin) adalah juga tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o,iya,,,&lt;br /&gt;entropinya ketinggalan...&lt;br /&gt;entropi itu yang tadi ad a di hukum termodinamika merupakan tingkat kekacauan sebuah sistem&lt;br /&gt;kl blm ngerti jg, ada contoh nih di bawah,&lt;br /&gt;Pengalaman sehari-hari menunjukkan bahwa sebuah kolam tidak membeku di musim panas. Jika sebuah benda panas berinteraksi dengan benda dingin, maka tak terjadi bahwa benda panas tersebut semakin panas dan benda dingin semakin dingin, meskipun proses-proses tersebut tidaklah melanggar hukum kekekalan energi yang dinyatakan sebagai hukum pertama termodinamika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi statistik mengenai entropi, yakni persamaan (1), menghubungkan gambaran termodinamika dan gambaran mekanika statistik yang memungkinkan untuk meletakkan hukum kedua termodinamika pada landasan statistik. Arah dimana proses alami akan terjadi menuju entropi yang lebih tinggi ditentukan oleh hukum kemungkinan, yakni menuju sebuah keadaan yang lebih mungkin. Dalam hal ini, keadaan kesetimbangan adalah keadaan dimana entropi maksimum secara termodinamika dan keadaan yang paling mungkin secara statistik. Akan tetapi fluktuasi, misal gerak Brown, dapat terjadi di sekitar distribusi kesetimbangan. Dari sudut pandang ini, tidaklah mutlak bahwa entropi akan semakin besar di dalam tiap-tiap proses spontan. Entropi kadang-kadang dapat berkurang. Jika cukup lama ditunggu, keadaan yang paling tidak mungkin sekali pun dapat terjadi: air di dalam kolam tiba-tiba membeku pada suatu hari musim panas yang panas atau suatu vakum setempat terjadi secara tiba-tiba dalam suatu ruangan. Hukum kedua termodinamika memperlihatkan arah peristiwa-peristiwa yang paling mungkin, bukan hanya peristiwa-peristiwa yang mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pusing ya,,,&lt;br /&gt;saya juga pusing.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke deh pembahasan ini kita lanjutin lain waktu...&lt;br /&gt;saya mau kuliah dulu.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-1994033234197646805?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/1994033234197646805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/hukum-termodinamika-entropi-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1994033234197646805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1994033234197646805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/hukum-termodinamika-entropi-dan.html' title='Hukum Termodinamika, Perpetual motion, dan Entropi'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-4985183438143288081</id><published>2008-11-13T09:29:00.002+07:00</published><updated>2008-11-13T09:58:11.679+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>Aku Memalukan</title><content type='html'>Aku memalukan dengan kalimah "Dengan Nama Allah yang&lt;br /&gt;Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya tiada&lt;br /&gt;Tuhan yang layak disembah selain Allah. Maha suci Allah,&lt;br /&gt;Tuhan yang Maha Esa."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yang menguasaai jiwaku, demi Allah yang menentukan&lt;br /&gt;hidup matiku, demi Allah yang mencintai setiap makhlukNya.&lt;br /&gt;Kembalilah wahai diriku kepadaNya dengan hati yang lapang&lt;br /&gt;dan akur dengan kekuasaanNya dan keagunganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai diriku... pulanglah kepada Allah demi janji-janjiNya&lt;br /&gt;yang indah dan benar. Syurga itu untuk kesemua umat&lt;br /&gt;Muhammad kecuali bagi mereka yang tidak menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi dosa yang dilakukan, demi setiap titik noda yang dibuat,&lt;br /&gt;hanya keampunan Allah yang dapat meringankan beban, dan&lt;br /&gt;melapangkan dada. Kembalilah wahai diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yang Maha Penyayang, terimalah kembali hamba-hambaMu yang telah tersesat jauh ini. Ya arhamarrohimiin irhamna....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-4985183438143288081?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/4985183438143288081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/aku-memalukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4985183438143288081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4985183438143288081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/aku-memalukan.html' title='Aku Memalukan'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5391099125805444604</id><published>2008-11-12T16:12:00.004+07:00</published><updated>2008-11-12T16:50:51.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warung kopi'/><title type='text'>memaknai cermin</title><content type='html'>hari itu seperti biasa, karman, ki tumin, dan dodi yang anak gaul berkumpul di warung mba tuminah untuk sekedar melepas lelah, sambi minum kopi dan makan gorengan setelah melakukan pekerjaan mereka sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dodi membuka pembicaraan,&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"kang tau ga yang namanya si kardi, kalo ga salah gosipnya dia kan habis ngamili anak RT sebelah si maya itu loh,,,,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sambil mengunyah pisang goreng yang masih di mulut,karman ikut nimbrung,&lt;br /&gt;"oh, si maya yang cantik itu...!?!&lt;br /&gt;iya, ya kasihan,,,&lt;br /&gt;harusnya dia sama aku aza... he he he?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hus, jangan ngomongin orang ga baek..."&lt;br /&gt;mba tuminah mencoba menentramkan suasana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tapi itu kan bener, fakta mba"&lt;br /&gt;dodi yang mencoba meyakinkan sang pemilik warung kopi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tapi kan tetep ga baek kan, kang karman"&lt;br /&gt;pemilik warung ga mau kalah, mencoba minta dukungan karman yang pernah mondok jadi santri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan suara halus khas kiyai karman mulai membuka mulutnya untuk berbicara&lt;br /&gt;"kang sekalian, bener kata maba tuminah ga baek ngomongin orang"&lt;br /&gt;sambil meletakan gelas kopi yang dari tadi karman pegang dia mulai melanjutkan pembicaraan&lt;br /&gt;"begini kang, kita kan orang islam. Di dalam Islam, ada dawuh,” Almu’minu miraatul mu’min”,” Orang mukmin adalah cermin mukmin yang lain”; “Inna ahadakum miraatu klhiihi”,” Sesungguhnya salah seorang di antara kamu adalah cermin saudaranya. Artinya masing-masing orang mukmin bisa –atau seharusnya-- menjadi cermin mukmin yang lain. Seorang mukmin dapat menunjukkan noda saudaranya, agar saudaranya itu bisa menghilangkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"maksudnya bagaimana karman jangan setengah-setengah kalo ceramah"&lt;br /&gt;ki tumin mulai agak penasaran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"baik saya lanjutkan"&lt;br /&gt;karman mencoba untuk lebih serius&lt;br /&gt;"Dalam pengertian yang lain, untuk mengetahui noda dan aib kita, kita bisa bercermin pada saudara kita. Umumnya kita hanya –dan biasanya lebih suka—melihat noda dan aib orang lain. Sering kali justru karena kesibukan kita melihat aib-aib orang lain, kita tidak sempat melihat aib-aib kita sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tuh,,, nah..!!!"&lt;br /&gt;mba tuminah brteriak lantang&lt;br /&gt;" inget dodi, km jangan sok suci, sampai ngatain orang segala"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"udah deh mba, kita dengerin dulu omongan si karman"&lt;br /&gt;ki tumin mencoba bijak menengahi ,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sok lanjutin atuh kang,,"&lt;br /&gt;ujar dodi serius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karman melanjutkan pembicaraannya, dalam susana yang lebih serius dari sebelumnya&lt;br /&gt;"Seperti kita ketahui, melihat orang lain adalah lebih mudah dan jelas katimbang melihat diri sendiri. Marilah kita lihat orang lain, kita lihat aib-aib dan kekurangan-kekurangannya; lalu kita rasakan respon diri kita sendiri terhadap aib-aib dan kekurangan-kekurangan orang lain itu. Misalnya, kita melihat kawan kita yang sikapnya kasar dan tak berperasaan; atau kawan kita yang suka membanggakan dirinya dan merendahkan orang lain; atau kawan kita yang suka menang-menangan, ingin menang sendiri; atau kawan kita yang bersikap atau berperangai buruk lainnya. Kira-kira bagaimana tanggapan dalam diri kita terhadap sikap kawan-kawan kita yang seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin merasa jengkel, muak, atau minimal tidak suka. Kemudian marilah kita andaikan kawan-kawan kita itu kita dan kita adalah mereka. Artinya kita yang mempunyai sikap dan perilaku tidak terpuji itu dan mereka adalah orang yang melihat. Apakah kira-kira mereka juga jengkel, muak, atau minimal tidak suka melihat sikap dan perilaku kita? Kalau jawabnya tidak, pastilah salah satu dari kita atau mereka yang tidak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normalnya, adalah sama. Sebagaimana kita tidak suka melihat perangai buruk orang lain, orang lain pun pasti tidak suka melihat perangai buruk kita. Demikian pula sebaliknya; apabila kita senang melihat perangai orang yang menyenangkan, orang pun pasti akan senang apabila melihat perangai kita menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kadang-kadang kita seperti tidak mempunyai waktu untuk sekedar bercermin, melihat diri kita sendiri pada orang lain seperti itu. Hal ini mungkin disebabkan oleh ego kita yang keterlaluan dan menganggap bahwa yang penting hanya diri kita sendiri, hingga melihat orang lain, apalagi merasakan perasaannya, kita anggap tidak penting. Orang lain hanya kita anggap sebagai figuran dan kitalah bintang utama. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"oh gitu to, kang,,,"&lt;br /&gt;kata dodi sambil menggerakan kepalanya keatas dan kebawah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahuakbar Allahuakbar"&lt;br /&gt;terdengar sayup-sayup suara adzan menembus angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"wah sudah adzan tu sebaiknya saya ke musola dulu,,,"&lt;br /&gt;karman mencoba mencairkan suasana sambil membayar apa yang dia makan tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya ikut kang,,"&lt;br /&gt;teriak dodi sambil berari mengejar karman....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sekarang aza tobat tuh si dodi, palingan besok penyakitnya kumat lagi ngomongin orang"&lt;br /&gt;ki tumn berbicara sinis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mendingan si dodi besok kumat lagi, daripada sampeyan baru aza di bilangin udah kumat lagi ngomongin orang"&lt;br /&gt;mba tuminah mecoba menyindir&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5391099125805444604?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5391099125805444604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/memaknai-cermin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5391099125805444604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5391099125805444604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/memaknai-cermin.html' title='memaknai cermin'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3085380174110424906</id><published>2008-11-12T10:33:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T10:35:19.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia kampus'/><title type='text'>Refleksi untuk Mahasiswa Baru: Aku Mahasiswa Indonesia?</title><content type='html'>Oleh: Hifdzil Alim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang mahasiswa baru kemungkinan besar akan mengarah ke pembicaraan mengenai remaja yang baru lulus dari bangku sekolah menengah atas. Sedikit “culun”—kecuali yang sedikit gaul—buta dengan dunia kampus, dunia yang tidak dijadwal masuk jam tujuh pagi pulang jam dua siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai suka untuk mencari jati diri dan senang menanyakan who am I? punya pandangan baru untuk berpenampilan lebih keren karena tidak lagi memakai seragam putih abu-abu, berpakaian preman dan bebas memilih baju yang terbaik untuk disandang ke kampus. Persoalannya adalah apa memang demikian gambaran yang akan dituju oleh sahabat-sahabati mahasiswa baru?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia kampus menjadi lingkungan baru (new social environment) bagi mahasiswa baru. Dunia ini—jika ditelaah lebih jauh—tidak jauh berbeda dengan dunia masa SMA. Hanya berbeda pakaian, pergaulan: tidak semua mahasiswa kenal dengan mahasiswa lainnya dalam satu kampus, rasa individualistik tinggi dan tidak sekomunal waktu SMA,3 kemandirian: dulu masih hidup serumah dengan orang tua sekarang harus mengurusi mandi, makan, kuliah dan pacarnya sendiri—tentunya bagi yang punya pacar, serta manajemen waktu yang berbeda: dulu aktif masuk jam tujuh hingga jam dua siang, sekarang tidak teratur. Jadwal kuliah disesuaikan dengan waktu dosen dan tenaga pengajar yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa baru mempunyai hak prerogatif untuk menentukan jalan hidupnya. Dia berhak memilih pergaulan sesuai dengan kemampuan dan kehendaknya. Tidak ada yang bisa memaksakan kehendak pada dirinya, kecuali orang tua yang membiayai kuliahnya. Mahasiswa baru seakan menjadi raja sesaat untuk kemerdekaan hidup dan kegiatannya, menjadi pangeran untuk cerita cinta dan kemesraannya, menjadi presiden untuk mengelola keuangan dan pengeluarannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran itu layaknya hanya ditempatkan dalam angan dan otak yang terkungkung pada ruang 3x3 meter (kamar kos). Kehidupan luaran lebih keras dari pada kisah yang mungkin pernah didengar oleh mahasiswa baru sebelum menginjakkan kakinya di dunia kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamika kampus bersifat heterogen. Bermacam-macam wajah yang akan ditemui oleh mahasiswa baru, mulai dari wajah sinis hingga sumringah tidak karuan. Bermacam-macam tipe yang akan dijumpai, dari yang aktifitasnya 3K (kos-kampus-kantin) hingga yang berhari-hari tidur dan menulis tugas kuliah di kampus. Bermacam-macam bendera akan dilihat, organisasi berbendera religius (organisasi mahasiswa keagamaan) hingga yang nasionalis (kelompok mahasiswa intra pemerintahan kampus/ student government). Serta dari yang suka dugem, clubbing dan hura-hura hingga yang suka menyendiri menghitung bintang jatuh dan menunggu petuah dari mbah bolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa baru yang masuk kedalam lingkaran heterogenitas ini kadang sedikit melupakan jati diri sebenarnya, bahwa ada tugas lain yang diemban di atas pundak mereka. Kalau boleh dipikir kembali berapa jumlah rakyat miskin yang tidak bisa makan 3x dalam sehari? Lebih dari seratus kali hitungan jari jumlah bayi yang menderita busung lapar akibat gizi buruk? Nominal yang makin membengkak dalam angka bagi anak-anak usia sekolah yang putus sekolah dan harus nge­-time di perempatan lampu merah. Angka korupsi dan kejahatan peradilan yang meningkat statistikanya. Kehidupan ekonomi politik yang dimonopoli oleh kaum cukong. Predikat mahasiswa lumrahnya digunakan untuk mencegah dan mengurangi fakta-fakta di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1928 era adalah start bagi babak perjuangan mahasiswa. Mahasiswa sudah kembali mengenal sensitifitas sosial. Bukan bentuk perjuangan kedaerahan yang dimungkinkan untuk merebut kemerdekaan tetapi persatuan nasional. Mereka tidak tahan dengan penderitaan akibat penjajahan yang dialami oleh rakytanya, bersatulah mereka merebut kemerdekaan itu. Tahun 1963-65 di Jakarta, mahasiswa bergemuruh untuk mengganti tatanan pemerintahan yang disangka korup.4 Tahun 1998, mahasiswa berhasil menduduki gedung wakil rakyat dan menyuarakan pembebasan dari rezim otoriter selama lebih dari 32 tahun berkuasa (orde baru). Mahasiswa berhasil mencetuskan orde reformasi yang tujuan aslinya adalah untuk memberikan kemerdekaan sepenuhnya dari korupsi (ekonomi politik), kesetaraan (sosial budaya hukum), keamanan (militerisme) serta kelayakan (pendidikan dan kesehatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas yang dirajut oleh mahasiswa era 28, 63-65 dan 98 harus dilanjutkan oleh mahasiswa era sekarang. Walau dengan bentuk lain. Tidak harus pendudukan di gedung DPR tetapi dengan cara mahasiswa meningkatkan keilmuan, intelektual yang didasarkan pada kondisi kontekstual. Maksudnya, hanya hal bohong jika mahasiswa yang pintar dan cerdas tetapi buta dengan kondisi masyarakatnya. Masih terdiam membisu saat rakyat yang tidak diganti untung lahannya akibat luapan lumpur panas. Masih bengong saat pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) dan telpon, padahal pemerintah menggunakan metode penghitungan opportunity cost bukan real cash money cost.5 Masih molor saat korupsi menggurita di lembaga pemerintahan dan lembaga peradilan, hingga menelurkan penjahat berkerah putih dan mafia peradilan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era reformasi yang sewindu lalu didengungkan menjadi tolakan bagi mahasiswa untuk bisa mengaplikasikan dirinya bagi—setidaknya—tatanan keseimbangan di sekelilingnya. Pasalnya mahasiswa bukan lagi seorang siswa karena derajat mahsisawa lebih tinggi dari siswa (maha: paling_). Tugas mahasiswa lebih berat ketimbang siswa. Mahasiswa diberi tanggung jawab untuk menjadi agent of change.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran sosialnya harus dipupuk se-sensitif mungkin. Tidak hanya masuk kuliah tetapi tidak mendapatkan apa-apa atau tidak bisa memberikan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat. Berat memang tugas mahasiswa. tapi itulah keasyikan dari menjadi mahasiswa. dan akhirnya bravo mahasiswa baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Tulisan singkat disampaikan kepada sahabat-sahabati Mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada Angkatan 2006 dalam acara Inisiasi Kampus 23 Agustus 2006 di Fakultas Kedokteran Hewan (lama), Sekip UGM.&lt;br /&gt;2 Mahasiswa Fakultas Hukum UGM Angkatan 2003. sekarang masih menahkodai Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Gadjah Mada (PMII UGM 2005/06) serta masih gencar untuk mencari teman dekat. CP: 085 6432 6432 0. e-mail: hifdzil_boy9@yahoo.com. Adrres PMII UGM: jl. Gadung No. 48A Karang Gayam CT.VIII. situs PMII UGM: www.pmiiugm.tk e-mail PMII UGM: situspmiiugm@yahoo.com )&lt;br /&gt;3 Hasil wawancara non-formal dengan mantan siswa SMAN 1 Ciamis dan siswa SMAN 8 Pekanbaru yang sekarang menduduki posisi penting di PMII UGM pada hari Selasa 22 Agustus 2006 jam 20.40 WIB.&lt;br /&gt;4 Contoh dari tulisan ini pernah difilmkan dilayar lebar cerita tentang Soe Hok Gie yang mewakili gemuruh mahasiswa era 63-65.&lt;br /&gt;5 Opportunity cost adalah model penghitungan yang didasarkan pada prediksi-prediksi dan hitungan kosong. Sedangkan Real cash money cost adalah model penghitungan yang didasarkan pada kenyataan yang ada, bahwa hal yang akan dihitung memang benar-benar ada dan telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Website PMII UGM&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3085380174110424906?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3085380174110424906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/refleksi-untuk-mahasiswa-baru-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3085380174110424906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3085380174110424906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/refleksi-untuk-mahasiswa-baru-aku.html' title='Refleksi untuk Mahasiswa Baru: Aku Mahasiswa Indonesia?'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7899061957080401089</id><published>2008-11-12T10:19:00.001+07:00</published><updated>2008-11-12T10:32:38.922+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia kampus'/><title type='text'>Mahasiswi pake Celana Pendek di Kampus</title><content type='html'>Apa kesan anda jika melihat mahasiswa memasuki ruang kuliah dengan memakai celana pendek , kaos oblong dan sandal jepit atau biasa disebut thong. Pasti anda akan mencibir… “iih dasar mahasiswa tak tahu diri.” Tetapi di Brisbane khusunya di UQ, pemandangan itu akan kita jumpai sehari-hari, apalagi di musim menjelang  summer ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola berpakaian orang-orang disesuikan dengan musim. Kalau sedang winter, orang-orang menutup rapat tubuhnya, tetapi jika summer mulai menjelang maka mereka ramai-ramai berganti busana menjadi serba pendek, mini dan longgar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memandang cara orang berpakain, Orang Ozz akan bilang who cares, suatu sikap yang bukan berarti tidak peduli pada cara berpakaian orang lain tetapi melihat dari sisi bahwa cara berpakaian adalah hak pribadi dari masing-masing indifidu. Apalagi untuk mahasiswa yang sudah dianggap dewasa, mereka tentu tahu yang terbaik untuk diri mereka. Lagian juga peraturan di universitas tidak membatasi mereka untuk berpakaian seperti itu. Bukan hanya mahasiswa, dosennya saja ada yang memberikan kuliah dengan memakai kaos dan celana pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan berkehendak untuk mengajak seperti mereka atau ingin mengomentari semakin menjamurnya mahasiswa perempuan yang semakin “terbuka” dengan singlet yang dadanya terbuka dan  rok mini dan celana pendek di musim menjelang summer ini, tetapi melihat dan berfikir lebih jauh dari sekedar cara berpakaian seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lihat dalam konteks sikap dan berperilaku. Dengan berpakaian seperti itu, tidak menjadikan mereka tidak tahu aturan. tanda-tanda di dinding lecture theater (ruang kuliah) yang bilang no food, drink, smoke dsb mereka patuhi dengan baik. Memakai pendek tidak membuat mereka tidak kritis di ruang kuliah. Berpakaian seperti itu juga tidak membuat mereka tidak ada persiapan dalam mengikuti kuliah dan tidak menghargai dosen. So mengambil cara mereka berperilaku, mengambil segi positifnya maka seharusnya kita bisa mengikuti mereka tanpa harus bercelana pendek.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7899061957080401089?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7899061957080401089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/mahasiswi-pake-celana-pendek-di-kampus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7899061957080401089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7899061957080401089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/mahasiswi-pake-celana-pendek-di-kampus.html' title='Mahasiswi pake Celana Pendek di Kampus'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3252983005004406686</id><published>2008-11-12T09:58:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T10:02:44.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Bid'ah Secara Etimologis dan Terminologis</title><content type='html'>Salah satu isu besar yang mengancam persatuan umat Islam adalah isu bid'ah. Akhir-akhir ini, kata itu makin sering kita dengar, makin sering kita ucapkan dan makin sering pula kita gunakan untuk memberi label kepada saudara-saudara kita seiman. Bukan labelnya yang dimasalahkan, tapi implikasi dari label tersebut yang patut kita cermati, yaitu anggapan sebagian kita bahwa mereka yang melakukan bid'ah adalah aliran sesat. Karena itu aliran sesat, maka harus dicari jalan untuk memberantasnya atau bahkan menyingkirkannya. Kita merasa sedih sekarang ini, makin banyak umat Islam yang menganggap saudaranya sesat karena isu bid'ah dan sebaliknya kita makin prihatin sering mendengar umat Islam yang mengeluh atau menyatakan sakit hati dan bahkan marah-marah karena dirinya dianggap sesat oleh saudaranya seiman. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling mudah kita baca dari kasus tersebut adalah adanya trend makin maraknya umat Islam saling bermusuhan dan saling mencurigai sesama mereka dengan menggunakan isu bid'ah. Mari kita renungkan, apakah kondisi seperti itu harus terjadi terus menerus di kalangan umat Islam? Di beberapa negara Muslim, seperti di Pakistan, isu itu telah menyulut perang saudara berdarah antar umat Islam hingga saat ini. Sudah tak terhitung nyawa yang melayang karena pertikian seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita simak sejenak fatwa Syeh Azhar Atiyah Muhammad Saqr yang dikeluarkan pada tahun 1997. Bahwa  sebenarnya isu bid'ah yang berkembang di masyarakat Muslim saat ini disebabkan oleh perbedaan memaknai bi'dah apakah secara etimologis (bahasa) atau terminologis (istilah). Syeh Atiyah menjelaskan lebih jauh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab "Al-Nihayah fi Gharibil Hadits wal Athar" karangan Ibnu Atsir dalam pembahasan "ba da 'a" (asal derivatif kata bid'ah) dan dalam pembahasan hadist Umar r.a. masalah menghidupkan malam Ramadhan  ": نعمت البدعة هذه" Inilah sebaik-baik bid'ah", dikatakan bahwa bid'ah terbagi menjadi dua, ada 1) bid'ah huda (bid'ah benar sesuai petunjuk) dan ada 2) bid'ah sesat. Bid'ah yang betentangan dengan perintah Allah dan Rasulnya s.a.w. maka itulah bid'ah yang dilarang dan sesat. Dan bid'ah yang masuk dalam generalitas perintah Allah dan Rasulnya s.a.w. maka itu termasuk bid'ah yang terpuji dan sesuai petunjuk agama. Apa yang tidak pernah dilakukan Rasulullah s.a.w. tapi sesuai dengan perintah agama, termasuk pekerjaan yang terpuji secara agama seperti bentuk-bentuk santunan sosial yang baru. Ini juga bid'ah namun masuk dalam ketentuan hadist Nabi s.a.w.  diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah oleh Imam Muslim:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‏من سن في الإسلام سنة حسنة فعمل بها بعده كتب له مثل أجر من عمل بها ولا ينقص من أجورهم شيء ومن سن في الإسلام سنة سيئة فعمل بها بعده كتب عليه مثل وزر من عمل بها ولا ينقص من أوزارهم شيء&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa merintis dalam Islam pekerjaaan yang baik kemudian dilakukan oleh generasi setelahnya, maka ia mendapatkan sama dengan orang melakukannya tanpa dikurangi sedikitpun. Dan barangsiapa merintis dalam Islam pekerjaan yang tercela, kemudian dilakukan oleh generasi setelahnya, maka ia mendapatkan dosa orang yang melakukannya dengan tanpa dikurangi sedikitpun" (H.R. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stateman Umar bin Khattab r.a. "Inilah bid'ah terbaik" masuk kategori bid'ah yang terpuji. Umar melihat bahwa sholat tarawih di masjid merupakan bid'ah yang baik, karena Rasulullah s.a.w. tidak pernah melakukannya, tapi Rasulullah s.a.w. melakukan sholat berjamaah di malam hari Ramadhan beberapa hari lalu meninggalkannya dan tidak melakukannya secara kontinyu, apalagi memerintahkan umat islam untuk berjamaah di masjid seperti sekarang ini. Demikian juga pada zaman Abu Bakar r.a. sholat Tarawih belum dilaksanakan secara berjamaah. Umar r.a. lah yang memulai menganjurkan umat Islam sholat tarawih berjamaah di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama melihat bahwa melestarikan tindakan Umar tesebut, termasuk sunnah karena Rasulullah s.a.w. pernah bersabda "Hendaknya kalian mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafaurrashiidn setelahku" (H.R. Ibnu Majah dll.) Rasulullah s.a.w. juga pernah bersabda: "Ikutilah dua orang setelahku, yaitu ABu Bakar dan Umar". (H.R. Tirmidzi dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengertian seperti itu, maka menafsirkan hadist Rasulullah s.a.w. "كل محدثة بدعة" yang artinya "setiap baru diciptakan dalam agama adalah bid'ah" harus dengan ketentuan bahwa hal baru tersebut memang bertentangan dengan aturan dasar syariat dan tidak sesuai dengan ajaran hadist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkaji masalah bid'ah memerlukan pendefinisian yang berkembang dan muncul di seputar penggunaan kata bid'ah tersebut. Perbedaan definisi bisa berpengaruh pada perbedaan hukum yang diterapkan. Tanpa mendefinisikan bid'ah secara benar maka kita hanya akan terjerumus pada perbedaan hukum, perbedaan pendapat dan bahkan pertikaian. Demikian juga mendefinisikan bid'ah yang sesat dan masuk neraka, tidaklah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa literatur Islam yang ada, dapat disimpulkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama dalam mendefinisikan bid'ah, terdapat dua pendekatan yaitu kelompok pertama menggunakan pendekatan etimologis (bahasa) dan kelompok kedua menggunakan pendekatan terminologis (istilah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan pertama mencoba mendefinisikan bid'ah dengan mengambil akar derivatif kata bid'ah yang artinya penciptaan atau inovasi yang sebelumnya belum pernah ada. Maka semua penciptaan dan inovasi dalam agama yang tidak pernah ada pada zaman Rasulullah s.a.w. disebut bid'ah, tanpa membedakan antara yang baik dan buruk dan tanpa membedakan antara ibadah dan lainnya. Argumentasi untuk mengatakan demikian karena banyak sekali ditemukan penggunakan kata bid'ah untuk baik dan kadang kala juga digunakan untuk hal tercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi'i r.a. berkata: "Inovasi dalam agama ada dua. Pertama yang bertentangan dengan kitab, hadist dan ijma', inilah yang sesat. Kedua inovasi dalam agama yang baik, inilah yang tidak tercela."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama yang menganut metode pendefinisan bid'ah dengan pendekatan etimologis antara lain Izzuddin bin Abdussalam, beliau membuat kategori bid'ah ada yang wajib seperti melakukan inovasi pada ilmu-ilmu bahasa Arab dan metode pengajarannya, kemudian ada yang sunnah seperti mendirikan madrasah-madrasah Islam, ada yang diharamkan seperti merubah lafadz al-Quran sehingga keluar dari bahasa Arab, ada yang makruh seperti mewarna-warni masjid dan ada yang halal seperti merekayasa makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan kedua mendefinisikan bid'ah adalah semua kegiatan baru di dalam agama, yang diyakini itu bagian dari agama padahal sama sekali bukan dari agama. Atau semua kegiatan agama yang diciptakan berdampingan dengan ajaran agama, dan disertai keyakinan bahwa melaksakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agama. Kegiatan tersebut emncakup bidang agama dan lainnya. Sebagian ulama dari golongan ini mengatakan bahwa bid'ah hanya berlaku di bidang ibadah. Dengan definisi seperti ini, semua bid'ah dalam agama dianggap sesat dan tidak perlu lagi dikategorikan dengan wajib, sunnah, makruh dan mubah. Golongan ini mengimplementasikan hadist "كل بدعة ضلالة"  yang artinya "setiap bid'ah adalah sesat", terhadap semua bid'ah yang ada sesuai defisi tersebut. Demikian juga statemen imam Malik: "Barang siapa melakukan inovasi dalam agama Islam dengan sebuah amalan baru dan menganggapnya itu baik, maka sesungguhnya ia telah menuduh Muhammad s.a.w. menyembunyikan risalah, karena Allah s.w.t. telah menegaskan dalam surah al-Maidah:3 yang artinya " Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu", adalah dalam konteks definisi bid'ah di atas. Adapun pernyataan Umar r.a. dalam masalah sholat Tarawih bahwa "itu sebaik-baik bid'ah" adalah bid'ah dalam arti bahasa (etimologis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari kajian bid'ah di atas, sesungguhnya tema bid'ah merupakan tema yang cukup rumit dan panjang dalam sejarah pemikiran Islam. Pelabelan ahli bid'ah terhadap kelompok Islam tertentu mulai marak dan muncul, pada saat munculnya polemik dan konflik pemikiran dalam dunia Islam. Merespon polemik pemikiran Islam tersebut, Abu Hasan Al-Asy'ari (meninggal tahun 304 H) menulis buku "Alluma' fi al-radd 'ala Ahlil Zaighi wal Bida'" (Catatan Singkat untuk menentang para pengikut aliran sesat dan bid'ah). Setelah itu muncullah kajian-kajian yang makin marak dan gencar dalam mengulas masalah bid'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali dalam Ihya' Ulumuddin (1/248) menegaskan:"Betapa banyak inovasi dalam agama yang baik, sebagaimana dikatakan oleh banyak orang, seperti sholat Tarawih berjamaah, itu termasuk inovasi agama yang dilakukan oleh Umar r.a.. Adapun bid'ah yang sesat adalah bid'ah yang bertentangan dengan sunnah atau yang mengantarkan kepada merubah ajaran agama. Bid'ah yang tercela adalah yang terjadi pada ajaran agama, adapun urusan dunia dan kehidupan maka manusia lebih tahu urusannya, meskipun diakui betapa sulitnya membedakan antara urusan agama dan urusan dunia, karena Islam adalah sistem yang komprehensif dan menyeluruh. Ini yang menyebabkan sebagian ulama mengatakan bahwa bid'ah itu hanya terjadi dalam masalah ibadah, dan sebagian ulama yang lain mengatakan bid'ah terjadi di semua sendi kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya juga bisa disimpulkan bahwa bid'ah terjad dalam masalah aqidah, ibadah, mu'amalah (perniagaan) dan bahkan akhlaq. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa semua tingkah laku dan pekerjaan Rasulullah s.a.w. adalah suri tauladan bagi umatnya. Apakah semua pekerjaan Rasulullah s.a.w. dan tingkah lakunya wajib diikuti 100 persen, ataukah sebagian itu sunnah untuk diikuti dan sebagian bolah tidak diikuti? Apakah meninggalkan sebagian pekerjaan yang pernah dilakukan Rasulullah s.a.w. (yang bukan termasuk ibadah) dosa atau tidak? Contohnya seperti adzan dua kali waktu sholat Jum'at, menambah tangga mimbar sebanyak tiga tingkat, melakukan sholat dua rakaat sebelum Jum'at, membaca al-Quran dengan suara keras atau memutas kaset Qur'an sebelum sholat Jum'at, muadzin membaca sholawat dengan suara keras setelah adzan, bersalaman setelah sholat, membaca "sayyidina" pada saat tahiyat, mencukur jenggot. Sebagian ulama menganggap itu semua bid'ah karena tidak pernah dilakukan pada zaman Rasulullah dan sebagian lain menganggap itu merupakan inovasi beragama yang diperbolehkan dan baik, dan tidak betentangan dengan ketentuan umum agama Islam. Demikian juga masalah peringatan maulid nabi dan peringatan Islam lainnya, seperti Nuzulul Qur'an, Isra' Mi'raj, Tahun Baru Hijriyah, sebagian ulama melihat itu bid'ah dan sebagian lainnya menganggap itu bukan bid'ah sejauh diisi dengan kegiatan-kegiatan agama yang baik.  Perbedaan para ulama di seputar masalah tersebut terkembali pada perbedaan mereka dalam mengartikan bid'ah itu sendiri, seperti dijelaskan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu kita garis bawahi lagi, bahwa ajaran agama kita dalam merubah kemungkaran yang disepakati bahwa itu kemungkaran adalah dengan cara yang ramah dan nasehat yang baik. Tentu merubah kemungkaran yang masih dipertentangkan kemungkarannya juga harus lebih hati-hati dan bijaksana. Permasalahan yang masih menjadi khilafiyah (terjadi perbedaan pendapat) di antara para ulama, tidak seharusnya disikapi dengan bermusuhan dan percekcokan, apalagi saling menyalahkan dan menganggap sesat. Mereka yang menganggap dirinya paling benar dan menganggap akidahnya yang paling selamat, dan lainnya adalah sesat dan rusak, hendaklah ia berhati-hati karena jangan-jangan dirinya telah terancam kerusakan dan telah dihinggapi oleh teologi permusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu  a'lam bissowab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Niam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan Bacaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatawa Azhariyah, Fatwa Syah Atiyah Muhammad Saqr, tahun 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : pesantrenvirtual.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3252983005004406686?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3252983005004406686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/bidah-secara-etimologis-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3252983005004406686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3252983005004406686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/bidah-secara-etimologis-dan.html' title='Bid&apos;ah Secara Etimologis dan Terminologis'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5176328536211284056</id><published>2008-11-12T09:48:00.003+07:00</published><updated>2008-11-12T09:51:23.758+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senyum'/><title type='text'>Kuliah Atau Kost?</title><content type='html'>Kini, banyak orang desa yang mengirimkan anak-anaknya kuliah di kota besar. Namun kisah menggelitik seputar keluguan orang desa dalam memahami dinamika kampus dan mahasiswa kerap kali muncul. Berikut sepenggal kisah tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa semester 1 yang baru saja duduk di bangku PTN ternama di jogja mengirimkan surat kepada kedua orang tuanya di desa nun jauh di pelosok Jawa Tengah. Begini isi suratnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bapak dan Ibu, alhamdulillah, saat ini saya sudah mulai kuliah di jogjakarta. Kuliahnya dari pagi sampai siang. Teman-temanku di sini baik-baik, malah banyak juga yang berasal dari daerah. Saya juga sudah kost, biayanya agak mahal 250 ribu per bulan. Oh ya, Bapak dan Ibu, nilai saya semester 1 ini sudah keluar, yaitu 3,5. Doakan saya semoga kerasan tinggal di jogjakarta”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan kemudian, mahasiswa tersebut menerima balasan tersebut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anakku, alhamdulillah kamu sudah mulai kuliah. Kami berdua mengharapkan kau cepat lulus dan membantu menyekolahkan adik-adikmu. Mohon maaf bila bulan depan uang kiriman kami agak telat, soalnya harga gabah sedang turun, kata orang-orang desa akibat emport beras”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cuma kami agak sedikit kecewa melihat nilai kamu. Di ibtidaiyah, tsanawiyah hingga aliyah, nilai kamu kan tidak pernah di bawah 7, malah sering 8 dan 9. Kok sekarang cuma 3,5? Ayo nak, rajin-rajinlah belajar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan-jangan ini karena kamu ndak fokus ke kuliahmu ya? Mungkin karena kamu ikut-ikutan kost yang bayarnya mahal itu? Makanya nak, jangan dilakoni semua, kalo mau kuliah ya kuliah, kost ya kost, jangan dua-duanya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sayang Bapak dan Ibu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5176328536211284056?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5176328536211284056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/kuliah-atau-kost.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5176328536211284056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5176328536211284056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/kuliah-atau-kost.html' title='Kuliah Atau Kost?'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-1325327427402532979</id><published>2008-11-12T09:41:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T09:43:37.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senyum'/><title type='text'>Sesama "Allahu Akbar" Jangan Saling Mendahului</title><content type='html'>Waktu itu, di suatu seminar tentang Pancasila vs Islam yang diadakan oleh salah satu organisasi Islam garis keras di Jakarta, suasana tiba-tiba menjadi tegang. Saat seorang narasumber dari NU menjelaskan ihwal hubungan nasionalisme dengan Islam, tiba-tiba seorang peserta berteriak-teriak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahu akbar, Allahu akbar Islam itu berbeda dengan nasionalisme. Islam ya Islam. Islam itu sudah sempurna. Nasionalisme itu kafir, Yahudi. Allahu akbar..!" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sontak semua yang hadir juga berteriak "Allahu akbar, allahu akbar..!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber NU tidak punya kesempatan berbicara lagi. Apalagi para hadirin menyuruhnya "turun-turun...!" Moderator juga ternyata mendukung keinginan hadirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, baiklah saya turun tapi izinkan saya bicara dulu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak usah," kata hadirin. "Allahu-akbar, Allahu akbar..! Kamu turun saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahu akbar, Allahu akbar." Keamanan maju ke depan, menjemput pembicara untuk keluar forum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana makin ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber pun mulai gugup, ikut berteriak, "Allahu akbar, Allahu akbar, saya mau bicara dulu," katanya, tapi ia tak digubris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahu-akbar, Allahu akbar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung dia segera punya ide. Dia langsung mengambil mic, bilang, "Samiallahu liman hamidah, samiallahu liman hamidah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum tiba-tiba terdiam, tidak tahu harus bilang apa lagi. Suasana seperti sedang dalam shalat berjamaah dan para ma'mum tidak boleh ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya narasumber bisa meneruskan materinya, meskipun tidak sampai selesai. Di tengah-tengah pembicaraan dia diminta turun lagi, Allahu akbar, Allahu akbar. Kali ini "samiallau liman hamidah" sudah tidak mempan lagi. (nam)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-1325327427402532979?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/1325327427402532979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/sesama-allahu-akbar-jangan-saling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1325327427402532979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1325327427402532979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/sesama-allahu-akbar-jangan-saling.html' title='Sesama &quot;Allahu Akbar&quot; Jangan Saling Mendahului'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8333855710586655056</id><published>2008-11-12T09:38:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T09:39:31.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senyum'/><title type='text'>islam kekanak-kanakan</title><content type='html'>Ada seorang anak Muda NU yang barusan pulang sekolah dari Timur Tengah, tentu saja di sana dia belajar pemikiran berbagai tokoh kontemporer, seperti Hasan Al Banna, Sayid Qutub, Yusuf Qardawi dan sebagainya, makanya ketika balik lagi ke pesantrennya melihat semua yang ada di pesantren tidak islami, karena itu perlu diislamkan kembali. Untuk melaksanakan misinya itu, ia berusaha mengganti kitab yang dikaji di pesantren, membakar beduk, menggantinya dengan speaker.&lt;br /&gt;Akhirnya masyarakat pesantren goncang, mau melakukan aksi balasan, tetapi dicegah oleh kiai sepuh.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si santri muda dipanggil, "Semangat anda untuk pembaruan bagus, tetapi jangan menghancurkan yang sudah ada. Kalau anda suka speaker, tapi jangan membakar beduk itu kan karya masyarakat se desa, makanya mereka marah. Tetapi beduk kan bid'ah, Nabi tidak pernah menggunakan beduk". "Sama juga kan, speaker juga tidak ada di zaman nabi" sergah Kiai" karena itu biarkan keduanya berdampingan, secara rukun. Beragamalah dengan dewasa, jangan kekanak-kanakan ! ''Kiai menasehati.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8333855710586655056?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8333855710586655056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/islam-kekanak-kanakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8333855710586655056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8333855710586655056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/islam-kekanak-kanakan.html' title='islam kekanak-kanakan'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8776021965596711257</id><published>2008-11-12T09:13:00.001+07:00</published><updated>2008-11-12T09:15:35.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='internasional'/><title type='text'>malayasia dalam mata kamera</title><content type='html'>Email ini bukan hasutan, tetapi berdasarkan fakta nyata keseharian dan berdasarkan pengalaman pribadi serta pengalaman kawan-kawan sejawat selama hidup di Malassia. Beberapa dari anda mungkin tidak setuju dengan tulisan ini. Tetapi pikiran anda akan segera berubah bila anda pernah tinggal disini (Malassia-red). Bukan sekedar jalan-jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email ini atas tulisan yang dikirimkan dari negara termalas di dunia = Malassia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seorang Melayu Deli, Sumatera. Pada tahun 2004 saya pindah ke Kuala Lumpur. Walaupun setiap hari disini saya berbahasa Melayu malingsia, tetapi dalam email ini sebaiknya saya menggunakan Bahasa Indonesia yang jauh lebih baik dari Bahasa malingsia yang sekarang sudah rusak[1]. Mungkin kawan-kawan tahu, bahwa Bahasa Indonesia lahir dari Bahasa Melayu Riau yang sudah mengalami proses penyempurnaan dan pembakuan berkali-kali, sehingga menghasilkan bahasa paling sempurna di Nusantara ini.[2] Dan Bahasa malingsia walaupun berasal dari bahasa Melayu Riau tetapi ia stagnan semenjak dulu sampai saat ini. Tidak berkembang, lambat dan hanya mengalami sedikit pembaharuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuhnya Negara (yg mengaku) Negara Islam tapi Membenci Saudara Seiman dan Serumpun&lt;br /&gt;Saya sudah tinggal (4 tahun) sejak 2004 di malingsia tepatnya di Bangsar, Kuala Lumpur dikarenakan mendapat tawaran pekerjaan yang cukup menjanjikan pada suatu syarikat dalam bangunan Petronas, malingsia. Terfikir sebelumnya saya akan bekerja dengan tenang, nyaman dan memuaskan hati. Saat anda membaca email ini, saya mungkin sudah berada di Jepang untuk melanjutkan study saya. Saya bekerja sebagai tenaga profesional di bidang IT (malingsia kekurangan tenaga ahli untuk itu). Mereka banyak mengambil tenaga ahli IT, arsitektur, astrologi, perminyakan, perkebunan dari Indonesia, India dan China. Melayu malingsia hanya bengong terpaku saja menunggu alih kepakaran dari tenaga ahli luar negara. Mereka akan merayu tenaga ahli kita dengan gaji yang besar, mobil dinas, fasilitas dan pembayaran rumah sewa/apartement untuk membuat kita mau menerapkan ilmu dan meng-alih kepakaran kepada mereka. Bila kepakaran anda terus diperlukan, liciknya, anda akan mereka tawarkan kewarganegaraan setelah masa tinggal lebih kurang 10 tahun, tetapi bila anda tidak diperlukan lagi kontrak anda akan diselesaikan atau anda akan berhadapan dengan gerombolan RELA. Sudah dapat gading bertuah, tanduk tidak berguna lagi. Habis manis sepah dibuang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saya tinggal dan bekerja di KL, sudah banyak hal-hal miring tentang hubungan kedua negara (Indonesia dan malingsia) yang saya dengar, tetapi saya tidak pernah dan tidak mau ambil pusing. Karena saya fikir hal tersebut hanya hal biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Dan kawan-kawan saya orang malingsia sendiri (seperti) tidak menampakkan sikap yang bermusuhan, aneh atau miring terhadap saya pribadi sebagai orang Indonesia. Saya berfikir hubungan malingsia dan jirannya, Indonesia sebagai hubungan saudara kandung. Indonesia sebagai abang dan malingsia sebagai adik[3] yang sudah terbina sejak dahulu. Di malingsia, bila ada hal-hal miring tentang mereka (bahkan teramat miring hingga buruk) mereka tenang-tenang saja. Sikap tenang mereka bukan karena mereka tidak ambil pusing, tetapi karena mereka tidak pernah tahu apa-apa. Media massa dan media elektronik disini tidak dibenarkan menyiarkan tentang keburukan mereka sendiri.[4] Contoh: masalah Ambalat, pemukulan wasit karateka Indonesia, penganiayaan TKI, pengusiran TKI, pemerkosaan pembantu rumah dan TKI, pejahatan dan kebejatan RELA, arogansi imigrasi malingsia, keangkuhan Polis Diraja malingsia (sebaiknya diganti menjadi Polis Dirajam malingsia), dan keburukan politisi tidak pernah mereka siarkan dan sebarkan dalam media akhbar atau juga televisi. Hal itu untuk menjaga nama baik pemerintah mereka dan ketenangan rakyat mereka sehingga terkesan masyarakat mereka beradab.&lt;br /&gt;Cobalah anda sesekali mengunjungi Kuala Lumpur bagi yang belum pernah atau datang sekali lagi bagi yang sudah pernah tetapi dengan mengikuti petunjuk berikut. Bila anda datang ke malingsia, cobalah anda sesering mungkin bertanya kepada petugas tiketing Komuter, atau pengemudi bus RapidKL, security bank, petugas hotel, petugas teller bank, petugas tiketing, polisi, petugas imigrasi, petugas KLmonorail, bahkan pramugari. Cobalah untuk bertanya atau sekedar beramah-ramah dengan mereka. 100% saya yakinkan. Anda tidak akan mendapat apa yang anda inginkan, yaitu keramahan. Apalagi senyuman. Dan cobalah gunakan Bahasa Indonesia, saya yakinkan lagi 110%, anda akan terpana melihat sentuhan TRULY ASIA mereka (Arogan, Sombong, Intimidasi, Angkuh). Ini juga kerap berlaku di restoran, kedai makan, kedai runcit (toko kelontong) dan tempat-tempat lainnya yang menyediakan jasa public service. Kalau anda mendapat pelayanan yang baik, mungkin hari itu anda sedang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terkejut bila berada di mall, bus, taxy, rumah makan, kantor-kantor, sekolah, kampus, radio-radio, televisi dan bahkan dimana-mana tempat diperdengarkan lebih banyak lagu-lagu pop Indonesia ketimbang lagu mereka sendiri, seperti Radja, Samson, Naff, Matta, KD, Peterpan, ADA Band, DEWA dan banyak lagi group band Indonesia yang tak terhitung jumlahnya (dibandingkan group band mereka yang dihitung tak habis jari tangan). Ini Menandakan bukan saja para tauke-tauke pengusaha importir tahu selera rakyatnya tetapi juga kurangnya kreatifitas orang malingsia dalam menciptakan seni lagu tetapi tetap menginginkan selera tinggi. Bahkan film-film Indonesia terus merambah tiap bulannya di bioskop-bioskop yang jumlahnya sangat sedikit di malingsia. Kurangnya kreatifitas mereka nyata terlihat dengan maraknya sinetron-sinetron usang Indonesia yang hampir tiap hari menghiasi layar kaca televisi malingsia dari stasiun televisi yang hanya berjumlah 7 stasiun (kalau tidak salah. Atau bahkan kurang). Jauh di bawah jumlah stasiun televisi lokal Indonesia yang berjumlah ratusan channel. Karena tiap provinsi di Indonesia memiliki stasiun televisi sendiri-sendiri. Perbedaannya di Indonesia, mungkin TV kabel dan TV satelit kurang laku (walaupun sudah berjumlah 5 buah ditahun 2007 saja) dikarenakan jumlah channel TV lokal saja sudah banyak sekali. Tetapi di malingsia lain halnya. TV lokal tidak begitu laku, mayoritas mereka lebih senang menonton TV kabel satu-satunya, Astro. Dilema orang malingsia yang tidak kreatif dan kurang hiburan, hingga nampak wajar mereka sering mencuri kreatifitas kesenian, lagu, budaya dan makanan dari Indonesia. Kalau sudah tidak kreatif, mereka hanya bisa berkata, malingsia sudah dijajah musik Indonesia. Pendapat yang tidak dihirau orang. Bahkan oleh rakyatnya sendiri. Mereka tetap asyik mendengarkan lagu-lagu Indonesia yang tidak mendayu-dayu seperti pada semua jenis musik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malingsia sekarang tengah berbangga dengan wawasan 2020 yang berkeinginan menjadikan negaranya sebagai negara maju di tahun itu. Tetapi saya khawatir sekali. Bagaimana sikap angkuh dan sombong boleh menjadikan mereka menjadi negara maju, sedangkan kesombongan dan keangkuhan hanya akan menbawa pada kejatuhan dan kehinaan saja. malingsia mengatakan bahwa rakyat Indonesia hanya iri melihat kemajuan negara mereka di bidang pembangunan. Tetapi sayang sekali mereka tidak mengetahui, bahwa rakyat Indonesia bukan rakyat yang memiliki sifat iri dan bukan bangsa yang lemah. Kehebatan Patih Gajah Mada menyatukan Nusantara menjadi ciri kekuatan Bangsa Indonesia sampai masa kini. Kehebatan Pelaut Bugis menaklukan samudera mengaliri semangat orang Indonesia sampai masa ini. Orang Indonesia tipikal pekerja keras, pantang menyerah, rendah hati dan memiliki semangat yang tinggi. Sewajarnya rakyat malingsia bersyukur dan berterima kasih kepada rakyat Indonesia, dikarenakan sifat semangat dan kerja keras dari tenaga-tenaga kerja Indonesia hingga boleh membangun Petronas/KLCC di Kuala Lumpur, boleh membangun Putrajaya, KLIA, LCCT di Sepang, Selangor. Membangun pangsapuri, flat, kantor-kantor, perumahan/taman-taman. Membina kolom-kolom untuk lintasan KLmonorail, membina jalan tol PLUS utara-selatan, bahkan Bandaraya Kuala Lumpurpun ramai tenaga kerja Indonesia yang membinanya. Menurut data yang diperoleh, jalan tol PLUS utara-selatan dan KLIA 100% menggunakan tenaga kerja Indonesia[5]. Untuk diketahui, bahwa tenaga kerja kita berjumlah 2,5% dari jumlah penduduk mereka. Jumlah penduduk malingsia hingga tahun ini (2007) berjumlah 25 juta jiwa saja(tidak lebih dari penduduk DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi). Jadi siapa yang sepatutnya berbangga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malingsia kekurangan penduduk. Untuk itu mereka :&lt;br /&gt;- Menawarkan program ‘malingsia my second home’. Dengan kedok sopannya, Kedutaan malingsia dan jabatan imigrasi malingsia menawarkan program untuk siapa saja beserta keluarganya untuk tinggal lama di malingsia dalam masa 10 tahun dan boleh diperpanjang dengan persyaratan memiliki nominal jaminan diatas 100 juta rupiah keatas untuk satu anggota keluarga berjumlah 3 orang (dengan satu anak) pertahunnya. Dengan program ini diharapkan setiap keluarga memiliki ketertarikan terhadap malingsia, keterikatan batin dan menghasilkan devisa malingsia. Penawaran kewarganegaraan biasanya dilakukan bila peserta telah tinggal lebih dari 10 tahun ke atas.&lt;br /&gt;- Menerima pekerja profesional yang ahli dibidangnya untuk bekerja di malingsia. Untuk diserap ilmunya, dan di iming-imingi oleh kemudahan dan kewarganegaraan.&lt;br /&gt;- Meminta dan menerima tenaga buruh, pekerja kasar, pembantu rumah tangga, baby sitter, cleaning service, kuli bangunan, pekerja restauran, etc dari negara-negara jiran seperti Indonesia, Thailand, Myanmar, Burma, dan beberapa dari China. Indonesia adalah yang terbesar dalam menerima kuota permintaan tenaga kerja dari negara malingsia karena upah dan gaji yang relatif lebih murah berbanding negara lainnya dan memiliki kesamaan bahasa.&lt;br /&gt;- Memurahkan uang biaya pendidikan, dengan pemberian subsidi pendidikan 30% dari kerajaan, sehingga berhasil menyerap masuk pelajar-pelajar dari luar negara (tahun depan subsidi ini akan dihapuskan). Pelajar dari Indonesia dan Arab adalah yang paling ramai berdatangan. Disusul oleh China dan Thailand. Dengan memanjakan para pelajar asing, memberi kemudahan fasilitas dan pujian-anugerah, diharapkan para pelajar ini terus menyambung jenjang pendidikannya di malingsia yang berarti devisa bagi negara. Dan bila berkemampuan lebih serta memiliki kepakaran khusus akan ditawarkan untuk dimanfaatkan bagi kemajuan negara malingsia. Jangan sampai anda menjadi seperti ayam diberi beras. Sudah gemuk nanti pastilah dipotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal orang malingsia yang sudah diakui sendiri oleh 3 orang kawan saya yang tulen orang malingsia (mereka dari Johor, Kelantan dan Pahang) adalah : sifat malas. Mereka sendiri mengakui bahwa orang Melayu itu pemalas. Kenyataan ini tidak terpungkiri dan tidak dinafikan oleh orang malingsia sendiri. Sehingga sesuai dari awal saya sebut mereka malingsia (Malas dan Sia’=kamu(sunda;kasar)). Perbedaaan orang Indonesia dengan orang malingsia (menurut mereka) adalah: Orang Indonesia sudah terbiasa dengan bekerja mengikuti strata. Mereka bersedia bekerja dari bawah, mulai dari staff sampai ketingkat manajerial. Orang malingsia, mereka tidak suka dengan strata kerja. Kalau tidak mendapat posisi yang diinginkan, mereka akan mencarinya di perusahaan lain. Orang malingsia (sebagian besarnya) tidak mau bekerja sebagai pekerja kasar, mereka sudah terbiasa dengan zona nyaman. Sifat kedua, manja. Sudah mengantuk disorokkan bantal pula. Hidup didukung orang tua, apa-apa tinggal minta, sudah dewasapun ingin yang senang saja. Sifat malas dan manja mungkin sudah terbentuk sejak kemerdekaan mereka yang nyata-nyata diberikan oleh Inggris (bukan hasil jerih payah perjuangan). Saya setuju dengan pernyataan bekas Perdana Menteri (PM) malingsia, Mahathir Muhamad yang mengatakan “Orang Melayu (orang malingsia-red) mudah puas, malas, kurang rasa terima kasih…” (dalam Mingguan malingsia:16 Juni 2002). Sifat ketiga adalah menunggu perintah. Ibarat pahat dengan penukul. Mereka tidak terbiasa dengan perintah dan suruhan. Mereka tidak terbiasa dengan inisiatif diri. Sehingga harus menunggu disuruh dan ditegur untuk mengerjakan sesuatu. Itulah mengapa mereka lebih banyak memperkerjakan tenaga kerja dari Indonesia. Selain upah lebih murah dari negara lain, orang kita terkenal giat dan semangat. Mereka akui bahwa pekerja Indonesia adalah pekerja keras. Sifat keempat adalah: sensitif, hingga akhirnya cenderung kasar. Mereka suka mengkritik tetapi tidak suka dikritik. Jangan terheran bila anda melihat hampir 100% pengemudi dan petugas lapangan bus, termasuk bus RapidKL angkuh dan sembrono membawa busnya. Dan jangan tersinggung bila anda menegur supir bus yang ugal-ugalan tadi untuk berhati-hati, malahan anda yang dimarahi. Itu sudah kerap kali terjadi. Jangan heran bila kawan malingsia anda tersinggung saat anda beritahukan email ini, karena memang mereka mudah tersinggung tanpa menyadari kenyataan dan menerima hakikat yang terjadi. Dan sifat yang (mungkin) terakhir adalah sombong. Entah bagaimana sifat yang satu ini bisa timbul. Selayaknya bila ingin dikatakan bangsa yang bermartabat haruslah rendah hati. Seperti padi yang berisi maka akan semakin menunduk. Bukan memandang rendah dan menghina saudaranya sendiri yang nyata-nyata mereka sering katakan serumpun dan mayoritas beragama Islam. Orang malingsia suka menyombongkan diri dan menyombongkan negaranya dengan mengatakan Indonesia tidak punya apa-apa yang hebat dan orang-orangnya kasar (mungkin mereka tidak mengetahui, bahwa Indonesia negara dengan pertumbuhan jumlah orang kaya ke-lima terbanyak di Dunia dan pemborong belanja terbesar negara Singapore tiap tahunnya, menurut badan survey dunia 2007)[6]. Dan lucunya, kebanyakan dari mereka yang berkata demikian belum pernah sama sekali datang berkunjung ke Indonesia, apalagi melihat Jakarta, Bali, Surabaya, Bandung, Medan, Padang, Bukit Tinggi, Malang, Makassar, Semarang, Yogyakarta dan kota-kota lainnya. Secara pribadi, sudah 3 orang yang berkata demikian kepada saya dan ketiga-tiganya buta sama sekali dengan Indonesia. Pada bulan Juni 2007 saya sempat tersenyum simpul kepada kawan saya, ketika melihat iklan perdana McDonald di Kuala Lumpur yang menuliskan bahwa restoran Amerika tersebut baru memproklamirkan mulai Juni 2007 buka 24 jam di cabang-cabang tertentu. Anda pasti tersenyum juga mendengarnya bukan. Kisah nyata, beberapa orang malingsia terkejut dan terkagum-kagum dengan keramahan, kesopanan, keindahan dan kemajuan Indonesia seperti yang diceritakan pada beberapa blog di internet milik mereka sendiri[7]. Merekapun terkejut dengan pusat-pusat perbelanjaan yang mewah-mewah di Jakarta dan senang mendapati Jakarta yang memiliki surga belanja terbesar dan termurah di Asia, bahkan di dunia. Dengan tulus dan rendah hati mereka berkata, bahwa ternyata orang-orang di Jakarta jauh lebih hangat, santun dan baik daripada orang-orang malingsia (itu mereka katakan orang-orang di Jakarta. Bagaimana bila mereka ke Bali, Bandung, Yogya dan Solo?!). (silahkan klik dan baca website mereka yang tertera pada footnote). Bicara kesantunan, jelas lebih santun masyarakat kita ketimbang mereka. Dan itu mereka akui, karena jumlah melayu mereka hanya 60% saja. Sedangkan kita yang berbhinneka, jelas merangkumi banyak suku yang menjadi satu bangsa yang sama. Satu bukti bahwa, janganlah banyak bicara sebelum melihat kenyataan yang ada. Orang Indonesia jelas lebih class dari orang malingsia, terlebih lagi dari cara bersikap dan berfikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malingsia memang alim-alim kucing. Menunjukkan sikap baik bila berhadapan, tetapi berkelakuan buruk bila dibelakang. Saya terkejut mengetahui bahwa pemerintah malingsia suka mencuri. Dan rakyatnya tidak tahu akan hal tersebut. Kasus pemakaian banyak lagu yang diakui sebagai lagu mereka baru-baru inipun tidak banyak beredar di kalangan rakyat malingsia sendiri. Semua media dibungkam. Kebebasan pers dikekang. Rakyat malingsia tidak tahu rakyat Indonesia berdemo habis-habisan di Indonesia menentang arogansi malingsia karena banyak tenaga kerja kita selalu disiksa. Rakyat malingsia tidak tahu rakyat kita marah besar ketika lagu, kesenian dan makanan kita diantaranya ‘Rasa Sayange’, ‘Jali-Jali’, ‘rendang’, ‘tempe’, ‘Batik Pekalongan’, ‘kebaya’, ‘Kuda Kepang’, ‘Tari Indang=jadi Tari Endang’, Reog Ponorogo=jadi singa Barongan dan entah apa lagi, di colong dan dipatentkan sebagai hasil karya ciptaan mereka oleh Kementerian Kebudayaan, Kesenian &amp; Warisan (KeKKWa) dan Kementerian Pelancongan. (Untuk departemen ini mungkin sebaiknya diganti nama menjadi KEMENTERIAN KEBUAYAAN, KEISENGAN DAN WASIRAN &amp; KEMENTERIAN PENCOLONGAN). Walau akhirnya KeKKWA meminta maaf kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia atas kasus pencurian lagu ‘rasa sayange’. Berita terkini menyatakan bahwa lagu kebangsaan malingsia “Negaraku”[8] merupakan hasil jiplakan lirik dari lagu daerah Indonesia tahun 1930 “Terang Bulan” yang memiliki English Version-nya yang berjudul “Mamula Moon”(Felix Mandelsohn:Album Paradise Isle:1947)[9]. Rakyat malingsia tidak pernah tahu kasus pelecehan, perampokan terhadap mahasiswa Indonesia di UM, UKM, UPM, USM, UiTM, UUM, dan berbagai kampus lainnya oleh gerombolan tak beretika RELA, karena media massa tidak pernah memberitakannya. Rakyat malingsia tidak pernah tahu wasit karate kita digebuki POLIS DIRAJAM malingsia sampai hampir mati di kawasan Nilai, Selangor, September 2007 lalu karena tidak pernah ada beritanya di televisi. Rakyat malingsia tidak pernah tahu kelakuan arogan polisi malingsia, keangkuhan imigrasi dan ketidakpedulian pemerintahnya terhadap orang Indonesia di malingsia karena semuanya dibungkam dan disimpan rapih dan dikemas seakan semuanya baik-baik saja. Rakyat malingsia tidak tahu istri pejabat tinggi negara Indonesia dipermalukan karena media takut memberitakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi khawatir, hawa seperti ini akan menjadi bumerang bagi negara malingsia sendiri. Sesuatu hal busuk yang ditutupi pasti lambat laun akan tercium juga. Kesombongan tidak akan membawa keberkahan dan keangkuhan malah akan menjatuhkan. Mungkin tinggal tunggu waktunya saja. Kebusukan pemerintah dan sikap seakan merasa sebagai bangsa kelas satu akan memupuskan martabat bangsa itu sendiri. Menganggap bangsa lain warga kelas dua dan rendah hanya akan mempermalukan harga diri bangsa. malingsia terlalu congkak dengan kemajuan pembangunan yang sudah dicapainya sampai saat ini dari hasil keringat dan air mata saudara-saudaranya sendiri, Bangsa Indonesia. malingsia bangga dengan baju kurung dan teluk belanganya yang sebagian besar kainnya adalah hasil import dari Indonesia[10]. malingsia bangga dengan bahasa rojaknya yang campur aduk tidak karuan (Bahasa Melaysia kini banyak menyerap Bahasa Indonesia sebagai kosa kata baru)[11]. Bangga mencuri kebudayaan bangsa lain dan tidak mengakuinya, dan bangga menyatakan dirinya sebagai bangsa multi-ethnis. Mereka memang sedang mengalami krisis jati diri. Mungkin malingsia salah satu negara yang tidak beridentitas sampai saat ini. Tapi masyarakat Melayu sendiri mulai merasa tidak mendapat tempat yang sama dalam perniagaan dan kerja-kerja pejabat (kantoran) yang diberikan oleh kerajaan. Ekonomi negara disokong oleh etnis Cina yang ramai jumlahnya yang pada akhirnya boleh memecah belah antara mereka sendiri dan menjadi musuh dalam selimut karena mereka lupa akan nilai kebangsaan dan etika yang semakin bergeser jauh dari memartabatkan kemelayuannya, seperti cita-cita awal Tuanku Abdul Rahman. Bila kebanggaan multi-ethnis mereka berjalan congkak seperti sekarang, bukan menjadi tidak mungkin, suatu saat nanti Melayu di malingsia akan tersingkir oleh kaum Cina dan India (boleh anda bayangkan seperti nasib Melayu di Singapore sekarang). Allahualam! malingsia terlalu arogan untuk memiliki sifat rendah hati mengakui Indonesia yang lebih bermartabat dalam bahasa, budaya dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-annya[12] itu dengan sengaja mempopulerkan istilah ‘INDON’ bagi menyebut orang Indonesia yang jelas melecehkan dan berkonotasi: ‘orang suruhan’, ‘orang gaji yang bisa seenaknya diperintah/dimaki’, ‘orang kecil’, ‘orang rendah’, bahkan berarti ‘budak belian/hamba sahaya’(lihat kamus Bahasa Belanda). Istilah dan sebutan ‘INDON’ justru dipopulerkan di majalah-majalah, koran, televisi, bahkan ditengah masyarakat malingsia sendiri, sehingga setiap orang Indonesia mereka sebut dengan ‘INDON’. Tak kira siapapun. Sehingga Perdana Menteri malingsia sendiri baru-baru ini (Sept 2007) meminta maaf secara resmi kepada pemerintah Indonesia atas penggunaan kata ‘INDON’ itu sendiri. Menurut saya pribadi, tidak salah bila sekarang muncul dan populer sebutan ‘MALINGSYA, MALINGSIA, atau malingsia’ untuk negara malingsia[13].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman pribadi saya sendiri di malingsia. Anda tidak akan disebut ‘INDON’, tidak akan diacuhkan oleh pegawai public service, tidak akan ditanya terlalu banyak dan tidak penting oleh pegawai imigrasi di airport dan pelabuhan, tidak akan dicurigai Polis Dirajam malingsia, tidak diperlakukan minus dan dilecehkan oleh pasukan RELA atau tidak akan dicemberuti oleh pramusaji-pramusaji restoran dan kedai makan bila anda berperawakan Arab, India, Eropa, Amerika, China atau mirip-mirip wajah perdana menterinya dan menggunakan bahasa Melayu yang lebih kurang fasih atau rojak (campur aduk). Bila anda memiliki wajah yang lumayan dan berkulit putih bersih, dan sedang berkeinginan jalan-jalan ke malingsia, mungkin menggunakan bahasa isyarat lebih aman. Karena ketampanan dan kecantikan anda akan dipupuskan dengan cibiran dan sinis oleh karena ketidakmahiran bahasa Melayu rojak atau bahasa Inggris anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar saran dan tips :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila anda berkeinginan dan berencana ingin berlibur atau jalan-jalan ke malingsia, silahkan saja. Paling tidak anda dapat melihat karya anak bangsa Indonesia, hanya saja lokasinya di negeri malingsia. Seperti : KLCC, Airport KLIA, LCCT, jembatan Penang, trek monorail, Putrajaya, dll. Mungkin anda saya sarankan tidak lebih dari 2 hari di Kuala Lumpur. Di kota yang besarnya hanya sepertiga (1/3) Kota Jakarta ini, anda tidak akan banyak menemui tempat-tempat menarik (seperti yang Kementerian Pencolongan malingsia sering syor-syorkan). Lebih dari 3 hari saya yakinkan anda untuk lebih baik segera mencari destinasi negara lain untuk dikunjungi atau serta merta pulang saja. Karena negara kita jauh lebih indah akan alam, kebudayaan dan tujuan wisata.&lt;br /&gt;- Untuk yang ingin bekerja sebagai buruh, kerja kasar, kuli bangunan saya sarankan memilih negara lain selain malingsia pada agen anda. Dan selalulah memilih agen ketenagakerjaan yang resmi di Indonesia.&lt;br /&gt;- Untuk yang berminat bekerja sebagai pembantu rumah tangga, baby sitter, pegawai restoran/kedai, pegawai mini market, cleaning service dan sejenisnya, sebaiknya memilih negara lain yang lebih menghargai hasil kerja dan jerih payah anda, dan negara yang menjunjung harga diri anda sebagai seorang mahluk ciptaan Tuhan. Gunakan agen perantara ketenagakerjaan yang resmi yang telah mendapat ijin resmi pemerintah Indonesia. Bila terpaksa juga anda harus bekerja di malingsia, mintalah untuk mendapatkan majikan yang waras, rendah hati dan menghormati sesama manusia, sadar sebagai mahluk ciptaan serta sadar suatu saat akan dipanggil penciptanya.&lt;br /&gt;- Hati-hati bila menyeberang di jalan manapun (jalan raya maupun jalan komplek). Karena pada dasarnya semua kendaraan bermotor disini tidak dilengkapi dengan rem (atau mereka tidak mengerti kegunaan rem). Mereka dengan arogannya tidak akan memperlambat laju kendaraan bila anda menyeberang atau mungkin tidak rela ada yang menginjak aspal. Toleransi di malingsia sangatlah kurang.&lt;br /&gt;- Hati-hati dengan dompet dan tas anda. Jangan anda pikir di malingsia tidak ada copet atau jambret. Untuk Kuala Lumpur, kawasan Bukit Bintang, Terminal Pudu, di dalam Komuter, Monorail, LRT, KL sentral adalah tempat-tempat yang rawan copet dan jambret.&lt;br /&gt;- Bila anda tidak fasih berbahasa Melayu malingsia, adakalanya mungkin berbahasa tarzan, Bahasa Inggris atau menggunakan isyarat adalah solusinya. Itu bila anda tidak ingin sakit hati. Karena sudah banyak saudara-saudara kita yang disakiti hatinya dan raganya oleh rakyat dan pemerintah malingsia.&lt;br /&gt;- Jangan terkejut bila anda melihat orang malingsia bertutur dengan sesama orang malingsia (sesama Melayu) menggunakan bahasa Melayu yang campur aduk dengan bahasa Inggris. Sungguh aneh dan rusak terdengar. Itu disebabkan kurangnya mereka menghargai dan memartabatkan bahasanya sendiri.&lt;br /&gt;- Jangan terperanjat bila anda dilecehkan, itu sudah menjadi budaya mereka. Jangan ditanggapi, doakan saja mereka agar diampunkan dan dimaafkan kesalahannya oleh Tuhan. Kita orang yang berbudaya dan lebih beradab dari mereka. Jangan berbuat seperti apa yang mereka telah buat kepada kita. Bila anda mengikuti cara mereka, kita tidak lebih seperti mereka.&lt;br /&gt;- Jangan lupa untuk selalu membawa KTP/Pasport/ID Card bila berjalan-jalan di malingsia, supaya anda tidak menemui kesulitan. Kalau pasport anda masih berwarna biru, hijau atau coklat berfikirlah dua tiga kali untuk mengunjungi negara malingsia, karena pasport berwarna hitam saja (pasport paling tinggi derajatnya) milik istri atase pendidikan Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk malingsia, Kuala Lumpur, masih bisa dilecehkan oleh hansip-hansip di malingsia, yang lebih dikenal dengan nama pasukan RELA. Mungkin karena itulah mereka dinamakan RELA. Rela menanggalkan etika, kesantunan dan keprofesionalan ketika menghadapi pendatang, tamu, pelancong/wisatawan bahkan pelajar.&lt;br /&gt;- Jangan bosan dengan makanan-makanan mereka. Dengan bangganya mereka menyatakan diri mereka sebagai negara multi-etnis, Melayu-Cina-India merupakan etnis terbesar. Jadi jangan heran kalau dimana-mana menu makanan yang disuguhkan ialah: nasi lemak dengan rendang hasil karya curian, babi panggang dengan kuah kare dan teh tarik sebagai penutup. Perpaduan masakan Melayu, Cina dan India yang serasi. Anda akan rindu dengan makanan multi-tribe Indonesia yang lebih dari ratusan ribu jenis (untuk tradisional saja) dari beragam provinsi di Indonesia.&lt;br /&gt;- Sebaiknya seluruh produsen makanan dan barang di seluruh Indonesia mencantumkan label “buatan Indonesia” atau “product of Indonesia”. Jangan lupa itu.&lt;br /&gt;- Pemerintah Indonesia sebaiknya bertindak tegas dan melakukan langkah nyata. Jangan diam saja. Segera lindungi aset budaya seperti lagu, kesenian daerah, cerita legenda, makanan, dll. Jangan menunggu pencuri-pencuri lain mengambil harta kita hingga sepertinya kita tidak punya wibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para pelajar, pulanglah ke kampung halamanmu yang penuh dengan kedamaian, keramahtamahan dan kesopanan. Majukan negaramu, baktikan keahlianmu untuk bangsamu. Jangan tertipu oleh kata-kata “Para pelajar, kedatangan anda di alu-alukan”, karena “kepulangan anda mungkin menjadi memilukan”. Bagi para pekerja, baik profesional maupun non profesional bila saatnya pulang menurut hati nuranimu, pulanglah. Majukan saja devisa negaramu dengan membelanjakan uang anda di negara sendiri. Pendapatan kerja anda mungkin tidak sebanding dengan pendapatan yang anda dapatkan di tempat asal, tapi harga diri dan kebahagiaan tidak akan anda dapatkan ditempat anda bekerja di malingsia. Jerih payah dan keringatmu akan dibayar dengan hinaan, cercaan, makian dan siksaan. Pikirkanlah tujuan negara lainnya bila memang anda berminat untuk kerja di luar negara. Bagi anda para profesional yang berfikir prestise, banyak negara asia lainnya atau eropa untuk menjadi tujuan masa depan anda. Bagi yang baru berencana bekerja dan belajar di malingsia, berfikirlah dua kali. Jangan membuat malu anda dan keluarga anda. Bagi para pelajar, jangan tertipu dengan biaya pendidikan yang seakan murah. Anda akan dihadapi oleh biaya hidup yang jauh lebih besar di malingsia. Para traveller dan pelancong, jangan tertipu oleh slogan “VISIT malingsia YEAR 2007”. Slogan itu hanyalah kedok untuk menunjukkan kebudayaan, kesenian, lagu-lagu dan makanan-makanan yang telah mereka curi dari negara dan bangsa lain dengan tidak ada rasa bersalah. Paling tidak tunggulah saat malingsia sudah mampu berfikir dan bertindak menghargai orang-orang yang sering mereka sebut sebagai saudara serumpun. Tunggulah sampai malingsia menjadi negara manusiawi yang menghargai hak asasi manusia. Tunggulah hingga mereka sadar akan asal-usul mereka dan nenek moyang mereka berasal[14]. Tunggulah sampai mereka sadar, bahwa pada tahun 1970 pemerintah mereka mengemis-ngemis kepada pemerintah Indonesia untuk meminta tenaga kerja. Dan hingga tahun 1996 pun pemerintah malingsia masih mengirimkan berbondong-bondong rakyatnya untuk sekolah ke Indonesia. Maka tidak heran dosen-dosen bahkan ramai pejabat tinggi negara malingsia hingga seperti Perdana Menteri Mahathir Muhammad dan Anwar Ibrahim adalah lulusan dari Indonesia[15]. Tunggulah hingga masanya mereka menghargai keringat dan cucuran air mata bangsa Indonesia yang telah membangun negara mereka. Tunggulah sampai mereka sadar bahwa mereka tidak lebih baik dari orang yang sering mereka sebut ‘INDON’.&lt;br /&gt;Saya dengan sadar mengatakan, kita bukan hendak pandai mengata orang, kita bukan hendak pandai mengaibkan orang, kita bukanlah bangsa yang berfilsafat dalam tulisan menjatuhkan negara lain. Tapi kita bukanlah bangsa rendah, kita bukanlah bangsa kecil yang dengan sewenang-wenang boleh dihina, dicaci dan diinjak. Kita adalah bangsa yang besar yang mereka tidak akan mungkin menandingi kebesaran dan kekuatan bangsa kita. Kita bukan bangsa yang suka mendzalimi tamunya sendiri. Semua kesombongan, arogansi, angkuh, congkak mereka akan jatuh karena ulah mereka sendiri. Tuhan tidak pernah suka akan kesombongan. Semua ada masanya. Semua ada saatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Fauzy S.kom&lt;br /&gt;Bangsar-Kuala Lumpur&lt;br /&gt;malingsia&lt;br /&gt;November 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pahlawan devisa negara yang mati sia-sia dan terhina&lt;br /&gt;Untuk pelajar yang menuntut ilmu, terabaikan dan dimanfaatkan&lt;br /&gt;Untuk pelancong dan traveller yang menghabiskan uangnya percuma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk rakyat malingsia……Untuk mereka yang berjiwa besar&lt;br /&gt;dan untuk mereka yang tidak tahu apa-apa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nota&lt;br /&gt;[1] Baca Noriah Mohamed, Dasar Kebudayaan Kebangsaan:Bahasa Jiwa Bangsa, Dewan Budaya edisi Desember 2006, DBP, hlm.21. &amp; Arbak Othman, Pembudayaan Rosak Intelek, hlm.24. Baca juga Arbak Othman, Berbudayakah kita?, Dewan Budaya edisi Juni 2006, hlm.15.&lt;br /&gt;[2] Baca: Sejarah Orang Melayu, arsip Perpustakaan Nasional Daerah Kodya Pekanbaru, Riau. Dan baca juga: Drs.Suwandi MS, Dra.Marlely Rahim, Drs. Tugiman, 1986, Peta Sejarah Propinsi Riau, Departement Pendidikan &amp; Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Investarisasi dan Dokumen Sejarah Nasional. Jakarta.&lt;br /&gt;[3] Seperti perkataan Tunku Abdul Rahman dalam buku Shaw, Tun Razak,riwayat hidup dan zamannya.&lt;br /&gt;[4] malingsia menduduki ranking buruk ke-124 dari total 136 negara diantara yang memiliki pembatasan dan pembungkaman hak &amp; kebebasan pers/media. Sumber: Republika Oktober 2007.&lt;br /&gt;[5] Anwar Ibrahim dalam wawancara MetroTV. Oktober 2007. Jakarta. Silahkan download dari www.youtube.com. Search kata kunci : kick andy.&lt;br /&gt;[6] Batam Post Juli 2007, Republika Oktober 2007.&lt;br /&gt;[7] www.mybloglog.com/buzz/community/deebahead (klik to : deebahead.blogspot.com)&lt;br /&gt;[8] Hasil penelitian pakar telematika Indonesia, Roy Suryo (2007) seperti diberitakan dalam www.kompas.com&lt;br /&gt;[9] Silahkan anda download di www.multiply.com ,http://static.paultan.org/terangbulan.mp3, http://rapidshare.com/files/60155247/terangbulan.mp3.html,atau download dari attachment dalam file ini.&lt;br /&gt;[10] 60% hasil kain/bahan baku kain jadi malingsia merupakan hasil import dari Indonesia. Lihat di website Deperindag Republik Indonesia.&lt;br /&gt;[11] “kebudayaan “ dan “kesenian” salah satu kata yang diambil sejak tahun 1950 dari perkataan populer Jawa tahun 1920 dikalangan nasionalis Indonesia. Baca Kroeber &amp; Kluckhohn. 1952. Culture: A Critical Review of Concepts and Definitions. Silahkan lihat Kamus Dewan, terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, malingsia, edisi 4-2007.&lt;br /&gt;[12] Dewan Budaya edisi desember 2006. DBP. Mohamad Daud Mohamad, artikel Budaya Melayu dalam Dasar Kebudayaan Kebangsaan, hlm.19.&lt;br /&gt;[13] Silahkan browse di www.google.com, cari kata ‘malingsia’ atau ‘malingsia/malasia’.&lt;br /&gt;[14] Rakyat malingsia banyak berasal usul dari Kepulauan Sumatera(Aceh,Minang,Riau,dll), Sulawesi dan Jawa. Baca buku Shellabear, Sejarah Melayu, 1976. Fajar Bakti. Kuala Lumpur.&lt;br /&gt;[15] Anwar Ibrahim dalam wawancara MetroTV. Oktober 2007. Jakarta. Silahkan download dari www.youtube.com. Search kata kunci : kick andy&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8776021965596711257?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8776021965596711257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/malayasia-dalam-mata-kamera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8776021965596711257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8776021965596711257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/malayasia-dalam-mata-kamera.html' title='malayasia dalam mata kamera'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3573753969190978846</id><published>2008-11-12T08:23:00.002+07:00</published><updated>2008-11-12T08:26:25.678+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>Ada apa dengan Kantong Pelastik  ???</title><content type='html'>Dalam satu tahun, 1 triliun kantong plastik digunakan oleh dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti setiap satu menit-nya 2 juta kantong plastik yang dibuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantong plastik terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang lebih dari 60 juta ton bahan ini diproduksi setiap tahun di seluruh dunia terutama menjadi kantong plastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah (BBM)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara-negara maju, penggunaan kantong plastik belanja di toko dan supermarket mulai dibatasi dan digantikan dengan kantong kain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di San Francisco (AS), toko dan supermarket yang masih menyediakan kantong plastik dikenakan denda $100 (hampir Rp 1 juta) untuk pelanggaran pertama kali, dan meningkat denda $200 untuk pelanggaran berikutnya dan jika masih melanggar dikenanakan denda $500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Australia, toko-toko menjual “tas belanja dari kain” dengan harga yang sangat murah namun bisa dipakai berkali-kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Perancis, supermarket seperti Carrefour “memaksa” konsumennya untuk membeli tas kain ramah lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Inggris, beberapa supermarket besar memberi discount khusus senilai 1-4 Poundsterling bagi pembeli yang membawa tas sendiri dari rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa “Dosa” Kantong Plastik, sehingga kita harus mengurangi pemakaian Kantong Plastik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantong plastik tergolong “barang sekali pakai” sehingga memperbanyak sampah. Kalau kita belanja bulanan di supermarket, sekali belanja kita akan memakai paling tidak 4 kantong plastik dalam berbagai ukuran. Jakarta menghasilkan sekitar 6.000 ton sampah setiap hari, yang lebih dari setengahnya adalah sampak non-organik terutama plastik dan kertas. Sampah kantong plastik yang dibuang di Jakarta dapat menutupi 2600 lapangan sepakbola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantong plastik baru bisa terurai di alam dalam waktu 500 - 1.000 tahun, sehingga jika tercecer di tanah akan merusak lingkungan, menghambat peresapan air, menyebabkan banjir, dan merusak kesuburan tanah. Pemerintah Bangladesh melarang kantong plastik karena dianggap sebagai penyebab banjir di musim hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 3% plastik di dunia berakhir sebagai sampah yang terapung-apung di permukaan air, termasuk di laut yang menyebabkan kematian banyak ikan paus dan penyu karena sampah plastik tersangkut di pencernaan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 1% kantong plastik bekas yang dapat didaur ulang, terutama karena sulitnya memilah berbagai jenis plastik yang digunakan dan tak sebandingnya biaya daur ulang dengan harga jualnya, sehingga hampir semua kantong plastik menjadi sampah. Pemulung saja tidak ingin mengambil sampah kantong plastik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memproduksi plastik, setiap tahunnya diperlukan 12 juta barel minyak yang menghasilkan emisi gas rumah kaca cukup besar, ditambah lagi sekarang terjadi krisis minyak yang mengakibatkan melambungnya harga BBM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Bisa Kita Lakukan ?&lt;br /&gt;Bantu selamatkan bumi dengan membawa tas sendiri saat berbelanja ke supermarket atau ke pasar tradisional (Ingatlah kebiasaan baik dari ibu atau nenek kita yang selalu berbelanja ke pasar tradisional dengan membawa tas belanja sendiri dari rumah). Sebaiknya gunakan Tas Ramah Lingkungan yang terbuat dari bahan kain yang dapat didaur-ulang. Bawalah selalu tas ramah lingkungan itu di mobil atau di tas Anda agar selalu tersedia kapan pun Anda membutuhkannya. Jadi tidak alasan, Anda terpaksa menerima kantong plastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hanya membeli sedikit, tolaklah pemberian kantong plastik dari toko dan masukkan barang belanjaan ke dalam tas Anda sendiri. Ingat, kantong kresek adalah “bonus” yang tak berguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurangi penggunaan kantong plastik kresek SEKARANG JUGA Jika belum dapat menghentikan secara total, lakukanlah secara bertahap, misalkan hanya digunakan untuk membuang sampah (menjadi plastik sampah) Jangan jadi “penimbun” dan “kolektor” kantong plastik tak terpakai yang memenuhi rumah Anda. Segera enyahkan dari rumah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjurkan keluarga, teman, dan tetangga untuk mengurangi pemakaian kantong plastik, dengan menjelaskan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya. Jadilah “agen” penyelamat lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengubah kebiasaan kecil, Kita akan berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Anda bisa jika Anda mau dan peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER : pemanasanglobal.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3573753969190978846?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3573753969190978846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/ada-apa-dengan-kantong-pelastik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3573753969190978846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3573753969190978846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/ada-apa-dengan-kantong-pelastik.html' title='Ada apa dengan Kantong Pelastik  ???'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2498223150387269225</id><published>2008-11-12T08:17:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T08:19:24.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>Apa Mencairnya Metana Beku dapat Menyebabkan  Kiamat?</title><content type='html'>Satu lagi berita buruk, pemanasan global juga membawa satu potensi bencana besar bagi planet kita, yaitu mencairnya methane hydrates: metana beku yang tersimpan dalam bentuk es. Jumlahnya cukup  mencengangkan: 3.000 kali dari metana yang saat ini ada di atmosfer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Planet bumi menyimpan metana beku dalam jumlah yang sangat besar yang disebut dengan methane hydrates atau methane clathrates. Methane hydrates banyak ditemukan di kutub utara dan kutub selatan, dimana suhu permukaan air kurang dari 0 derajat Celcius, atau dasar laut pada kedalaman lebih dari 300 meter, dimana temperatur air ada di kisaran 20 Celcius.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Methane hydrates juga ditemukan di danau-danau yang dalam, seperti danau Baikal di Siberia. Metana adalah gas dengan emisi rumah kaca 23 kali lebih ganas dari karbondioksida (CO2), yang berarti gas ini kontributor yang sangat buruk bagi pemanasan global yang sedang berlangsung. Berita buruknya adalah pemanasan global membuat suhu es di kutub utara dan kutub selatan menjadi semakin panas, sehingga metana beku yang tersimpan dalam lapisan es di kedua kutub tersebut juga ikut terlepaskan ke atmosfer. Para ilmuwan memperkirakan bahwa Antartika menyimpan kurang lebih 400 miliar ton metana beku, dan gas ini dilepaskan sedikit demi sedikit ke atmosfer seiring dengan semakin banyaknya bagian-bagian es di antartika yang runtuh. Anda bisa membayangkan betapa mengerikannya keadaan ini: Bila Antartika kehilangan seluruh lapisan esnya, maka 400 miliar ton metana tersebut akan terlepas ke atmosfer! Ini belum termasuk metana beku yang tersimpan di dasar laut yang juga terancam mencair karena makin panasnya suhu lautan akibat pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali terpicu, siklus ini akan menghasilkan pemanasan global yang sangat parah sehingga mungkin dapat disetarakan dengan kiamat! Apakah ini fantasi yang dibuat-buat oleh aktifis lingkungan dan ilmuwan-ilmuwan paranoid? Sayangnya tidak. Bukti-bukti geologi yang kuat&lt;br /&gt;menyatakan sedikitnya sudah dua kali planet kita mengalami kejadian ini. Para ahli geologi menemukan bahwa malapetaka besar ini pernah terjadi kurang lebih 55 juta tahun lalu yang disebut oleh para ilmuwan sebagai Paleocene-Eocene Thermal Maximum (PETM). Saat itu semburan metana naik ke permukaan sehingga mengakibatkan pemanasan planet dengan sangat cepat dan menyebabkan kematian massal, kemudian mengganggu keadaan iklim bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER : pemanasanglobal.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2498223150387269225?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2498223150387269225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/apa-mencairnya-metana-beku-dapat.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2498223150387269225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2498223150387269225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/apa-mencairnya-metana-beku-dapat.html' title='Apa Mencairnya Metana Beku dapat Menyebabkan  Kiamat?'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6009698487453379175</id><published>2008-11-12T08:06:00.001+07:00</published><updated>2008-11-12T08:07:55.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi dan puisi'/><title type='text'>Surat dari Setan Untukmu</title><content type='html'>Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.&lt;br /&gt;Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu&lt;br /&gt;Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu.&lt;br /&gt;Juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau benar-benar orang yang bersyukur.&lt;br /&gt;Aku menyukainya.&lt;br /&gt;Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Bodoh, kamu millikku.&lt;br /&gt;Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar-benar mencintaimu.&lt;br /&gt;Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.&lt;br /&gt;Dia sudah mencampakkan aku dari surga dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalaskannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.&lt;br /&gt;Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.&lt;br /&gt;Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada-NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa-masa yang kita jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon-guyonan jorok, bergosip, menghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.&lt;br /&gt;TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayolah hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.&lt;br /&gt;Aku masih memiliki rencana-rencana hangat untuk kita.&lt;br /&gt;Ini hanya merupakan surat penghargaanku untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.&lt;br /&gt;Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.&lt;br /&gt;Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.&lt;br /&gt;Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.&lt;br /&gt;Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.&lt;br /&gt;Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.&lt;br /&gt;Lakukan semua ini di depan anak-anak dan mereka akan menirunya.&lt;br /&gt;Begitulah anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.&lt;br /&gt;Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggodamu lagi.&lt;br /&gt;Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.&lt;br /&gt;Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.&lt;br /&gt;Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik di mata ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Jika kau benar-benar menyayangiku, kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6009698487453379175?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6009698487453379175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/surat-dari-setan-untukmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6009698487453379175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6009698487453379175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/surat-dari-setan-untukmu.html' title='Surat dari Setan Untukmu'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-4848149007588745370</id><published>2008-11-12T07:14:00.004+07:00</published><updated>2008-11-12T08:03:23.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah diri'/><title type='text'>Ibuku</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"nak bangun,,, udah adzan subuk. mandi dulu sanah, sarapanmu udah ibu siapin di meja..."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;tradisi ini sudah berlangsung lebih dari 15 tahun, sejak pertama kali aku mengingat.&lt;br /&gt;kini usiaku sudah hanpir 20 tahundan aku menjadi seorang mahasiswa di sebuah universitas negeri terkemuka di jogjakarta, tapi kebiasaan ibu takpernah berubah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ibu,,, ga usah repot-repot Bu, sekarang aku sudah lebih dewasa"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah yang sudah agak tua itu langsung berubah. pun ketika ibu mengajaku makan di sebuah restoran, aku buru-buru membayarnya, untuk membalas kebaikan ibu bagiku, walaupun sebenarnya aku takkkan pernah bisa membalas jasanya dengan hal apapun di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesampainya dirumah, wajah Ibu terlihat bersedih, kuberanikan untuk bertanya&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Bu, kenapa wajah Ibu terlihat murung, Apa yang membuat hati Ibu menjadi gelisah ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata disana, denagn terbata-bata Ibu berkata,&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"&lt;/span&gt;Tiba-tiba ibu merasa, Kalian&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt; tidak membutuhkan ibu lagi, kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri"&lt;br /&gt;"Ibu tak boleh lagi menyiapkan sarapan ntuk kalian, Ibu ttidak bisa jajanin kalian, semua sudah bisa kalian jalanin sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ya, Allah, ternyata buat seorang ibu ... bersusuh payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kabahagiaan.&lt;br /&gt;suatu hal yabg tak pernah kusadari sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena tidak  bisa berusaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kubertanya pada Ibu,&lt;br /&gt;adakah ia bangga akan putra-putrinya&lt;br /&gt;Ibu menjawab&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"banyak sekali nak, kebahagiaan yang telah kalian berikan pada ibu. kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adaklah kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setelah dewasa kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan bagi Ibu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan, itu kebahagiaan bagi Ibu.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagi-lagi aku bisa berucap&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan pada ibu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;masih banyak alasan ketika ibu menginginkan sesuatu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;betapa sabarnya Ibu melalui lika -liku kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai seorang wanita karir seharusnya banyak alasan yang digunakan oleh beliau untuk "cuti" dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu pada pembantu. Tapi tidak ! ibuku seorang yang idealis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilemparkan padsa siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pukul 3 dinihari bangun, dan membangunkan kami untuk tahajud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menunggu subuh Ibu kedapur menyiapkan sarapan sementara aku dan adiku sering tidur lagi...&lt;br /&gt;ah, maafin kami bu,,, 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak pernah membuat ibu lelah..&lt;br /&gt;sanggupkah aku ya, Allah ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"nak bangn...sudah adzan subuh.... sarapannya sudah ibu siapin di meja..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kini aku lompat segera... kubuka pintu kamar dan kurangkul ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput..."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki ibu yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan Ibu..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kulihat binar Ibu memancarkan kebahagiaan,,, Cintaku ini Milikmu, Ibu... aku masih sangat membutuhkanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu ...&lt;br /&gt;sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kaliamt "aku sayang padamiu..."&lt;br /&gt;namun begitu, Rasulluloh menyuruh kita untuk menyamaikan rasa cinta yang kita unya ada orang yang kita cintai karena Allah.&lt;br /&gt;ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita... Ibu dan Ayah. walau mereka tak pernah memintadan mungkin telah tiada.&lt;br /&gt;percayalah,,, kata-kata itu akan mebuat mereka sangat berarti dan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallaahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ya, Allah, cintai ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan Ibu,,, dan jika saatnya nanti Kau panggil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;panggilah dalam keadaan Khusnul Khotimah. Amunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah renungan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-4848149007588745370?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/4848149007588745370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/ibuku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4848149007588745370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4848149007588745370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/ibuku.html' title='Ibuku'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3434765538050509330</id><published>2008-11-12T07:05:00.002+07:00</published><updated>2008-11-12T07:13:56.046+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>APA ITU PEMANASAN GLOBAL</title><content type='html'>"Panas banget ya hari ini!” Seringkah Anda mendengar pernyataan tersebut terlontar dari orang-orang di sekitar Anda ataupun dari diri Anda sendiri? Anda tidak salah, data-data yang ada memang menunjukkan planet bumi terus mengalami peningkatan suhu yang mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain makin panasnya cuaca di sekitar kita, Anda tentu juga menyadari makin banyaknya bencana alam dan fenomena-fenomena alam yang cenderung semakin tidak terkendali belakangan ini. Mulai dari banjir, puting beliung, semburan gas, hingga curah hujan yang tidak menentu dari tahun ke tahun. Sadarilah bahwa semua ini adalah tanda-tanda alam yang menunjukkan bahwa planet kita tercinta ini sedang mengalami proses kerusakan yang menuju pada kehancuran! Hal ini terkait langsung dengan isu global yang belakangan ini makin marak dibicarakan oleh masyarakat dunia yaitu Global Warming (Pemanasan Global). Apakah pemanasan global itu? Secara singkat pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi. Pertanyaannya adalah: mengapa suhu permukaan bumi bisa meningkat?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab Pemanasan Global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia. Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global, dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan- penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, peternakan, serta pembangkit tenaga listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu Gas Rumah Kaca?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atmosfer bumi terdiri dari bermacam-macam gas dengan fungsi yang berbeda-beda. Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat dikenal dengan istilah “gas rumah kaca”. Disebut gas rumah kaca karena sistem kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat, dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. Planet kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang mengisolasi panas matahari.  Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidak memiliki efek rumah kaca memiliki temperatur rata-rata -32o Celcius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah Karbon Dioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbedabeda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metana menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti chlorofluorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapi untungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah lama dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER : pemanasanglobal.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3434765538050509330?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3434765538050509330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/apa-itu-pemanasan-global.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3434765538050509330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3434765538050509330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/apa-itu-pemanasan-global.html' title='APA ITU PEMANASAN GLOBAL'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-77423537246923170</id><published>2008-11-12T06:57:00.001+07:00</published><updated>2008-11-12T07:00:16.687+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='internasional'/><title type='text'>Jihad, G-WOT dan Humanisme</title><content type='html'>Oleh: Agus Maftuh Abegebriel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah forum internasional ” Transnational Islamic Movements; Network, Structure and Threat Assessment”, saya berkesempatan bertemu dengan pakar-pakar peneliti dan pengamat gerakan Islam dari berbagai belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah Mateen Siddiqui, wakil presiden ISCA (The Islamic Supreme Council of America-al-Majlis Al-Islami al-Syar’i al-A’la Fi Amerika), sebuah lembaga yang didedikasikan ”Promoting tolerance and moderation in Islam”. Mateen ”tampil beda” di forum tersebut lengkap dengan ”tsaqafah” jenggot lebatnya dan kopyah putih yang menambah kewibawaannya sebagai pengamal thariqah dibawah mursyid Syeikh Muhammad Hisnam Kabbani. Hadir juga sang penulis buku ”Inside Al-Qaeda”, Dr. Rohan Gunaratna yang juga peneliti senior pada Center for Study of Terrorism and Political Violence di Universitas St. Andrews dan International Policy Institute for Terrorism, Israel. Pakar-pakar level internasional lainnya yang berkesempatan hadir adalah Prof. Dr. Greg Fealy dari ANU (Australian National University) Canberra, Prof. Dr. Zachary Abuza, seorang guru besar dari Simmons College Boston yang memiliki keahlian dalam penelitian ”Terrorist Fundraising” dan hadir juga intelektual dan mantan Duta Besar Pakistan untuk Srilanka Prof. Dr. Hussein Haqqani yang pada tahun 2005 meluncurkan buku berjudul ”Pakistan between Mosque and Military”.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disela-sela Coffe Break, saya sempatkan untuk berbincang dengan Hussein Haqqani dengan memunculkan beberapa diskursus tentang politik Islam yang memang sangat urgen untuk dipertanyakan kepada beliau yang pernah menjadi Penasehat tiga Perdana Menteri Pakistan yaitu Ghulam Musthofa Jatoi, Nawas Syarif dan Benazir Bhutto. Dalam keyakinan saya–yang pernah mengadakan penelitian gerakan Islam Internasional–Hussein adalah orang yang sangat tahu dan saksi penting–meski bukan saksi kunci–dari sebuah perselingkuhan politik–agama yang didesain bersama oleh AS, Pakistan dan Saudi Arabia. Ketika Husein Haqqani menjadi penasehat PM Pakistan, terjadi mobilisasi mujahidin internasional di Peshawar yang menjadi embrio dari ”The Virtual University for Future Islamic Radicalism”. Saya pertanyakan kepada Husein–yang masa mudanya aktif sebagai anggota Jama’ate Islami-nya Maududi–tentang bagaimana sebenarnya desain Jenderal hamed Gull (Kepala Intelijen Pakistan-Interservice Intelligence, ISI) yang menginginkan sebuah ”International Islamic Front” untuk mengimbangi kekuatan NATO dan Pakta Warsawa. Hussein Haqqani, profesor di Universitas Boston, terlihat sangat kaget dengan pertanyaan tersebut terutama ketika saya menyebut nama Hameed Gull yang punya hubungan dekat dengan W.J.Casey (CIA). Jawaban Hussein hanya dengan ”bahasa tertawa” dan saya sudah cukup paham dengan jawaban bahasa tubuh tersebut. Hussein menyadari bahwa memang pernah terjadi sebuah even besar di Pakistan yang dampaknya sekarang mendiaspora ke seluruh kawasan benua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian saya yang tertuang dalam buku ”Negara Tuhan; The Thematic Encyclopaedia” memang mengarah pada kesimpulan bahwa ada keterlibatan operasi intelijen dalam skandal Peshawar dalam memobilisasi radikalisme internasional untuk melawan Uni Soviet, yaitu intelijen Saudi Arabia dengan komandan Pangeran Turki al-Faisal yang punya hubungan dekat dengan Usamah bin Laden, CIA yang dimonitori oleh William Joseph Casey dan juga MI-6 (Millitary Intelligence Sextion Six) Inggris dan ISI (Interservice Inteligence) Pakistan dibawah komando Jenderal Hameed Gull dan kemudian Jenderal Akhtar Abdurrahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan berbahasa Arab diawal kata pengantar ini merupakan ungkapan jujur dari Richard A. Clarke, sebagai ”orang dalam” gedung putih dengan jabatan penasehat US National Security. Clarke mengungkapkan kejujurannya dalam menanggapi ”terrible job”nya Bush dalam sebuah karya monumentalnya yang bertitelkan ”Againts All Enemies; Inside America’s War on Terror” yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Arab dengan judul ”Fi Muwajahati Jami’i al-A’da; Min Dakhil Kharbi Amerika ala al-Irhab”. Dalam kutipan dimuka, Clarke membeberkan bagaimana operasi rahasia dalam pemerintahan Presiden Reagan, yang ketika itu CIA dikomandani oleh Casey, menggelontorkan berjuta-juta dollar untuk mendukung dan menumbuhsuburkan jejaring radikalisme militan internasional untuk mengakhiri sejarah ”the Red Peril” Uni Soviet. Clarke juga membuka rahasia bahwa pada tanggal 12 September 2001 sehari setelah tragedi WTC, dia dipanggil mendadak oleh Presiden Bush dan diperintahkan untuk mencari bukti keterlibatan Saddam Hussein dalam serangan tersebut. Namun Clarke dengan nyali besarnya menulis laporan resmi kepada Presiden Bush bahwa ”tidak ada bukti sama sekali yang mengarah pada keterkaitan Saddam Hussein dengan serangan WTC tersebut” dan laporan Clarke ini juga ditandatangani oleh CIA dan FBI. Akan tetapi laporan tersebut karena tidak sesuai dengan keinginan Bush dikembalikan lagi kepada Clarke dan diberi sebuah catatan yang berbunyi ” Please Update and Resubmit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca 11/9, bermilyar-milyar huruf disusun dan bermilyar kata dirangkai untuk mendiskusikan tragedi kemanusiaan tersebut dan salah satunya adalah ”Againts All Enemies” tersebut. Dari sekian banyak karya, terdapat satu buku yang paling menohok jantung pertahanan Amerika yaitu sebuah tulisan mantan Menteri Teknologi Jerman Andreas von Bulow bertitelkan Die CIA und der 11 September yang diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dengan judul CIA and September 11. Von Bulow yang pernah menjadi kepala divisi intelijen di Komite Parlemen Jerman ini memaparkan secara gamblang tentang apa yang sebenarnya terjadi dibelakang layar tragedi WTC 11/9 tersebut. Buku yang lengkap memuat daftar nama para pembajak, crew dan penumpang pesawat tersebut menggiring kepada sebuah kesimpulan bahwa Amerika dan CIA-nya terlibat dalam terjadinya tragedi kemanusiaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Von Bulow yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Arab dengan judul ”CIA wa Dauruha Fi Ahdas 11/9, Al-Irhab al-Duwali wa Daur Ajhihati al-Mukhabarat” juga memaparkan sebuah bukti perselingkuhan agama-politik yaitu keberadaan Usamah bin Laden yang pernah melaporkan kepada CIA bahwa pasukan militan multinasional dari 46 negara telah siap mengakhiri riwayat negara Uni Soviet. Dalam sub bab tersendiri, Von Bulow juga melayangkan kritik pedasnya kepada sang think-tank legendaris AS, Zbigniew Brzezinski yang mempunyai andil besar dalam memberikan masukan-masukan kepada pemerintah Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zbigniew Brzezinski pada tahun 1997 pernah memunculkan buku penting yang merupakan panduan perselingkuhan As-Islam Fundamentalis berjudul ”The Grand Chess Board; American Primary and It’s Geostrategic Imperative” yang edisi Timur Tengahnya digarap oleh Amel al-Syarqy dengan judul ”Riq’ah al-Satranji al-Kubra; al- Usuliyyah al-Amerikiyyah wa Mutatallibatuha al-Jeostratejiyyah”. Buku Zbig ini menjadi buku wajib dan pegangan pokok bagi komunitas neokonservatif Amerika (al-Usuliyyah al-Amerikiyyah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena Devil's Game&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku karya Dreyfuss yang berjudulkan agak kasar dan vulgar ini memiliki anak judul ”How the United States helped unleash Fundamentalist Islam” yang sebenarnya merupakan konklusi dari pengembaraan Robert Dreyfuss digurun Sahara politik Timur Tengah. Investigasi Dreyfus ini melibatkan para pejabat Departemen Luar Negeri AS, para mantan pejabat intelijen, para diplomat, militer dan para expert Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku edisi Inggris setebal 390 halaman ini membeberkan data keterlibatan AS dalam proyek penumbuhsuburan Religious Extremist. Ketika saya membaca buku ini terutama narasi dan sistematikanya terlintas dibenak saya sebuah gaya penulisan yang dikenal dalam Ulumul Qur’an dengan sebutan Munasabah/keterkaitan. Bab-bab dalam buku ini merupakan kesatuan yang integral dan harus dibaca secara urut, karena terkait dengan ”Munasabah bain al-Abwab” keterkaitan antar bab serta terkait dengan kronologi kejadian. Setiap akhir bab dipungkasi dengan paragraf yang akan menghubungkan dengan awal paragraf bab selanjutnya, sehingga buku ini memang harus dibaca secara komprehensif.&lt;br /&gt;Dalam beberapa kali kontak saya dengan Dreyfuss, dia minta maaf karena cerita perselingkuhan AS-Islam Fundamentalis yang locus-nya di Indonesia tidak sempat terekam dalam buku Devil’s-nya, meski dia beberapa kali menyebut kata ”Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data-data yang ditampilkan oleh Dreyfuss memang sesuatu yang sangat ”fresh”, ”genuine” dan spektakuler. Dreyfuss dengan berani melancarkan kritik kepada pemerintah AS yang gegabah dan ceroboh dalam pertemanannya dengan Islam fundamentalis. Di mata Dreyfuss ada persamaan signifikan antara Islam fundamentalis dan radikalisme Gereja yaitu keduanya menganggap pendapat kelompoknya yang paling benar dan ”yang lain” adalah murtad dan kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fundamentalisme Islam dan radikalisme Gereja sama-sama meyakini adanya ”God sovereignty” dan persatuan antara agama dan negara yang tidak terpisahkan. Para fundamentalis Gereja menganggap bahwa Amerika adalah ”Negara Agama Kristen (Christian State)” yang harus menguasai seluruh dunia dan di sisi lain, Fundamentalisme Islam menginginkan Khilafah global internasional untuk menghegemoni komunitas lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan inilah yang bisa mendorong Direktur CIA William Joseph Casey-seperti tertulis dalam kutipan di awal pengantar ini-menjadikan Islam politik dan Gereja Katolik sebagai sekutu dan partner alami untuk meluluh-lantahkan komunisme ateistik Uni Soviet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bab ”Militan Islam dalam Bingkai Israel” yang edisi Inggrisnya ”Israel’s Islamists” Dreyfuss memaparkan perjalanan intelijen Israel, Mossad dan Shin Bhet dalam menumbuhkembangkan gerakan Hamas yang didesain untuk mengimbangi Nasionalisme Arab yang sedang dibangun oleh PLO-nya Yasser Arafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam) dikenal dengan akronim Hamas merupakan gerakan Islam terpenting di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki oleh Israel. Kata Hamas juga berarti ”semangat” didirikan pada Desember 1987, yaitu awal dimulainya intifadhah (pemberontakan) orang-orang Palestina, sebagai ungkapan keorganisasian dari partisipasi al-Ikhwan al-Muslimun dalam perlawanan anti-Israel, setelah dua dasawarsa bungkamnya politik Islam. Sayap pasukan militernya disebut ’Izz al-Din al-Qassam, mengambil nama seorang Syeikh yang dibunuh oleh Inggris pada saat dimulainya revolusi besar Palestina tahun 1936.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengklaim otoritas al-Ikhwan al-Muslimun dan berhubungan dengan cabang-cabang al-Ikhwan di Yordania dan Mesir, gerakan ini memiliki agenda utama mengIslamkan kembali masyarakat. Israel diyakini sebagai ujung tombak agresi Barat terhadap Islam sehingga pembebasan Palestina pada dasarnya adalah masalah agama, namun praktek mereka secara politis sangat terbatas. Al-Ikhwan al-Muslimun menahan diri dari penentangannya terhadap kekuatan pendudukan Israel dan membatasi aktivitas politiknya atas perlawanan terhadap Partai Komunis Palestina. Pada saat ini, kelompok Fatah-sayap utama dalam PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) dan Yordania dengan senang hati mendorong serangan gerakan Islam terhadap pihak kiri, sedangkan Israel memiliki kepentingan dalam mendorong perpecahan dikalangan bangsa Palestina. Mereka berupaya membangun jaringan kesejahteraan sosial yang luas di Gaza di bawah koordinasi tokoh karismatis, Syeikh Ahmad Yasin, seorang guru yang cacat. Mereka juga menyusup ke sebagian besar masjid di Gaza dan mulai menguasai Universitas Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun pada mulanya bersifat spontan, intifadhah segera menjadi terorganisasi melalui adanya komisi lokal dan regional. Dalam rangka memobilisasi seluruh masyarakat Palestina, Hamas dibentuk di Gaza atas prakarsa Dr. ’Abd al-Aziz al-Rantisi, seorang dokter yang bekerja di Universitas Islam dan Syeikh Yasin. Organisasi baru ini semula merekrut al-Ikhwan secara perorangan saja, tetapi pada Februari 1988, al-Ikhwan secara resmi menjadikan Hamas sebagai ”senjata tangguh”nya. Dalam perjanjiannya (mistaq) yang dipublikasikan pada Agustus 1988, Hamas menjelaskan sikap anti Israelnya. Jihad melawan Israel bagi Hamas menjadi fardlu ain, dan Hamas mengklaim untuk terus melanjutkan dengan jihad al-Ikhwan sejak 1930-an. Di mata Hamas, Israel adalah negara Yahudi yang menghendaki kehancuran Islam, tidak boleh eksis secara sah, dan aksi militer sebagai jihad suci merupakan satu-satunya pilihan untuk membebaskan Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, ternyata masih ada benih ketegangan antara Hamas dengan kaum nasionalis Palestina. Bagi Hamas, Palestina merupakan wakaf Islam hingga akhir zaman. Tidak sejengkal pun tanah Palestina boleh diserahkan kepada Yahudi. Selain itu, Islamisitas Palestina merupakan bagian dari agama, dan siapa pun yang meninggalkan agamanya, maka ia rugi. Oleh sebab itu, atas nama agama, Hamas menolak program politik yang dianut PLO ketika mendirikan negara Palestina. Pada November 1988, PLO mengakui keabsahan eksistensi negara Israel dan meminta diselenggarakannya konferensi internasional dibawah pengawasan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dan hidup berdampingan dengan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam paparan lain, Dreyfuss mencatat bahwa historitas masuknya AS secara insentif ke kawasan Timur Tengah dimulai pada 1945, sebuah meeting diatas sebuah geladak kapal yang berlabuh di Great Bitter Lake di atas Terusan Suez. Pada bulan Februari, dalam perjalanannya kembali ke Washington dari Yalta, Franklin Delano Roosevelt bertemu Raja Abdul Aziz bin Saud. Pertemuan pertama antara seorang presiden Amerika dengan seorang Raja Saudi ini di dek kapal lengkap dengan pesta kambing merupakan tiang pancang bagi keberlangsungan hubungan mesra kedua negara setengah abad kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dreyfuss juga mengungkapkan pertemuan penting antara aktivis al-Ikhwan al-Muslimun, Said Ramadan-menantu Hasan al-Banna dengan Presiden AS Eisenhower-biasa dipanggil Ike-di ruang Oval Gedung Putih pada Agustus 1953. Said Ramadan berada di Amerika Serikat untuk menghadiri Colloquium on Islamic Culture di Princeton University, dengan lawatan sampingan ke Washington. Colloquium tersebut penuh dengan kemewahan, diselenggarakan di Nassau Hall Princeton di faculty Room. Di antara para pembicara dan peserta ada beberapa Orientalis terkemuka masa itu, orang-orang seperti Phillip K. Hitti, T. Cuyler Young, dan Bayly Winder dari Princeton, Wilfred Cantwell Smith dari McGill University, Richard Nelson Frye dari Harvard University, Carleton Coon dari University of Pennsylvania, dan Kenneth Cragg, editor jurnal The Muslim World, dari Hartford Seminary Foundation. Sebagai pengarah konferensi adalah Dr. Bayard Dodge, mantan Rektor American University di Beirut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biayai konferensi, termasuk biaya transportasi para peserta dari Timur Tengah, adalah tanggung jawab International Information Administration (IIA), suatu badan di bawah Departemen Luar Negeri AS, yang secara resmi dibentuk pada 1952 dan kemudian pada 1953, dilebur dalam Lembaga Informasi AS yang terkait dengan CIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka Para Think-Tank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bab terakhir, Dreyfuss juga mengkritik ketidakobyektifan intelektuan barat, Huntington dan Bernard Lewis, yang tidak jernih dalam melihat fenomena radikalisme dan kadang justru memberikan teori justifikasi benturan peradaban yang dijadikan landasan gerak pemerintah Amerika Serikat untuk melaunching Perang Global terhadap terorisme yang memakan banyak korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para neokonservatif Amerika pendukung mazhab “benturan peradaban” (shira’ al-Khadlarat) yang dipopulerkan oleh Bernard Lewis dan Samuel Huntington, memandang perang Presiden Bush terhadap terorisme bukan sebagai perjuangan melawan al-Qa’idah dan sekutu network-nya, tetapi sebagai pertarungan besar antara peradaban Yahudi-Kristen melawan Dunia Islam. Uniknya di Pentagon sendiri perang Global melawan Terorisme-Global War on Terrorism-yang biasa disingkat G-WOT (diucapkan “jee what”) memiliki kemiripan pronounsasi dengan kata “jihad”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bernard Lewis yang alumni SOAS (School of Oriental Studies) Universitas London tahun 1936, memainkan peran strategis sebagai profesor, mentor dan guru bagi dua generasi Orientalis, akademisi, ahli intelijen AS dan Inggris, komunitas think-tank, dan kalangan neokonservatif. Sementara itu di sisi lain, dia juga mendapatkan banyak sekali kecaman dari spesialis akademik dalam bidang Islam yang menuding Lewis sangat bias dalam sudut pandangnya yang mendukung Zionis dan anti Islam. Lewis adalah seorang Yahudi Inggris yang lahir 31 Mei 1916, menghabiskan lima tahun selama Perang Dunia II sebagai operator Timur Tengah bagi intelijen Inggris, dan kemudian menetap di University london. Tahun 1974 dia bermigrasi dari London ke Princeton, dimana dia membangun ikatan dengan orang-orang yang nantinya memimpin gerakan neokonservatif. Lewis juga menjadi pengunjung tetap Moshe Dayan Center di Tel Aviv University, dimana dia membangun hubungan dekat dengan Ariel Sharon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewis-penulis The Clash Between Islam and Modernity in the Middle East-bergaul erat dengan para pejabat tinggi Departemen Pertahanan dan sering di undang untuk memberikan tutorial kepada Andrew Marshall, direktur Office of Net Assessments, sebuah think-tank internal Pentagon. Salah satu murid Lewis yang lain adalah Harold Rhode, seorang ahli Timur Tengah yang menguasai beberapa bahasa, bekerja di Pentagon selama lebih dari dua dekade, dan bertugas sebagai Deputi Marshall. Selama lebih dari dua puluh tahun sebelumnya, Lewis bertindak sebagai konsultan internal dalam bidang Islam dan Timur Tengah bagi sekelompok neokonservatif, termasuk Perle, Rhode dan Michael Leeden. Di tanya siapakah yang dia tarik sebagai ahli selama masa jabatannya sebagai direktur CIA , James Wooley menjawab, “Kami memiliki beberapa orang yang datang dan memberikan seminar. Saya masih ingat berbincang-bincang dengan Bernard Lewis”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Lewis tetap menjaga polesan objektivitas akademiknya dan banyak intelektual yang mengakui prestasi Lewis sebagai sejarahwan dan referensi utama mengenai sejarah Kekaisaran Turki Utsmani, namun ternyata penulis buku The Crisis of Islam; Holy War and Unholy Terror ini terbukti mengabaikan segala pretensi detachment academic (pemihakan akademik) pada 1990-an. Pada 1998, dia secara resmi bergabung dengan kubu neokonservatif, menandatangani sebuah surat yang menuntut pergantian rezim di Irak dari ad hoc Committee for Peace and Security in the gulf, yang juga turut di tanda tangani oleh Perle, Martin Peretz dari The New Republic, dan para pejabat yang kemudian hari menjadi orang pemerintahan Bush, yakni Paul Wolfowitz, David Wurmser dan Dov Zakheim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Lewis, profesor Harvard University yang lahir 18 April 1927, Samuel Philips Huntington juga mempunyai kontribusi yang besar dalam mendorong Amerika ke jurang benturan peradaban. Menurut Huntington, bahwa dunia Yahudi-Kristen dan dunia Islam terkunci dalam sebuah kondisi perang kultural permanen. Para teroris seperti al-Qa’idah, yang masih sedang mencari bentuk ketika buku Huntington terbit-bukan sekedar sekelompok fanatik yang memiliki sebuah agenda politik, tetapi manifestasi dari sebuah konflik peradaban. Seperti sebuah ramalan Delphi modern, Huntington menyatakan bahwa para dewa telah menetapkan pertikaian itu, da manusia saja tidak mampu menghentikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usamah dan Intelejen Internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Faisal, seorang raja tercerdas yang pernah dimiliki oleh Saudi mempunyai hubungan dekat dengan dinasti Bin Ladin. Dia adalah seorang raja moderat dan hidup sederhana mesti dia harus bekerja melayani rakyatnya selama 14 jam per hari. Raja Faisal adalah seorang raja yang berhasil menghapuskan praktek pernudakan di Arab Saudi dan juga yang berhasil mengantarkan kehidupan Saudi dari pola hidup abad pertengahan melompat jauh memasuki kehidupan modern dengan minyak sebagai benteng pertahanannya. Faisal juga yang telah memberikan kesempatan para wanita Saudi untuk berpartisipasi dalam mendapatkan pendidikan dan ini merupakan lompatan ”ijtihad” luar biasa yang pernah dilakukan oleh Faisal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedekatan dinasti Bin Ladin dengan raja Faisal inilah yang membuat hubungan Usamah bin Ladin awalnya sangatlah dekat dengan keluarga Kerajaan Saudi dengan ikatan historis dan politis sebagai penopangnya yang kemudian membuat holding company bin Ladin menjadi satu-satunya perusahaan yang licensed untuk proyek-proyek kerajaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Faisal-Bin Ladin ini berlanjut pada generasi kedua yaitu antara Usamah bin Ladin dengan Pangeran Turki al-Faisal yang tidak lain adalah kepala lembaga intelijen Saudi Arabia atau ”al-Istikhbarat”. Sebagai teman dekat Pangeran Turki pastilah Usamah bin Ladin mendapatkan informasi-informasi penting berkaitan dengan kebijakan-kebijakan kerajaan Saudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan Usamah bin Ladin dalam konflik Afghanistan yang akhirnya menjadi hulu dari sebuah gerakan ”al-Irhab al-Alami” al-Qa’idah sang teroris internasional ini tidak bisa dipisahkan begit saja dengan perkawanan Usamah bin Ladin dengan Pangeran Turki Faisal yang juga melibatkan Intelijen Pakistan (ISI) dengan komandan Jeneral Radikal Hameed Gull dan CIA dalam kendali William Casey. Dalam hal ini Ahmed Rashid penulis ”Taliban; Militant Islam, Oil dan Fundamentalism in Asia” menggambarkan betapa ada “special deal” antara Usamah bin Ladin dengan pihak intelijen sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bin Laden, although not a royal, was close enough to the royals and certainly wealthy enough to lead The Saudi contingent.&lt;br /&gt;Bin Laden, Prince Turki and General Gul were become firm friends and allies in a common sense”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut dalam penggambaran potret keakraban Usamah bin Ladin dengan CIA, Rashid selanjutnya menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“In 1986 he helped build the Khost tunnel complex which the CIA was funding as a major arms storage depot, training facility and medical center for Mujaheddin, deep under the mountains close to the Pakistan border”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawanan Usamah bin Ladin dengan CIA ternyata tidak terhenti pada sebatas kebijakan permukaan, akan tetapi sudah terlalu masuk ke dataran training militer dan juga finansial serta persenjataan. Rashid sempat mengutip pernyataan Usamah bin Ladin yang sangat vulgar mengungkap sejauh mana “pertemanan”nya dengan Amerika ketika memasuki episode jihad Afghanistan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“To counter these atheist Russians, the Saudis chose me as their representative in Afghanistan, I settled in Pakistan in the Afghan border region. There I received volunteers who came from the Saudi Kingdom and from all over the Arab and Muslim countries. I set up my first camp where these volunteers were trained by Pakistan and American officers. The weapons were supplied by the Americans, the money by the Saudis. I discovered that it was not enough to fight in Afghanistan, but that we had to fight on all fronts, communist or Western oppression”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Usamah bin Ladin berada di Sudan, dia masih secara kontinue menebarkan kritik pedasnya terhadap Kerajaan Saudi dan juga terhadap “ulama tukang”nya. Kritik ini dimuat di media massa sebagai headline yang hal ini membuat Kerajaan Saudi semakin geram dan akhirnya pada tahun 1994 status kewarganegaraan Usamah di cabut oleh Saudi Arabia. Meski bukan seorang intelektual yang mumpuni dalam bidang agama, Usamah mempunyai nyali yang besar dalam melontarkan kritik pedasnya terhadap mufti besar Kerajaan Saudi yaitu Bin Baz yang kekuatan fatwa dan tausiyah-nya merupakan sesuatu yang harus dipatuhi termasuk juga keluarga kerajaan. Wacana pemikiran keagamaan di Saudi Arabia sudah dibatasi dengan ”Apa kata Bin Baz”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1998, saya pernah mengadakan pertemuan langsung dengan Bin Baz, seorang ulama yang namanya pada awal tahun 80-an sudah akrab diteinga saya karena keterlibatannya dalam sebuah lembaga yang pada saat itu bernama “Majma’ al-Buhus al-Islamiyyah fi al-Ifta wa al-Dakwah wa al-Irsyad” yang dalam setiap empat bulan sekali menerbitkan jurnal yang sangat tebal dalam nama “Majallah al-Buhus al-Islamiyyah”. Penasaran saya di awal-awal tahun 80-an dengan seringnya membaca pernyataan ulama senior ini mendorong saya untuk bertemu langsung secara fisik dan ini menjadi kenyataan pada tahun 1998 di rumahnya yang berada di bilangan Aziziyyah Makkah selama dua jam yang diakhiri dengan perjamuan makan “model Arab” beserta para anggota “Hai’ah Kibar al-Ulama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik Usamah terhadap Bin Baz sudah merupakan sikap yang kebablasan–untuk ukuran Saudi-maka tidak mengherankan jika kemudian ketersinggungan Kerajaan Saudi Arabia berujung pada pembekuan proyek yang dikerjakan Usamah bin Ladin di Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolega Usamah “Arab-Afghans” yang datang dari kawasan Asia Tengara hampir semuanya lewat rekomendasi dan disposisi Abdullah Sungkar yang sudah mempunyai hubungan khusus dengan Abdurrasul Sayyaf di Pakistan. Para mujahidin yang berasal dari Indonesia dalam diskusi ideoligisnya di Peshawar sudah barang tentu mengusung ide DI/TII Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo yang dikenal sebagai Bapak Proklamator Negara Islam Indonesia. Betapapun tak bisa dipungkiri bahwa Abdullah Sungkar memang mempunyai “connecting flight” dengan gerakan DI/TII terutama setelah bersama-sama dengan Ajengan Masduki sebelum akhirnya pada tahun 1993 bercerai secara ideologis. Kontingen Indonesia yang waktu itu sebagai peserta pendidikan militer di Peshawar, mestinya juga mendiskusikan tentang Kanun Asasinya NII yang terdiri dari XV bab dan 34 pasal di samping juga mempresentasikan KUHP NII yang terdiri dari X bab dan 27 pasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kontingen berusaha untuk saling belajar dan interaksi ideologis strategis untuk lebih mantap dalam melangkah menapaki kehidupan dengan payung ”Negara Tuhan”. Di samping gesekan-gesekan personal di Peshawar Pakistan, di Afghanistan juga terjadi pertemuan dan perkenalan lebih intens antar organisasi dan gerakan Islam garis keras mulai dari al-Ikhwan al-Muslimun, Jama’ah al-Jihad, al-Jama’ah al-Islamiyyah baik yang dari Mesir, Maroko, Tunis ataupun dari Pakistan sendiri yang merupakan heritage-nya Abul A’la al-Maududi dan juga HAMAS, Hizb al-Tahrir-nya An-Nabhani al-Filastini, al-Takfir Wa al-Hijrah atau Jama’at al-Musliminnya Syukri Mustafa, MILF Abu Sayyaf, DI/TII dan masih banyak lagi gerakan-gerakan Islam radikal militan yang memenuhi undangan Negara Pakistan sebagai bagian proyek ”Against Atheis Movement” dalam perspektif Islam dan ”Against Communism” dalam perspektif Amerika dimana mereka semua menghadapi ”the same and common enemy”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Virtual Universities For Future Islamic Radicalism&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April 1989, PM Benazir Bhutto mengadakan perjamuan malam bersama para wartawan di Islamabad. Di antara yang hadir dalam acara tersebut adalah para pejabat penting pemerintahan, termasuk sosok Jenderal Pakistan yang paling dikenal dalam perang Afghanistan, Jenderal Hameed Gull. Gull menjabat sebagai Komandan Biro Intelijen Pakistan (Interservice Intelligence-ISI) yang sangat kuat ideologi Islamnya dan merupakan perwira militer sayap radikalis sejak periode Zia. Prestasinya luar biasa cemerlang dan sangat populis dalam mengatur strategi memporak-porandakan benteng pertahanan komunis Uni Soviet di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan perjamuan tersebut, Ahmed Rashid yang selama 21 tahun berpengalaman sebagai jurnalis perang, termasuk dalam perang Afghanistan, mengajukan pertanyaan penting kepada Jenderal Gull. Ia mengawali pertanyaannya bahwa Jenderal sedang bermain api dengan mendatangkan para radikalis militan dari setiap kawasan negeri-negeri muslim ke Peshawar Pakistan. Apakah ada jaminan bahwa para radikalis militan tersebut untuk tidak akan menebar keributan dikemudian hari ketika kembali ke negerinya masing-masing, yang hal ini justru akan mengancam dan membahayakan kebijakan politik luar negeri Pakistan? Dengan cukup enteng Gull menjawab, ”Kami sedang berperang memenuhi panggilan jihad dan perang ini telah memapankan terbentuknya barigade muslim internasional pertama kali di era modern. Komunis memiliki Pakta Warsawa, Barat mempunyai NATO, kenapa kita tidak membentuk ”International Islamic Front” yang menegaskan identitas Islam untuk pertahanan bersama? Bagi Rashid, front ini adalah yang pertama kali dan hanya merupakan justifikasi untuk memberikan nama front pertahanan dengan sebutan ”Arab-Afghans” sekalipun di dalam front tersebut banyak outsidets yang tidak semuanya orang Arab”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun sebelumnya, pada tahun 1986, Petinggi CIA, William (Bill) Casey, telah menata sebuah rencana besar untuk mengatur strategi penghancuran Uni Soviet. Strategi penghancuran ini merekomendasikan tiga langkah strategis yang bersifat ”highly secret”. Pertama, William Casey sebagai ”lurahnya CIA” akan merayu dan meyakinkan Konggres Amerika untuk menjadi ”provider” senjata untuk para mujahidin dengan senjata anti pesawat terbang buatan mereka akan merontokkan pesawat-pesawat tempur Soviet. Casey juga melobi konggres untuk menyediakan dan instruktur cerdas untuk memberikan ”perkuliahan strategi perang” kepada para gerilyawan. Selama ini, lanjut Casey tidak boleh ada senjata dengan warna dan bau Amerika dan juga tidak boleh ada personel Amerika yang diterjunkan secara langsung dalam kancah pertempuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, CIA, MI6 dan ISI Pakistan menyetujui master paln dari rencana Casey ini untuk ”launching” gerilyawan dengan tujuan memberikan balasan mengahabisi Soviet yang pernah membuat AS kerepotan di Vietnam. Pilihan target difokuskan pada kawasan Tajikistan dan Uzbekistan yang merupakan dua daerah yang dihuni oleh para muslim lentur dan lemah yang hidup dibawah Soviet. Tempat ini juga merupakan mata rantai pasukan Soviet yang berada di Afghanistan dalam menerima supply peralatan perangnya. Tugas penyerangan ini dibebankan pada tokoh yang merupakan favorit dan leader para mujahidin yaitu Gulbudin Hikmatiyar. Pada bulan Maret 1987, unit kecil mulai menyusuri sungai Armu Darya dari kamp sebelah utara Afghanistan dan melancarkan serangan roket pertama kali dengan diarahkan ke pemukiman Tajikistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar keberhasilan serangan pertama dalam proyek ”provokatif”nya tersebut, Casey sangat kegirangan dan langkah selanjutnya adalah dia mengadakan kunjungan rahasia ke Pakistan dan menyusuri perbatasan Afghanistan bersama dengan Presiden Zia yang mempunyai proyek Islamisasi negara untuk meninjau dan melihat para mujahidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Casey memerintahkan CIA untuk memberikan dukungan dan memberikan arahan pada proyek ISI ini yaitu dengan cara rekrutmen para muslim militan dan radikal dari semua kawasan negeri muslim untuk bergabung dengan para mujahidin Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dukungan CIA tersebut, ISI sangat besar hati dan sekarang pemain-pemain outsider mempunyai alasan-alasan yang kuat untuk mendukung ide ini. Disamping itu Presiden Zia juga mempunyai ambisi kuat untuk membuat sebuah kesatuan Islam yang solid dan kuat yang dapat mengantarkan Pakistan menjadi leader Dunia Islam dan juga membantu opsisi-opsisi Muslim di Asia Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washington sendiri juga ingin mendemonstrasikan bahwa semua muslim di dunia mampu melawan Soviet bersama-sama dengan orang-orang Afghanistan dan tentunya dengan “American Benefactors”. Dalam hal ini, Kerajaan Saudi melihat dua keuntungan sekaligus yaitu: pertama, untuk mempromosikan pengaruh Wahhabisme yang merupakan asas tunggal politiknya. Kedua, memberikan lahan garap para radikalis Saudi yang kecewa terhadap pemerintah kerajaan Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu, tidak ada satupun dari pemain-pemain tersebut (CIA, MI6 dan ISI) memperhitungkan dampak dari sebuah mega proyek ini. Mereka tidak pernah melakukan kalkulasi matematis dan sosial bahwa sebenarnya para sukarelawan yang datang ke Afghanistan yang kemudian di kenal dengan sebutan Arab-Afghans atau veteran Afghans tersebut, mempunyai hidden agenda yang sangat mungkin kebencian mereka terhadap Soviet akan diaplikasikan pada pemerintahan negeri mereka dan termasuk juga kepada Amerika sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang untuk mempersiapkan operasi ”destroying the same enemy” ini, Pakistan sudah mempunyai Standing Instruction dengan semua kedutaan besarnya di luar negeri untuk mempersiapkan “pengobralan” visa dengan tanpa mempersulit kepada siapa saja yang ingin datang ke Pakistan dan punya niat untuk berjihad bersama pejuang-pejuang Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara 1982 sampai dengan 1992 telah terekrut sekitar 35.000 muslim militan dan radikal dari 43 negara muslim baik dari Timur Tengah, Afrika Utara dan Timur, Asia Tenggara dan Asia Timur jauh termasuk Indonesia setelah mereka melewati ”pembai’atan” untuk terlibat dikancah peperangan bersama para mujahidin Afghanistan. Perlu dicatat di sini bahwa sepuluh orang dari sekitar seribu mujahid tersebut dididik secara khusus di ratusan madrasah yang dibangun oleh militer Zia di sepanjang Perbatasan Afghanistan. Hingga pada akhirnya lebih dari 100.000 muslim militan dan radikal mempunyai kontak langsung dengan Pakistan dan Afghanistan dan mereka sudah dipenuhi oleh semangat jihad yang tinggi melawan ”Atheism State” di mata para mujahidin dan ”Communism Peril” di mata Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah kamp dekat Peshawar dan juga kamp di Afghanistan, para mujahidin ”Arab-Afghans” ini saling bertemu untuk pertama kalinya, belajar bersama, berlatih bersama, latihan perang bersama dan juga mereka saling menceritakan kondisi negara mereka masing-masing. Sebuah keuntungan pertama kali yang mereka dapatkan adalah tukar pikiran dan diskusi panjang tentang gerakan-gerakan Islam yang bermunculan di negeri-negeri mereka dan dari semua kawasan dengan semua ide-idenya termasuk Syari’at Islam secara kaffah. Dari sinilah mereka mempunyai jaringan ideologis yang berskala internasional dan semangat yang menghantarkan kepada sebuah agenda jangka panjang dimana suatu saat nanti setelah mereka kembali akan dipraktekkan dan diaplikasikan di negeri mereka masing-masing. Kamp ini telah menjadi layaknya :the Virtual Universities For Future Islamic Radicalism”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, tidak ada satupun dari Dinas Intelijen yang terlibat dalam orkestra ini menyadari dan mempertimbangkan serta berpikir atau pura-pura tidak faham tentang konsekuensi, konsensi dan dampak yang harus dibayar mahal akibat dari pengerahan besar-besaran para militan muslim dari berbagai kawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat Amerika baru sadar dan terjaga dari tidurnya setelah konsekuensi dan konsesi dari pelatihan para muslim militan radikalis di laboratorium terbuka Pakistan dan Afghanistan telah merontokkan gedung WTC 1993 dan membunuh enam orang serta melukai lebih dari seribu orang yang dikenal dengan tragedi WTC I dan melibatkan nama Dr. Umar Abdurrahman pimpinan al-Jama’ah al-Islamiyyah Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmed Rashid seorang jurnalis Pakistan yang merekam sebuah pentas perang selama 21 tahun menulis, bahwa kebanyakkan para militan radikalis ini berkeyakinan jika jihad “Arab-Afghans” tealh sukses melumpuhkan salah satu negeri super power di muka bumi ini, maka logikanya kekuatan ini sebenarnya bisa juga untuk menghadapi super power- super power lainnya di muka bumi ini termasuk Amerika dan juga pemerintahan negeri asal mereka yang infidel. Logika argumen ini didasarkan realitas yang berangkat dari “simple premise” bahwa jihad Aghans sendiri saja telah mampu membuat Soviet bertekuk lutut dan lari ketakutan menghadapi mereka. Mereka sama sekali tidak melibatkan alasan-alasan internal lainnya yang membuat kolapsnya sistem Soviet yang salah satunya memang harus diakui disebabkan oleh Arab-Afghans, namun ini bukan satu-satunya faktor. Pada sisi lain, Amerika melihat runtuhnya Soviet disebabkan kegagalan sistem komunisme sebagai penopang andalan, tetapi bagi mujahidin Afghans kemenangan ini murni kemenangan Islam. Bagi para militan kemenangan ini juga disebabkan penghayatan yang tinggi atas kenangan-kenangan yang mendalam ketika Islam menerobos kawasan-kawasan dalam melebarkan sayapnya pada abad VII-VIII H. mereka beralasan, The New Islamic Ummah bisa menjadi kuat karena pengorbanan-pengorbanan dan darah dari generasi baru yang siap menjadi syuhada (martyrs) untuk kemenangan-kemenangan yang lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dataran lain, Dinas Intelijen Pakistan sangat punya kepentingan dalam mendekati Pangeran Turki bin Faisal yang tidak lain adalah komandan al-Istikhbarat--lembaga intelijen Saudi--mendorong agar Pangeran Turki melobi Kerajaan agar mengirimkan kontingen perangnya untuk berjihad di Afghanistan. Hal ini juga didorong kepentingan untuk membuktikan bahwa orang-orang radikal Saudi ternyata juga mempunyai loyalitas pada Kerajaan. Disinilah peran Usamah bin Ladin menempati pos strategis, meski dia bukan keluarga Kerajaan Arab Saudi, namun dia memiliki hubungan sangat dekat dengan keluarga kerajaan yang dalam hal ini adalah Pangeran Turki bin Faisal dengan membawa catatan kesejarahan Muhammad bin Ladin yang sangat akrab dengan Raja Faisal bin Abdul Aziz, satu-satunya Raja Saudi yang paling cerdas dan moderat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hubungan kesejarahan inilah akhirnya Usamah bin Ladin, Pangeran Turki dan Jenderal Hameed Gull mendirikan sebuah “perusahaan perkawanan” dan beraliansi bersama CIA dan MI-6 untuk menghadapi “the same enemy” Uni Soviet. Mulai dari sinilah, cerita panjang tentang Usamah bin Ladin memasuki episode awal dari sebuah episode panjang yang samapi sekarang belum berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qaidah dan Fatwa Dehumanisasi Global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 23 Februari 1998 dibentuk sebuah front dengan nama “al-Jabah al-Islamiyyah al-Alamiyyah Li Jihad al-Yahud wa al-Salibiyyin” (The International Islamic ront for The Struggle Againts The Jews and The Crussaders) dan langsung mengeluarkan sebuah fatwa dan di sosialisasikan kepada seluruh kaum muslimin. Fatwa spektakuler ini ditandatangani oleh Usamah bin Ladin sendiri, Dr. Ayman al-Zawahiri selaku pimpinan Jamaah al-Jihad Mesir, Abu Yasir Rifa’i Ahmad Thaha pimpinan al-jama’ah al-Islamiyyah Mesir, Syeikh Mir Hamzah sekretaris The Jama’at-e Ulema-e Pakistan, Fazlur Rahman pimpinan Gerakan Jihad Banglades, Pimpinan gerakan Islam Kashmir dan juga seorang komandan dari Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Histirisitas fatwa ini bertepatan dengan berkumpulnya beberapa pimpinan gerakan Islam, khususnya Jama’ah al-Jihad Mesir di afghanistan. Berduyun-duyun pula datang utusan-utusan dari Pakistan dan Kashmir untuk bertemu Usamah. Salah seorang pimpinan jemaah tersebut berhasil menyakinkan Usamah bahwa pengertian perang melawan Amerika perlu diperluas dengan memeranginya di semua tempat. Keyakinan itu semakin meluas, dari sebelumnya hanya merupakan peperangan melawan Amerika, menjadi pembunuhan kepada setiap orang Amerika yang sudah mencapai usia pernag, di mana pun dan kapan pun, begitu pula orang-orang Yahudi. Logika Syar’inya adalah bahwa Amerika menduduki negeri Haramain, karena itu setiap orang Amerika dianggap sebagai pendukung bagi pendudukan di Jazirah Arab. Dan karena Amerika memerangi umat Islam di setiap tempat dan waktu, serta menumpahkan darah rakyat sipil yang Muslim, maka membunuh orang Amerika dan Yahudi dibenarkan oleh syariat, kapan dan di mana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan politis adalah bahwa Amerika merupakan musuh pertama Islam dan selalu mencari saat yang tepat untuk mengirim bencana kepada umat Islam, sementara tidak ada kekuatan yang menghalanginya, karena itu merupakan kewajiban umat Islam untuk memusuhi Amerika. Keyakinan ini membuahkan aksi yaitu memulai ditanda-tanganinya sebuah kesepakatan konfrontatif bersama yang bernama ”al-Jabhah al-Islamiyyah al-Alamiyyah li Jihad al-Yahud wa al-Salibiyyin” atau Front Islam Internasional pada Februari 1998 yang menyerukan pembunuhan orang-orang Yahudi, Salibis dan Amerika di mana saja dan kapan saja. Komunike ini dibagikan dan dipublikasikan oleh media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya melakukan perburuan dokumentasi yang diluncurkan oleh Usamah bin Ladin tersebut, meski sangat melelahkan, akhirnya menemukan edisi asli dari ” fatwa” yang membuat bulu kuduk rakyat Amerika berdiri ketakutan. Selembar kertas ”al-Quds al-Arabi” Volume 9-Issue 2732 yang terbit hari Senin 23 Februari 1998 bertepatan dengan 26 Syawal 1418 H telah sampai ketangan saya dan disitulah terpampang edisi original lengkap dihalaman 3 (tiga) sudut kiri bagian bawah dengan judul ”Nass Bayan al-Jabhah al-Islamiyyah al-Alamiyyah li Jihad al-Yahud wa As-Salibiyyin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa ini initinya adalah bagi seluruh umat Islam hukumannya fardlu ain untuk memerangi dan membunuh orang-orang Amerika dan sekutu-sekutunya baik sipil maupun militer di mana pun dan kapan pun, disamping juga merampas kekayaan mereka di mana pun berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperkuat keyakinan teologisnya (Killing Americans) tersebut, Front ini memanipulasi pendapat-pendapat Ulama seperti Ibnu Qudamah penyusun kitab al-Mugni, al-Kisai penyusun kitab Bada’i al-Sana’i, al-Qurbuti penyusun tafsir al-Jami li Ahkam al-Quran dan juga Syeikhul Islam Taqiyuddin Ahmad Ibnu Taimiyah (seorang ulama yang merupakan referensi wajib para ulama Saudi) penyusun al-Ikhtiyarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan yang diarahkan untuk menghabisi rakyat Amerika dan sekutunya serta infidel state (negeri kafir) menurut fatwa dehumanisasi ini berlaku hingga Amerika dan sekutunya melepaskan cengkramannya terhadap Masjid Al-Aqsa dan Masjid Al-Haram Makkah Al-Mukarramah. Pertanyaan substantif yang perlu dihadapkan kepada fatwa Usamah tersebut adalah apa benar Amerika melakukan pencaplokan terhadap Masjid Al-Aqsa, Masjid Al-Haram dan juga Masjid An-Nabawi Madinah Al-Munawwarah? Karena alasan inilah yang dipergunakan oleh Al-Qa’idahnya Usamah untuk membakar semangat jihad umat Islam karena dua tempat sucinya (Al-Haraman) telah dikangkangi oleh "infidel states” Amerika dan sekutunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa profokatif yang dimunculkan oleh al-Jabhah al-Islamiyyah tersebut berusaha membawa konflik ”Arabist anti Americanist” ke dalam lorong keagamaan dengan mengarang cerita bahwa Amerika dan sekutunya telah mengangkangi tempat paling suci umat Islam yaitu Masjid al-Haram karena dengan dasar inilah yang dinilai paling sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Label teroris yang akhirnya ditempelkan kepada gerakan Al-a’idah dan cell-cellnya sebenarnya disebabkan juga oleh fatwa yang paling menggegerkan dunia yaitu adanya pernyataan ”Syann al-Gharah” (menebar huru-hara) dalam fatwa tersebut yang berarti sebuah aktivitas penebaran aksi teror dari semua penjuru untuk meluluh-lantahkan sebuah kekuatan. Dari kata ”Syann al-Garah” inilah akhirnya yang membuat dan mendorong Amerika untuk menerbitkan sebuah kebijakan ”Strategy For Combating Terrorism”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jihad dan G-WOT Untuk Kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi dua jam antara saya dengan seorang intelektual cerdas, penulis prolific dan moderat Dr. Gamal al-Banna, penulis buku ”al-Islam Din wa Ummah wa laisa Dinan wa Daulatan” (Islam adalah agama dan bangsa bukan agama dan negara) sangatlah urgen untuk direnungkan dalam menutup tulisan panjang ini. Pertemuan saya di Kairo dengan adik bungsu Hasan Al-Banna (Mursyid ’Am pertama al-Ikhwan al-Muslimun) ini berlangsung di apartemennya yang sederhana yang dipenuhi dengan buku-buku yang berserakan. Dalam sebuah obrolannya, beliau banyak memberikan penjelasan mengenai mapping gerakan radikalisme Islam yang terlalu mempolitisir teks-teks suci keagamaan (Tasyis al-Nusus al-Muqaddasah). Ditengah diskusi hangatnya di kediaman beliau, Gamak Banna yang selalu bersama sayaketika menyempatkan datang ke forum ICIS (International Conference for Islamic Scholars) Jakarta tahun 2006 meski usianya sudah 80 tahun juga memunculkan sebuah teori baru dan sekaligus harapan indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan kita, semoga Jihad dan G-WOT (Global on Terrorism) akan membawa kehidupan bagi nilai-nilai kemanusiaan dan bukan membawa pemberangusan terhadap hak hidup manusia. Jihad da G-WOT bukan untuk mengalirkan darah sebagaimana mitos ”jenglot” mumi mini yang mempunyai hobi menghisap darah segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apresiasi terakhir saya terhadap karya Dreyfuss yang juga seorang jurnalis ahli investigasi ini adalah jika komunitas Islam Fundamentalis sangat mengenal dan hafal sebuah buku saku tentang petunjuk suci penebar kekerasan karya Abdussalam Faraj yang berjudul al-Faridlah al-Gha’ibah (The Neglected Duty), kewajiban Jihad yang terabaikan), maka buku Devil’s Game ini layak menyandang titel ”al-Syawahid al-Gha’ibah” bukti-bukti sejarah yang terlupakan. Untold History perselingkuhan ini telah dilupakan oleh para pengusung jargon ”al-Jihad huwa al-hall” Jihad adalah solusi dan sengaja dilupakan oleh the Oil Hunter Amerika yang mengusung jargon ”G-WOT (baca Jee what, mirip dengan pengucapan kata Jihad, Global War on Terrorism) is solution. Buku Devil’s Game hadir di Indonesia buka untuk dilupakan, tetapi untuk menyingkap tabir gelap perselingkuhan politik dan juga ekonomi antara Amerika dan Islam Fundamentalis selama 60 tahun. Dari penyingkapan tabir ini, diharapkan terwujudnya penghargaan terhadap nilai-nilai humanisme dan penebaran kedamaian di kalangan komunitas bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah Staf Pengajar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : gusmus.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-77423537246923170?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/77423537246923170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/jihad-g-wot-dan-humanisme.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/77423537246923170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/77423537246923170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/jihad-g-wot-dan-humanisme.html' title='Jihad, G-WOT dan Humanisme'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7471228428449391077</id><published>2008-11-11T21:12:00.003+07:00</published><updated>2008-11-11T21:21:33.161+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>islam di indonesia</title><content type='html'>Apabila kita amati kehidupan kaum muslimin di negeri kita ini sampai dengan penghujung tahun 1428, boleh jadi kita bingung mengatakannya. Apakah kehidupan kaum muslimin --yang merupakan mayoritas ini-- selama ini menggembirakan atau menyedihkan. Soalnya dari satu sisi, kehidupan keberagamaan terlihat begitu hebat di negeri ini.&lt;br /&gt;          Kitab suci al-Quran tidak hanya dibaca di mesjid, di mushalla, atau di rumah-rumah pada saat senggang, tapi juga dilomba-lagukan dalam MTQ-MTQ. Bahkan pada bulan Ramadan diteriakan oleh pengerassuara-pengeras suara tanpa pandang waktu. Lafal-lafalnya ditulis indah-indah dalam lukisan kaligrafi. Malah dibuatkan museum agar mereka yang sempat dapat melihat berbagai versi kitab suci itu dari yang produk kuno hingga yang modern; dari yang berbentuk mini hingga raksasa. Akan halnya nilai-nilai dan ajarannya, juga sesekali dijadikan bahan khotbah dan ceramah para ustadz. Didiskusikan di seminar-seminar dan halqah-halqah. Bahkan sering dicuplik oleh beberapa politisi muslim pada saat kampanye atau rapat-rapat partai..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;          Secara ‘ritual’ kehidupan beragama di negeri ini memang dahsyat. Lihatlah. Hampir tidak ada tempat ibadah yang jelek dan tak megah. Dan orang masih terus membangun dan membangun mesjid-mesjid secara gila-gilaan. Bahkan di Jakarta ada yang membangun mesjid berkubah emas. (Saya tidak tahu apa niat mereka yang sesungguhnya membangun rumah-rumah Tuhan sedemikian megah. Tentu bukan untuk menakut-nakuti hamba-hamba Tuhan yang miskin di sekitas rumah-rumah Tuhan itu. Tapi bila Anda bertanya kepada mereka, insya Allah mereka akan menjawab, “Agar dibangunkan Allah istana di surga kelak”. Mungkin dalam pikiran mereka, semakin indah dan besar mesjid yang dibangun, akan semakin besar dan indah istana mereka di surga kelak.&lt;br /&gt;(Terus terang bila teringat fungsi mesjid dan kenyataan sepinya kebanyakan mesjid-mesjid itu dari jamaah yang salat bersama dan beri’tikaf, timbul su’uzhzhan saya: jangan-jangan mereka bermaksud menyogok Tuhan agar kelakuan mereka tidak dihisab).&lt;br /&gt;          Tidak ada musalla, apalagi mesjid, yang tidak memiliki pengeras suara yang dipasang menghadap ke 4 penjuru mata angin untuk melantunkan tidak hanya adzan. Bahkan ada yang sengaja membangun menara dengan beaya jutaan hanya untuk memasang corong-corong pengeras suara. Adzan pun yang semula mempunyai fungsi memberitahukan datangnya waktu salat, sudah berubah fungsi menjadi keharusan ‘syiar’ sebagai manifestasi fastabiqul khairaat; sehingga sering merepotkan mereka yang ingin melaksanakan anjuran Rasulullah SAW: untuk menyahuti adzan.&lt;br /&gt;         Jamaah dzikir, istighatsah, mujahadah, dan muhasabah menjamur di desa-desa dan kota-kota. Terutama di bulan Ramadan, tv-tv penuh dengan tayangan program-program ’keagamaan’. Artis-artis berbaur dan bersaing dengan para ustadz memberikan ‘siraman ruhani’ dan dzikir bersama yang menghibur.&lt;br /&gt;Jumlah orang yang naik haji setiap tahun meningkat, hingga di samping ketetapan quota, Departemen Agama perlu mengeluarkan peraturan pembatasan. Setiap hari orang berumroh menyaingi mereka yang berpiknik ke negara-negara lain.&lt;br /&gt;           Jilbab dan sorban yang dulu ditertawakan, kini menjadi pakaian yang membanggakan. Kalimat thoyyibah, seperti Allahu Akbar dan Subhanallah tidak hanya diwirid-bisikkan di mesjid-mesjid dan mushalla-mushalla, tapi juga diteriak-gemakan di jalan-jalan.&lt;br /&gt;Label-label Islam tidak hanya terpasang di papan-papan sekolahan dan rumah sakit; tidak hanya di AD/ART-AD/ART organisasi sosial dan politik; tidak hanya di kaca-kaca mobil dan kaos-kaos oblong; tapi juga di lagu-lagu pop dan puisi-puisi.&lt;br /&gt;            Pemerintah Pancasila juga dengan serius ikut aktif mengatur pelaksanaan haji, penentuan awal Ramadan dan ‘Ied. MUI-nya mengeluarkan label halal (mengapa tidak label haram yang jumlahnya lebih sedikit?) demi menyelamatkan perut kaum muslimin dari kemasukan makanan haram.&lt;br /&gt;Pejuang-pejuang Islam dengan semangat jihad fii sabiilillah mengawasi dan kalau perlu menindak –atas nama amar ma’ruuf dan nahi ‘anil munkar-- mereka yang dianggap melakukan kemungkaran dan melanggar peraturan Tuhan. Tidak cukup dengan fatwa-fatwa MUI, daerah-daerah terutama yang mayoritas penduduknya beragama Islam pun berlomba-lomba membuat perda syareat.&lt;br /&gt;            Semangat keagamaan dan kegiatan keberagamaan kaum muslimin di negeri ini memang luar biasa. Begitu luar biasanya hingga daratan, lautan, dan udara di negeri ini seolah-olah hanya milik kaum muslimin. Takbir menggema dimana-mana, siang dan malam. Meski namanya negara Pancasila dengan penduduk majmuk, berbagai agama diakui, namun banyak kaum muslimin –terutama di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam— seperti merasa paling memiliki negara ini. Barangkali karena itulah, banyak yang menyebut bangsa negeri ini sebagai bangsa religius.&lt;br /&gt;             Namun, marilah kita tengok sisi lain untuk melihat kenyataan yang ironis dalam kehidupan bangsa yang religius ini. Semudah melihat maraknya kehidupan ritual keagamaan yang sudah disinggung tadi, dengan mudah pula kita bisa melihat banyak ajaran dan nilai-nilai mulia agama yang seolah-olah benda-benda asing yang tak begitu dikenal.&lt;br /&gt;             Tengoklah. Kebohongan dan kemunafikan sedemikian dominannya hingga membuat orang-orang yang masih jujur kesepian dan rendah diri.&lt;br /&gt;             Rasa malu yang menjadi ciri utama pemimpin agung Muhammad SAW dan para shahabatnya, tergusur dari kehidupan oleh kepentingan-kepentingan terselubung dan ketamakan.&lt;br /&gt;             Disiplin yang dididikkan agama seperti azan pada waktunya, salat pada watunya, haji pada waktunya, dsb. tidak sanggup mengubah perangai ngawur dan melecehkan waktu dalam kehidupan kaum beragama.&lt;br /&gt;             Plakat-plakat bertuliskan “An-nazhaafatu minal iimaan” dengan terjemahan jelas “Kebersihan adalah bagian dari iman”, diejek oleh kekumuhan, tumpukan sampah, dan kekotoran hati di mana-mana.&lt;br /&gt;             Kesungguhan yang diajarkan Quran dan dicontohkan Nabi tak mampu mempengaruhi tabiat malas dan suka mengambil jalan pintas.&lt;br /&gt;             Di atas, korupsi merajalela (Bahkan mantan presiden 32 tahun negeri ini dikabarkan menyandang gelar pencuri harta rakyat terbesar di dunia). Sementara di bawah, maling dan copet merebak.&lt;br /&gt;             Jumlah orang miskin dan pengangguran seolah-olah berlomba dengan jumlah koruptor dan mereka yang naik haji setiap tahun.&lt;br /&gt;              Nasib hukum juga tidak kalah mengenaskan. Tak perlulah kita capek terus bicara soal mafia peradilan dan banyaknya vonis hukum yang melukai sanubari publik untuk membuktikan buruknya kondisi penegakan hukum negeri ini. Cukuplah satu berita ini: KPK baru-baru ini menangkap Koordinator Bidang Pengawasan Kehormatan Keluhuran Martabat dan Perilaku Hakim Komisi Yudisial saat menerima suap.&lt;br /&gt;              Penegak-penegak keadilan sering kali justru melecehkan keadilan. Penegak kebenaran justru sering kali berlaku tidak benar.&lt;br /&gt;              Maniak kekuasaan menghinggapi mereka yang pantas dan yang tidak pantas. Mereka berebut kekuasaan seolah-olah kekuasaan merupakan baju all size yang patut dipakai oleh siapa saja yang kepingin, tidak peduli potongan dan bentuk badannya..&lt;br /&gt;             Tidak hanya sesama saudara sebangsa, tidak hanya sesama saudara seagama, bahkan sesama anggota organisasi keagamaan yang satu, setiap hari tidak hanya berbeda pendapat, tapi bertikai. Seolah-olah kebenaran hanya milik masing-masing. Pemutlakan kebenaran sendiri seolah-olah ingin melawan fitrah perbedaan.&lt;br /&gt;            Kekerasan dan kebencian, bahkan keganasan, seolah-olah menantang missi Rasulullah SAW: rahmatan lil ‘aalamiin, mengasihi seluruh alam, dan tatmiimu makaarimil akhlaaq, menyempurnakan akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;             Penghargaan kepada manusia yang dimuliakan Tuhan seperti sudah mulai sirna dari hati. Termasuk penghargaan kepada diri sendiri.&lt;br /&gt;            Waba’du; jangan-jangan selama ini –meski kita selalu menyanyikan ”Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”—hanya badan saja yang kita bangun. Jiwa kita lupakan. Daging saja yang kita gemukkan, ruh kita biarkan merana. Sehingga sampai ibadah dan beragama pun masih belum melampaui batas daging. Lalu, bila benar, ini sampai kapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : gusmus.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7471228428449391077?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7471228428449391077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/islam-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7471228428449391077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7471228428449391077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/islam-di-indonesia.html' title='islam di indonesia'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-932964669811313365</id><published>2008-11-11T20:16:00.002+07:00</published><updated>2008-11-11T21:08:04.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia kampus'/><title type='text'>Mahasiswa Rantau</title><content type='html'>Kampus biru mentereng,&lt;br /&gt;Isinya mahasiswa         (waaa….)&lt;br /&gt;Yang modelnya cem-macem     (cem….)&lt;br /&gt;Merah kuning hijau         (jau….)&lt;br /&gt;Eh kampus yang biru         (ruu….)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa rantau, makan tak teratur    (tur….)&lt;br /&gt;Senen makan, Selasa puasa         (asa….)&lt;br /&gt;Rabu ngutang, eh Kamis dibayar         (dibayar…)&lt;br /&gt;Jum’at lapar lagi             (lagi…)&lt;br /&gt;Sabtu makan lagi             (lagi…)&lt;br /&gt;Minggu ngutang lagi             (lagi…)&lt;br /&gt;Senen balik lagi                 (lagi…)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rambut metal gondrong         (gondrong)&lt;br /&gt;celananya bolong         (bolong…)&lt;br /&gt;Jarang makan, apalagi jajan     (jajan…)&lt;br /&gt;Pacar tiada, duit pun tak punya     (punya…)&lt;br /&gt;Utang di mana-mana         (mana…)&lt;br /&gt;Aku ini memang         (memang…)&lt;br /&gt;mahasiswa ripuh (?)         (ripuh…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk kelas (jret-jret!), udeh injury time    (time…)&lt;br /&gt;Datang telat, pulang paling rajin         (rajin…)&lt;br /&gt;IP jeblok, enol koma lima         (ma…)&lt;br /&gt;Kagak lulus-lulus             (sukur….)&lt;br /&gt;Udeh 17 tahun                 (sukur….)&lt;br /&gt;jadi macan kampus             (sukur….)&lt;br /&gt;Mahasiswa abadi            (sukur….)&lt;br /&gt;Abadi sekali                 (sukur….)&lt;br /&gt;Aku ini memang, ma-a-ci-wa ripuh     (sukur….)&lt;br /&gt;Aku ini emang, ma-a-ci-wa ripuh     (bodo sih loe, bodo dipiara, otak udang dipiara)&lt;br /&gt;Ripuh sekali…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La, lalalalala…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;download&lt;br /&gt;http://www.4shared.com/file/18857947/e2029200/PHB_-_Mahasiswa_Rantau.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pissss&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-932964669811313365?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/932964669811313365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/mahasiswa-rantau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/932964669811313365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/932964669811313365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/mahasiswa-rantau.html' title='Mahasiswa Rantau'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-238183062167692797</id><published>2008-11-11T19:05:00.009+07:00</published><updated>2009-03-31T02:12:51.515+07:00</updated><title type='text'>matalo geng 2</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRmAn3o62-I/AAAAAAAAAEc/Yl7RaugA-iE/s320/pantai2.jpg" alt="foto-pantai" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRmAZlYuxnI/AAAAAAAAAEU/8bX7fyLl6_U/s320/IMG_1963.jpg" alt="foto-pantai-2" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRl_Yr0B_ZI/AAAAAAAAAEM/mmGBau1btXA/s320/pantai+loncat.jpg"  alt="foto-pantai-3" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRl8vFBsw0I/AAAAAAAAAEE/lBB_wwDc2xg/s320/team3.jpg" alt="foto-bersantai" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;div class="pagination"&gt;jump to page:&lt;br/&gt;&lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/foto-futsal.html" &gt;&amp;lt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/foto-futsal.html" &gt;1&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html" style="border-color:#c90000;color:#c90000"&gt;2&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/pendakian-merapi.html" &gt;3&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/pendakian-merapi.html"&gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-238183062167692797?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/238183062167692797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/238183062167692797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/238183062167692797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html' title='matalo geng 2'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRmAn3o62-I/AAAAAAAAAEc/Yl7RaugA-iE/s72-c/pantai2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-1833229913659173440</id><published>2008-11-11T17:35:00.008+07:00</published><updated>2009-03-31T02:15:16.292+07:00</updated><title type='text'>matalo geng</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRlmXI_vjVI/AAAAAAAAADs/1BzcTMTIYGU/s320/pantai.jpg" border="0" alt="pantai" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRllu7hiNEI/AAAAAAAAADk/5hBu6jt3Yxc/s320/team2.jpg" border="0" alt="team" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRllW7oA57I/AAAAAAAAADc/LF1vnpjN2eE/s320/team.jpg" border="0" alt="team-2" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRljIv94XvI/AAAAAAAAADU/ZXzYuknnyys/s320/narsis.jpg" alt="maaf-masih-dijalan" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;div class="pagination"&gt;jump to page:&lt;br/&gt;&lt;span class="null"&gt;&amp;lt;&lt;/span&gt; &lt;a href="" style="border-color:#c90000;color:#c90000"&gt;1&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html"&gt;2&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2009/03/pendakian-merapi.html"&gt;3&lt;/a&gt; &lt;a href="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/matalo-geng-2.html"&gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-1833229913659173440?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/1833229913659173440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/foto-futsal.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1833229913659173440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1833229913659173440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/11/foto-futsal.html' title='matalo geng'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/SRlmXI_vjVI/AAAAAAAAADs/1BzcTMTIYGU/s72-c/pantai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-7974355640963056966</id><published>2008-10-13T23:57:00.002+07:00</published><updated>2008-11-11T18:23:16.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi dan puisi'/><title type='text'>seorang sahabat adalah............</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ada satu perbedaan antara menjadi seorang kenalan dan menjadi seorang sahabat. Pertama, seorang kenalan adalah seorang yang namanya kau ketahui, yang kau lihat berkali-kali, yang dengannya mungkin kau miliki persamaan, dan yang disekitarnya kau merasa nyaman. Ia adalah orang yang dapat kau undang ke rumahmu dan dengannya kau berbagi. Namun mereka adalah orang yang dengannya tidak akan kau bagi hidupmu, yang tindakan-tindakannya kadang-kadang tidak kau mengerti karena kau tidak cukup tahu tentang mereka.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, seorang sahabat adalah seseorang yang kau cintai.. Bukan karena kau jatuh cinta padanya, namun kau peduli akan orang itu, dan kau memikirkannya ketika mereka tidak ada. Sahabat-sahabat adalah orang dimana kau diingatkan ketika kau melihat sesuatu yang mungkin mereka sukai, dan kau tahu itu karena kau mengenal mereka dengan baik. Mereka adalah orang-orang yang fotonya kau miliki dan wajahnya selalu ada di kepalamu. Mereka adalah orang-orang yang kau lihat dalam pikiran mu ketika kau mendengar sebuah lagu di radio karena mereka membuat dirimu berdiri untuk menghampiri mereka dan mengajak berdansa dengan mereka atau mungkin kau yang berdansa dengan mereka, mungkin mereka menginjak jari kakimu, atau sekedar menempatkan kepala mereka di pundakmu. Mereka adalah orang-orang yang diantaranya kau merasa aman karena kau tahu mereka peduli terhadapmu. Mereka menelpon hanya untuk mengetahui apa kabarmu, karena sahabat sesungguhnya tidak butuh suatu alasanpun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka berkata jujur-pertama kali - dan kau melakukan hal yang sama. Kau tahu bahwa jika kau memiliki masalah, mereka akan bersedia mendengar. Mereka adalah orang-orang yang tidak akan menertawakanmu atau menyakitimu, dan jika mereka benar-benar menyakitimu, dan jika mereka benar-benar menyakitimu, mereka akan berusaha keras untuk memperbaikinya. Mereka adalah orang-orang yang kau cintai dengan sadar ataupun tidak. Mereka adalah orang-orang dengan siapa kau menagis ketika kau tidak diterima di perguruan tinggi dan selama lagu terakhir di pesta perpisahan kelas dan saat wisuda.&lt;br /&gt;Mereka adalah orang-orang yang pada saat kau peluk, kau tak akan berpikir berapa lama memeluk dan siapa yang harus lebih dahulu mengakhiri. Mungkin mereka adalah orang yang memegang cincin pernikahanmu, atau orang yang mengantarkan / mengiringmu pada saat pernikahanmu, atau mungkin adalah orang yang kau nikahi.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-7974355640963056966?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/7974355640963056966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/10/seorang-sahabat-adalah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7974355640963056966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/7974355640963056966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/10/seorang-sahabat-adalah.html' title='seorang sahabat adalah............'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-1034833047106860849</id><published>2008-10-13T16:08:00.001+07:00</published><updated>2008-11-11T18:26:00.955+07:00</updated><title type='text'>nulis apa ya..........</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.&lt;br /&gt;Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;————————————————————————————–&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Taken From : Beberapa Sumber di Majalah dan Harian Ibukota&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-1034833047106860849?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/1034833047106860849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/10/nulis-apa-ya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1034833047106860849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/1034833047106860849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/10/nulis-apa-ya.html' title='nulis apa ya..........'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8620979661371170040</id><published>2008-09-10T00:38:00.000+07:00</published><updated>2008-09-10T00:42:38.493+07:00</updated><title type='text'>udah lama ga ngisi</title><content type='html'>sekarang lagi bulan puasa buat temen" angkatan 16 yang beragama islam selamat berpuasa aza, dan mohn maap lahir batin dunia akhirat,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o y,&lt;br /&gt;buat angkatan 19 selamet udah ajdi penerus penghuni ruang kotor di lorong antara 2 wc,,,,,&lt;br /&gt;selamat berjuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan terimakasih buat angkatan 18 bhira smagha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam persahabatan dari sahabatmu di jogja untuk semua sahabat-sahabat terbaik yang pernah dan masih sampai saat ini  di manapun kalian berada.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8620979661371170040?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8620979661371170040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/09/udah-lama-ga-ngisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8620979661371170040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8620979661371170040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/09/udah-lama-ga-ngisi.html' title='udah lama ga ngisi'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-4754148306548660991</id><published>2008-06-05T23:34:00.000+07:00</published><updated>2008-06-05T23:51:13.852+07:00</updated><title type='text'>kabar duka dan kabar bahagia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tanggal 4 juni di banjiri oleh dua berita yang sangat bertolak belakang di bagi keluarga besar bhirasmagha khususnya angkatan 16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya saya juga masih bingung mana dulu yang harus di ceritakan,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebaiknya saya awali dari kabar duka kemudian kabar bahagia sehingga tidak duka berkepanjangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahun ini kita sudah kehilanagn anggota keluarga besar bhirasmagha, belum hilang dari ingatan kabar duka yang datang dari rekan kita purna kerani dewi ratih yang harus di tinggal ibunda tercintanya sekarang datang lagi kabar duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabar duka datang dari purna litev bhisma yaitu rekan daniel, ayahandanya meninggal pada hari rabu 4 juni 2008.  segenap anggota rekan sahabat teman ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabar bahagia datang dari rekan kita bernama sodikin purna binbang bhisma, yang berulang tahun ke 20 pada tanggal 4 juni 2008. semoga apa yang dicita-citakan dapat tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hiduplah dalam senyuman sahabat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-4754148306548660991?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/4754148306548660991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/06/kabar-duka-dan-kabar-bahagia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4754148306548660991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/4754148306548660991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/06/kabar-duka-dan-kabar-bahagia.html' title='kabar duka dan kabar bahagia'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8009355536515723896</id><published>2008-05-27T01:26:00.000+07:00</published><updated>2008-05-27T01:37:31.054+07:00</updated><title type='text'>tiada kemuliaan di bangun di atas kemunafikan</title><content type='html'>apa yang mau di tuliskan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada yang penting,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebanggan itu bagiku telah hilang, ketika mereka membuat rasa bangga hanya sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang kalian dapatkan di sini, sahabat, teman, saudara, atau hanya kumpulan orang2 senasib,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cita2 ini memang luhur, terlalu tinggi, sayangnya cita2 itu tak semuanya berjuang untuk mencapainya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa yang benar-benar berjuang ?&lt;br /&gt;biar Tuhan yang menilainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah tersisa kebanggaan  ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka yang berada di sanggar yang  menjalani dua kali malam ulang janji bagiku adalah orang-orang mulia yang berjuang diatas tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersenyumlah kalian, karena kalian adalah orang-orang terbaik dari yang tersisa, berbanggalah kalian karena kalian adalah bagian dari sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah menjadi orang kecil yang tak memiliki pangkat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarkan helai kain yang melingkar di lehermu menjadi saksi di depan Tuhan atas apa yang telah kalian kerjakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8009355536515723896?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8009355536515723896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/05/tiada-kemuliaan-di-bangun-di-atas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8009355536515723896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8009355536515723896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/05/tiada-kemuliaan-di-bangun-di-atas.html' title='tiada kemuliaan di bangun di atas kemunafikan'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-3775349811503428080</id><published>2008-05-22T17:10:00.001+07:00</published><updated>2008-05-22T17:26:19.872+07:00</updated><title type='text'>kabar ultah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;lama tak mengisi blog ini, tadinya blog ini akan di gunakan sebagai arsip kegiatan bhira 16 selama bertugas, tapi sepertinya kesibukanku tak bisa di jadwal. mungkin kalo suasana sudah mulai tenang dan semua masalahku sudah selesai semua aku bisa mulai mengisi blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf juga buat teman2 yang kemarin ultah aku belum sempet ngucapin, diantaranya :&lt;br /&gt;syafiq (kebo jotor) = 30 maret 2008 &lt;kord&gt; yang ke 18&lt;br /&gt;umam (bakabon)  = 30 maret 2008 &lt;pradana&gt; yang ke19&lt;br /&gt;nerra (mpok nerra) = 16 mei 2008 &lt;&gt; yang ke 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga cita-cita dan harapan serta segala sesuatu yang kalian perjuangkan dapat terlaksana. amien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhir kata, karena saya juga bingung mau nulis apa, saya harap teman-teman masih menjalin ikatan persahabatan dan menjalin tali sulaturrahmi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-3775349811503428080?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/3775349811503428080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/05/kabar-ultah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3775349811503428080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/3775349811503428080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/05/kabar-ultah.html' title='kabar ultah'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2559682546349292831</id><published>2008-03-29T20:59:00.008+07:00</published><updated>2011-12-21T20:11:50.394+07:00</updated><title type='text'>the real me</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TA_UJ3OSQkI/AAAAAAAAARI/D7kGNjimKN4/s1600/cHipa%27s+4Lbums0246.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480832537440961090" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TA_UJ3OSQkI/AAAAAAAAARI/D7kGNjimKN4/s320/cHipa%27s+4Lbums0246.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;AZIZ ABDUL NGASHIM, sebuah nama anak manusia yang di lahirkan beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak saya seorang guru, Maksum bin Mardjuki bin San'Rofi'i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Saya seorang guru Jamilatun Munawaroh binti Muslim bin Abdullah Sayuthi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik saya Syifa Luthfiana Azizah terpaut 5 tahun usia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ada yang bertanya,  kenapa dan apa motivasi saya menulis, jujur sampai sekarang saya belum menemukan jawabannya. tapi yang pasti saya menulis karena saya ingin dan mau menulis. tidak pernah ada alasan khusus kenapa saya menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengalir bagai air, tenang, jernih, suatu  waktu boleh lah menjadi deras ketika banyak batu jadi penghalang, dan  biarkan menjadi keruh karena keruh itu misteri, keruh itu rahasia,  karena keruh itu berbahaya, karena keruh itu menyembunyikan segalanya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-aziz-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;membaca setelah bangun, menulis sebelum tidur &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-aziz-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setiap manusia selalu punya pilihan paling rasional dalam hidupnya, walau orang lain memandangnya sebagai omong kosong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-aziz-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEBENARAN KITA BERKEMUNGKINAN SALAH&lt;br /&gt;BERKEMUNGKINAN BENAR&lt;br /&gt;HANYA KEBENARAN TUHAN YANG&lt;br /&gt;BENAR-BENAR BENAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;---------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sutradara di film dokumenter "sampah : aku masih berguna"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pemenang pertama writing contest Merayakan Keberagaman (Pesta Blogger 2010)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pemenang kedua review Axio Neon NHM reg. yogyakarta (Axio Indonesia)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah satu dari dua pemenang utama "cerita dari perbatasan" (Keana Production)&lt;br /&gt;Masuk 10 Nominator GoVlog-AusAid 2010 (Vivanews.com-AustraliaAid)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;-------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ikut menjadi mamber serta berbagi tulisan di :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kompasiana.com&lt;br /&gt;kemudian.com&lt;br /&gt;politikana.com&lt;br /&gt;situseni.com&lt;br /&gt;kabarindonesia.com&lt;br /&gt;fordisastra.com&lt;br /&gt;penulisindonesia.com&lt;br /&gt;wikimu.com&lt;br /&gt;blogdetik.com&lt;/div&gt;&lt;div&gt;------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;i&gt;kini selain kuliah dan menulis artikel di dunia maya maupun menulis untuk menyusun buku, juga terlibat sebagai relawan di FSG Tunas bangsa untuk menemani anak-anak penderita kanker darah serta dengan beberapa kawan lainnya terlibat aktif mendirikan sanggar-sanggar belajar dan perpustakaan sebagai bagian dari pemberdayaan literasi di wilayah pinggiran jogja lewat program "1000burung kertas"&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;masih berjuang untuk membuat media sendiri walau sederhana berupa cetak maupun online, yang fokus pada, budaya, seni, sejarah, dan filsafat.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2559682546349292831?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/2559682546349292831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/real-me.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2559682546349292831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2559682546349292831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/real-me.html' title='the real me'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/TA_UJ3OSQkI/AAAAAAAAARI/D7kGNjimKN4/s72-c/cHipa%27s+4Lbums0246.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6309311276516298462</id><published>2008-03-09T15:19:00.000+07:00</published><updated>2008-03-09T15:44:35.690+07:00</updated><title type='text'>Berita Duka......</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9OfwMivclI/AAAAAAAAAAw/Wt_J2I3lkUg/s1600-h/kembang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9OfwMivclI/AAAAAAAAAAw/Wt_J2I3lkUg/s320/kembang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175656047128310354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inalilahiwainailaihirojiun, telah meninggal dunia Ibunda dari Fitria Budi Utami, Purna Dewan Kerani, Ambalan Dewi Ratih Angkatan XVI , pada hari kamis, 6 maret 2008. atas nama sahabat, rekan teman, dan saudara kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya.&lt;br /&gt;semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah swt, dan kematiannya khusnul khotimah, serta bagi keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan. amien.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada satau manusiapun yang tahu akan datangnya kematian , yang bisa manusia lakukan hanyalah beribadah, dan beramal saleh, supaya ketika malaikat maut datang kita dalam keadaan siap menghadap Yang Maha Kuasa Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita semua akan binasa, karena tak ada yang kekal kecuali Allah, yang harus kita renungkan bukanlah bagaimana cara kita mati, tapi bagaimana kita menjalani hidup supaya siap ketika maut datang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6309311276516298462?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6309311276516298462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/berita-duka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6309311276516298462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6309311276516298462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/berita-duka.html' title='Berita Duka......'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9OfwMivclI/AAAAAAAAAAw/Wt_J2I3lkUg/s72-c/kembang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8654904182494703195</id><published>2008-03-09T14:43:00.000+07:00</published><updated>2008-03-09T15:13:11.397+07:00</updated><title type='text'>TAUBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9OYTsivcjI/AAAAAAAAAAg/QAmGDmTT_zA/s1600-h/taubat.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9OYTsivcjI/AAAAAAAAAAg/QAmGDmTT_zA/s320/taubat.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175647860920644146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya Allah mungkinkah Engkau menjamin driku selamat dari siksa kubur, sementara diriku terus menerus lalai atas perintahMu. kuburan ini hanya kumpulan tanah. aku tidak tahu apakah imanku akan terus terjaga sampai aku masuk keliang lahat. aku tidak yakin apakah ilmu yang sedikit padaku dapat menyelamatkanku atau melaknatku. aku tidak yakin apakah orang-orang akan mendoakan keburukanku, bagiku karena kedzaliman terlalau banyak kepada mereka.&lt;br /&gt; aku takuat akan kemiskinan, namun aku lebih takut kepada kegelapan di dalam kubur. aku takut dikucilkan oleh orang-orang, namun aku lebih takut dikucilkan sendirian didalam kubur yang mencekam. aku takut dicemooh olek orang-orang, namun aku lebih takut para malaikat mencemooh diriku di alam kubur. aku takut dikatakan sebagai orang yang lemah dan tidak memiliki harta, namun aku lebih takut dibentak oleh malaiakat zabaniya di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;TUHAN TELAH MENEGURMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah mnegurmu dengan cukup sopan&lt;br /&gt;lewat prut anak-anak yang kelaparan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan&lt;br /&gt;    lewat senyap suara adzan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran&lt;br /&gt;lewat gempa bumi yang bergoyang&lt;br /&gt;deru angin yang meraung kencang&lt;br /&gt;hujandan banjir yang melintang pukang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    adakah kau dengar ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8654904182494703195?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8654904182494703195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/taubat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8654904182494703195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8654904182494703195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/taubat.html' title='TAUBAT'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9OYTsivcjI/AAAAAAAAAAg/QAmGDmTT_zA/s72-c/taubat.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-5227308484548119085</id><published>2008-03-08T23:32:00.001+07:00</published><updated>2008-03-08T23:49:54.286+07:00</updated><title type='text'>kenangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9LABcivcgI/AAAAAAAAAAM/0SBby0-Ok_I/s1600-h/bhira+XVI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9LABcivcgI/AAAAAAAAAAM/0SBby0-Ok_I/s320/bhira+XVI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175410052876431874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;foto kenangan ketika geladi tangguh 1, saat itu aq loh ketuanya (aziz abdul ngashim), kord. tekpram bhisma tri dharma. sayang pada foto ini belum, ada daniel, dan satu orang yang ada dalam foto ini yaitu melina tidak ikut pada malam ulang janji 14 agustus 2006. tapi persahabatan kita harus kita tetap pertahankan, mungkin sekarang banyak yang pergi keluar kota, menuntut ilmu, atau mengejar cita-citanya, tapi aq harap tempat kotor yang diapit 2 wc dekat lorong tempat kita berkumpul tetap menjadi tempat terindah yang pernah kita diami, walaupun hanya setahun, tapi memori indah banyak tersimpan di sana, walaupun kenangan pahit tidak bisa kita tinggalkan begitu saja.&lt;br /&gt;teman, sahabat, rekan, saudara, mungkin saat ini kita terpisah jauh tapi aku yakin hati kita masih memiliki ikatan yang sangat kuat, untuk saling berbagi, dalam duka dan kebahagiaan. janji suci sebagai anggota dewan ambalan bhisma tri dharma dan dewi ratih, harusnya masih terpatri dalam diri kita, setidaknya sebagai kenangan persahabatan. aq harap suatu saat kita dapat berkumpul kembali walaupun dalam keadaan yang mungkin sama sekali berbeda dari saat pertama kita berjumpa dan dari saat pertama kita berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satyaku kudharmakan dharmaku kubaktikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-5227308484548119085?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/5227308484548119085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/kenangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5227308484548119085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/5227308484548119085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/03/kenangan.html' title='kenangan'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O5g1Rc-bIE0/R9LABcivcgI/AAAAAAAAAAM/0SBby0-Ok_I/s72-c/bhira+XVI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-8628126559906236152</id><published>2008-01-30T01:21:00.000+07:00</published><updated>2008-01-30T01:23:17.763+07:00</updated><title type='text'>latihan</title><content type='html'>oy udah bisa nih&lt;br /&gt;nanti tunggu tanggal mainnya. ini baru percobaan. oceh.&lt;br /&gt;kalau ada yang nyasar liat ini dan kebetulan pinter ajari saya dong&lt;br /&gt;oceh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-8628126559906236152?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/8628126559906236152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/01/latihan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8628126559906236152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/8628126559906236152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/01/latihan.html' title='latihan'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-6001033950869242341</id><published>2008-01-30T01:07:00.000+07:00</published><updated>2008-01-30T01:15:29.854+07:00</updated><title type='text'>mencoba bos...........</title><content type='html'>asalamualaikum&lt;br /&gt;untuk permulaan dan sebagai perkenalan saya persembahkan BLOG ini untuk teman-teman dan sahabat saya di seluruh dunia&lt;br /&gt;salam persahabatan dari saya.&lt;br /&gt;wasalamualaikum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-6001033950869242341?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gubukaziz.blogspot.com/feeds/6001033950869242341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/01/mencoba-bos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6001033950869242341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/6001033950869242341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/01/mencoba-bos.html' title='mencoba bos...........'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8425072860075295543.post-2498505171779799382</id><published>2008-01-01T11:53:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T11:55:58.441+07:00</updated><title type='text'>Hasil Pencarian</title><content type='html'>&lt;div id="cse-search-results"&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;  var googleSearchIframeName = "cse-search-results";  var googleSearchFormName = "cse-search-box";  var googleSearchFrameWidth = 500;  var googleSearchDomain = "www.google.com";  var googleSearchPath = "/cse";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://www.google.com/afsonline/show_afs_search.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;center&gt;&lt;form id="cse-search-box" action="http://gubukaziz.blogspot.com/2008/01/hasil-pencarian.html"&gt;&lt;div&gt;&lt;input checked value="partner-pub-7095568756803871:pq1pdi-tdw4" name="cx" type="radio"/&gt;web &lt;input value="partner-pub-7095568756803871:bigjt2-s2to" name="cx" type="radio"/&gt;gubukaziz &lt;input value="FORID:11" name="cof" type="hidden"/&gt;&lt;input value="ISO-8859-1" name="ie" type="hidden"/&gt;&lt;input name="q" size="25" type="text"/&gt;&lt;input value="Search" name="sa" type="submit"/&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;script src="http://www.google.com/coop/cse/brand?form=cse-search-box&amp;amp;lang=en" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425072860075295543-2498505171779799382?l=gubukaziz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2498505171779799382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8425072860075295543/posts/default/2498505171779799382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gubukaziz.blogspot.com/2008/01/hasil-pencarian.html' title='Hasil Pencarian'/><author><name>aziz miring</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02591266037249050993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://2.bp.blogspot.com/-umjyvY7bOO0/TeULgKCC8LI/AAAAAAAAAbM/N6lLTbfR9Sc/s220/fotome1.jpg'/></author></entry></feed>
